Buka Bersama Sekaligus Reuni Essan 2008

Puasa dua ribu tiga belas, bulan yang penuh rahmat sekaligus sibuk mengurusi tugas akhir.  Bulan dengan jadwal buka bersama terpadat. Buka bersama pertama aku jalani bersama anak-anak fast track TI generasi pertama sebelum siangnya berburu dosen penguji dan pembimbing untuk revisi daan, Tuhan memang sangat baik dan memberi pertolongan tepat pada waktunya. Revisiku disetujui. Setelah buka bareng fast track, besoknya aku buka bareng TKJ A angkatan 2011 di Garut dan dua hari kemudian bersama anak SMP 1 angkatan 2008. Jebol lah keuangan bulan juli tahun 2013.

Buka bersama essan terselenggara atas kerja kerasnya Rani, alumni 3C. Aku sendiri cuma tahu orangnya aja plus namanya sih pas sekolah, soalnya dia terkenal satu sekolah. Dia yang merancang tanggal, tempat makan dan tempat foto untuk kita semua sendiri. Wonder woman deh dia, jempol banget. Setelah fix Rani mulai membuat postingan siapa yang akan hadir di acara buka bersama sekaligus reuni tersebut. 

Singkat cerita hari itu pun datang dan aku janjian sama mantan eh temen. Iya statusnya mantan sekaligus temen. Duh malunya setengah mati karena udah lama nggak ketemu dia. Cuma sesekali stalking dia di facebook, ngoahaha. Kesannya nggak tau malu gitu nebeng sama dia. Dan aku menyesali diri sendiri karena selain nggak punya motor, aku juga nggak bisa mengendarai sepeda motor. Alhasil bukber hari itu tergantung sama mantan eh temen. Dengan perasaan nggak enak aku pun diboncengin sama dia, kita ngobrol sepanjang perjalanan. Ya, sekedar say hai nanya kabar. Lebih banyak diemnya sih karena aku gerogi. 

Singkat cerita kita pun tiba di depan indah photo studio cicalengka, dulunya sih yunica. Sesuai perjanjian sebelum bukber kita semua akan foto-foto dulu. Lima tahun nggak ketemu banyak banget muka-muka yang sudah berubah atau mungkin dari dulu aku emang gak kenal sama mereka, ngoahaha. Kebanyakan yang berbeda itu pada wajah-wajah para cowok, ya termasuk si mantan eh si teman. Jelaslah sekarang kan udah dewasa. Ehem padahal aku mah masih childish.
.
Di sana aku say hai sama yang dikenal aja. Ada Novi mungil yang tetep imut-imut seperti saat di kelas delapan B, ada Rani yang makin kece, ada Desi, Eni, Rully, Ami, Risma, Shella, kemudian Asti yang datang terlambat. Nah yang cowok-cowoknya aku cuma mengenali wajah Opik, Dian, Ridwan, Lingga, Ilham, Adit, Faisal, Apen, Berry, Restu, Yudistira dan Rahmat yang nggak sempet foto. Selebihnya tahu muka tapi lupa namanya.




Setelah puas berfoto kita pun menuju ke tempat buka bersama di by pass cicalengka, seberang SMK Gunadarma Nusantara. Setelah sebelumnya memesan paket makanan dan minuman. Dan kami memutuskan untuk menikmati buka puasa secara outdoor ditemani lalu lalang kendaraan bermotor.

Sesekali aku numpang terkena jepretan kamera hape orang lain. Rasanya canggung banget setelah lima tahun tak berjumpa. Sambil berbuka kita pun menikmati alunan musik dari dalam cafe. Malah ada yang sempet titip salam buat cewek yang pake jaket jeans, padahal yang saat itu pake jaket jeans ada shella, Desi dan Asti. Ternyata ada juga yang masih memendam cinta dan titip lagu diem-diem hahahaa.






Setelah selesai makan sambil ngobrol sama temen sebelah, kami pun menutup pertemuan itu dengan berfoto di dalam cafe. 








Selanjutnya pulang ke habitat masing-masing. Ya, aku diboncengin sama dia lagi sampai depan pom bensin nyalindung dan itu terakhir kalinya dibonceng sama dia. Dan nggak banyak yang tahu kalau aku sama dia pernah jadian, termasuk anak-anak kelas F.

Terakhir bulan puasa 2014 kemaren essan 2008 juga ngadain bukber di ponyo 8. Sayang aku nggak ikut karena yaaa... Sebagai pengangguran yang baru aja wawancara sana sini saat itu, uangku menipis dan harus dihemat untuk wawancara lainnya. Tapi aku sempat nyulik foto mereka dari group facebook essan 2008. 


 Evi - Rani - Umi - Sintia

 Cuma kenal Lusi, Nova Ayu, Yusuf





















Ridwan, Ilham, Berry, Restu, Dian, Wangsit, Adit, Yusuf, Opik, Lingga, Zevi, Rahmat




Nova Ayu, Risa, Mirna, Dini, Dewi, Lusi, Risma, Erni, Umi, Sintia, Evi, Rani, Eni, Desi, Sepyana

Dan aku cuma bisa garuk-garuk tembok karena nyesel nggak ketemu sama mamih, Dini, Sintia dan Sepyana. Padahal udah lama banget nggak ketemu mereka.

Gilang Maulani

Perempuan | Lebih senang berbicara dan bercerita melalui tulisan | Penyuka kucing, novel, es krim, coklat panas, teh susu, kopi | Pemalu walau seringnya malu-maluin | Terbiasa jika terlupakan dan dilupakan |

No comments:

Post a Comment

Yakin nggak mau meninggalkan komentar? Nanti aku nggak bisa main ke blog kamu kalau kamu nggak meninggalkan komentar. Kritik dan saran diterima kok :)