Dingin, Manis dan Renyah

Selamat pagi, kembali lagi denganku yang sedang asyik mengenang masa lalu kemudian di curhatin di blog. Maklum lagi butuh suntikan ide buat nulis cerpen yang mau diikutin lomba, ya jadinya ... ngorek-ngorek luka lama eh masa lalu. Maaf kalau ada yang tersinggung, dan merasa bahwa yang disebut itu adalah kamu... Iya, kamu! Kamu yang pernah jadi bagian dalam kehidupan remaja-ku ngoahaha. sekarang udah tuwir alias tua. Tapi demi privasi, nama kalian nggak disebut kok, suwir eh suwer.

Siapa yang belum pernah makan es krim, biskuit trenz dan cokelat? Aku rasa semua orang pernah coba. Dan aku salah satu fans berat ketiga makanan itu. Tapi kalau cokelat sudah mulai dikurangi. Takut jerawatan. Dari kecil sampai segede gentong dan pengangguran ini aku doyan banget sama yang namanya es krim. Kalau mama pergi-pergian tanpa aku pulangnya wajib bawa es krim. Itu sih dulu pas masih SD sama SMP. Sekarang udah jarang, malah lebih kepengen dibeliin make up daripada es krim.

Aku kenal es krim pertama kalinya sama produk walls, mulai dari paddle pop sampai es krim conello yang sepertinya sudah bertransformasi menjadi es krim cornetto. Nggak lupa es krim rasa buah yang dulu harganya masih dua ribu perak yang dibeli di tukang es krim keliling pun aku suka. Yang suara khasnya suka diubah Mama biar nggak beli. Gini kata-katanya, "tong meuli tong meuli es nu kamari."





Beberapa es krim yang pernah di coba

Dari berbagai macam rasa es krim aku paling suka vanilla dan stoberi. Kalau cokelat rasanya terlalu manis. Pertama kalinya pas magnum keluar, aku ngebet banget pengen beli. Sampai-sampai nyari ke Borma Rancaekek akibat stok di mini market dan toserba Cicalengka habis. Mana malem-malem lagi belinya. Masalahnya itu es krim harus langsung di makan malem itu juga, maklum nggak punya kulkas ngoahaha. Aku pun nggak penasaran lagi sama si magnum. Dan favoritku tetap cornetto, magnum lapisan cokelatnya bikin eneg dan terlalu kecil buatku alias nggak kenyang.





Pas kuliah aku ngebet banget sama buavita smoothiez rasa pisang dan stoberi. Secara aku suka banget sama kedua jenis buah-buahan ini. Sampai-sampai rela keluar masuk Alfa dan Indomaret di sekitar Sarijadi. Dan akhirnya nemu di Indomaret yang baru buka cabang lagi di deket sana.  



Kalau es krim aku ngefans sama produk walls, paling selain itu belinya campina concerto. Kalau cokelatnya aku ngefans banget sama Silverqueen. Menurutku ini cokelat sepanjang masa, awet dari aku masih kecil sampai sekarang pun ada dan harganya ya sebanding sama produknya lah. Dari mulai yang kacang mete sampai almond pun pernah dicoba. Termasuk dari ukuran kecil sampai yang gede. Apa lagi cokelat putihnya, aku suka pake banget. Dari yang model biasa sampai chunky bar.


Selain silverqueen, merk ternama lainnya cuma sekedar pengen nyoba aja. 
Paling ekstrem nyoba beli chochodot rasa Badai Tsunami. Nendang pas di akhirnya pedes giilaa ... asli bisa bikin melek tanpa belek, ngoahaha


Pas SMA eh SMK ... Aku tambah akrab sama si es krim dan cokelat plus di tambah biskuit trenz. Kenapa? Ya karna dapet gratisan, kadang sesekali saling traktir es krim sama pacar eh mantan, iya mantan! Jadilah si cornetto rasa apa pun aku pernah cobain. Si mantan, ada dua mantan sih yang suka beliin es krim, yang satu ya ... Yang hobi futsal dan sekelas. Satu lagi beda kelas plus jurusan dan kalau dia beliinnya plus cokelat silverqueen atau biskuit trenz ... Kadang rasa keju, pisang, rumput laut ... Tergantung aku yang milih. Belinya pasti di Alfamart yang tepat berada di bawah radio Antares.




