Kau Hadir Dalam Setiap Tetesnya


Iya, bahagia! Asalkan bukan hujan angin di sertai petir yang menggelegar. 

Kalau begitu sih, jangankan mengenangmu, yang ada malah sembunyi di dalam selimut sambil komat-kamit baca mantra do'a.

Apakah kau ingat? ah tentu saja tidak. Karena ini bukan sesuatu yang spesial bagimu. Sore itu di bulan November... enam tahun lalu, aku berkesempatan untuk menumpang motormu. Rasanya seperti sebuah mimpi yang berubah menjadi nyata. 

Meskipun kita hanya terdiam sepanjang perjalanan dan kau lebih sering menengok kaca spion untuk melihat dia ... seseorang yang kau inginkan, tapi aku tetap bahagia.


Dalam setengah perjalanan kita (mereka, kau dan aku) untuk menjenguk seorang guru ... hujan turun cukup deras, membuat kita basah kuyup setibanya di sana. Semakin lama hujan turun semakin deras, seolah mengerti bahwa aku masih ingin memandangimu dari jarak dekat dan menghalangi niat kita untuk pulang.

Hari menjelang malam saat hujan berubah menjadi gerimis. Diluar dugaanku ... kau beserta dua senior lain mengantarkanku pulang sampai ke rumah. Sungguh perjalanan panjang yang membuatku tersenyum sepanjang hari.

Kau tahu, sekalipun aku tak bisa memilikimu, setidaknya aku selalu bahagia setiap kali hujan turun ... karena di sanalah, kau dan kenangan hari itu masih tetap hidup hingga detik ini.

ket : 198 kata termasuk judul

Tulisan ini diikutsertakan Giveaway November Rain  presented by “Keina Tralala” 

https://keinatralala.wordpress.com/2015/11/06/keina-tralala-second-birthday-giveaway/

Gilang Maulani

Perempuan | Lebih senang berbicara dan bercerita melalui tulisan | Penyuka kucing, novel, es krim, coklat panas, teh susu, kopi | Pemalu walau seringnya malu-maluin | Terbiasa jika terlupakan dan dilupakan |

12 comments:

  1. hujan memang selalu memberi kenangan yah mbak :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mak. hujan banyak memberi kenangan :)

      Delete
  2. setiap hujan jadi selalu teringat si dia ya mbak *eya.. hiihihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. hihihi, iya, sampai sekarang sih masih begitu mbak.

      Delete
  3. Lucuuuk klo diibaratin dg emotnya line hihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Emoticon line memang lucu-lucu bikin gregetan hihi

      Delete
  4. Ahhh hujannya membawa kenangan ke masa lalu nih mbak.. hee melting hee

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya. Yg penting kenangannya bikin happy aja :)). Terima kasih sudah mampir :)

      Delete
  5. ternyata punya kenangan bersama hujan ya... :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak, hujan menyimpan begitu banyak kenangan. Ini salah satunya hehehe

      Delete
  6. Replies
    1. kebetulan saat itu nggak pilek. Mungkin kondisi tubuhnya fit :D

      Delete

Yakin nggak mau meninggalkan komentar? Nanti aku nggak bisa main ke blog kamu kalau kamu nggak meninggalkan komentar. Kritik dan saran diterima kok :)