Yang paling gila adalah ngikutin kemauan temen yang nyuruh aku diboncengin seseorang yang katanya pernah suka sama aku menuju lapangan futsal, di mana para cowok di kelas kita akan berlatih. Dan mereka menetapkan pajak sama cowok itu biar beliin es krim buat mereka. Mana ada lima orang coba yang mintanya. Aku jadi gak enak hati loh, lagian lapangan futsal yang mau kita tuju itu deket banget. Mana klub futsal kelas dia itu musuh besar klub futsal kelasku. Akhirnya dia bawa aku ke indomaret depan terminal Guntur. Dia beneran beliin es krim, enam malahan. Satunya buat aku. Mana di tambah biskuit trenz ukuran besar rasa keju dan pisang lagi. Tadinya mau aku ganti deh tuh uang bekas belinya. Tapi dia nolak. Dan bener-bener bikin aku ngerasa bersalah. Selang beberapa menit kemudian kita pun sampai di tempat parkir lapangan futsal pesona. Aku pun masuk ke dalam sebentar untuk memberikan pesanan es krim mereka. Setelah itu balik lagi menghampiri dia dan ngobrol sebentar.

Terakhir, pas tanggal empat belas februari yang katanya hari kasih sayang. Di tahun 2010 si pacar eh si mantan. Mantan yang mana pula coba? Pokoknya pacar eh mantan terbaik yang aku punya, yang sekarang udah married dan punya anak cewek yang cantik jelita. Cowok yang sering nganter jemput ke tempat pkl dan nganter pulang ke rumah tiap sabtu sore. Pernah ngerangkum tugas sejarah buat aku dan aku bikin laporan karya ilmiah buat dia, dan itulah awal pertemuan kami. Dia yang pertama kali ketemu sama Mama dan Bapak. Dia yang rela jemput aku di alun-alun Tarogong pas kesiangan padahal kita udah nggak sama-sama lagi. Dia juga seneng main futsal dan klub di kelasnya merupakan musuh bebuyutan kedua bagi kelas kami. Ckckck. Dia ngasih aku cokelat berwarna merah muda yang berbentuk kotak bertuliskan nama dia love nama aku. Nama aku siapa ya? Duh lupa. Di setiap sudutnya ada cokelat berbentuk hati warna pink. Karena nggak mungkin aku makan sendiri, jadilah cokelat cantik itu dibagiin sama anak-anak di kelas. Cokelat bertuliskan huruf awal dan akhir nama dia aku yang ambil duluan. Cokelat dengan tampilan termanis yang pernah aku dapatkan dari pacar eh mantan yang sikapnya paling manis. Dia juga yang kadang ngasih stok makanan ringan buat di tempat kost.


Semacam begini lah kira-kira bentuknya.

Itulah sekilas info tentang si dingin, manis dan renyah alias es krim, cokelat dan biskuit kesukaanku yang sebenernya yang nggak terlalu penting buat dibahas. Jadi kalian nggak usah baca yaaa :)

Gilang Maulani

Perempuan | Lebih senang berbicara dan bercerita melalui tulisan | Penyuka kucing, novel, es krim, coklat panas, teh susu, kopi | Pemalu walau seringnya malu-maluin | Terbiasa jika terlupakan dan dilupakan |

1 comment:

  1. Segala tentang masa lalu, terindah utk dilupakan, termasuk rasa dingin manis dan renyah. Seger kriuk

    ReplyDelete

Yakin nggak mau meninggalkan komentar? Nanti aku nggak bisa main ke blog kamu kalau kamu nggak meninggalkan komentar. Kritik dan saran diterima kok :)