Ada Perubahan di Bank BNI

Hari selasa lalu untuk pertama kalinya di tahun 2016, aku kembali menginjakkan kaki ke dalam bank BNI, biasanya cuma sampai ATM. Dan untuk pertama kalinya menemani ibu orang lain, ibu mertuanya kakak. 

Seperti biasanya mba satpam membukakan pintu, menyambut kedatangan kami dengan senyuman dan menanyakan ada yang bisa dibantu. Aku bilang mau transfer.

"Silahkan ambil slip setoran yang tersedia di sana (menunjuk pada kotak bening yang ditempel pada mesin nomor antrian, berisi kertas kecil berbentuk persegi panjang) kemudian tekan tombol merah hijau untuk antrian teller."

Aku mengangguk kemudian beralih menuju mesin nomor antrian dan melakukan sesuai instruksi mba satpam. Dan mengisi slip setorannya di meja kaca yang tersedia di sebelah kanan pintu masuk. 



penampakan slip setorannya. Berlaku untuk nominal berapapun. Baik sedikit maupun banyak. Senin siang waktu di telpon kakak kukira harus mengisi slip setoran itu karena nominal yang akan di transfer ibu mertuanya cukup besar, ternyata karena adanya perubahan. Dan ibu mertuanya kesulitan mengisi slip setoran karena matanya sudah plus dan beliau belum menganti lensa kacamatanya. 


Tampak belakang. Keterangannya untuk kelancaran dan kecepatan transaksi.

Setelah selesai mengisi slip setoran kami pun duduk menunggu nomor antrian dipanggil mba teller. Bank BNI di Cicalengka ini tergolong baru, baru ada sejak pertengahan 2012 kalau tidak salah. Antara 2011 - awal 2012 mamaku kalau transfer harus ke BNI Rancaekek.

Nomor antrian kami dipanggil, aku menghampiri teller 01. Seperti biasa pasti ditanyakan ada yang bisa dibantu? mau transfer, jawabku sambil menyerahkan nomor antrian dan slip setoran. 

Boleh saya terima uangnya? Ibu mertua kakak mengeluarkan uangnya dari dalam kantong kresek berwarna hitam. Sudah tersusun rapi. Setelah mba teller menghitung menggunakan mesin dan mengecek keasliannya, tiga menit kemudian transaksi pun selesai. menghasilkan bukti setoran berwarna pink seperti biasanya yang harus ditanda tangani penyetor, namun dengan format berbeda. Terlihat lebih simpel.


Ini sih bukti setoran mama kemarin. Hari selasa aku tak sempat mengambil gambarnya ataupun membawa slip setoran. Maklum sama ibunya orang lain. Malu kalau ditanyain di foto-foto buat apaan.

Akan tetapi aku lebih suka cara mentransfer seperti sebelumnya yang simpel. Menyiapkan nomor rekening tujuan di kertas kecil beserta nama penerima dan nominal yang akan di transfer dari rumah, datang ke sana cukup tekan tombol antrian teller, duduk dan dipanggil. 

Namun dengan adanya slip setoran ini sepertinya jadi memudahkan teller dalam bekerja. Transaksi memang jadi lebih cepat dan lancar. Biasanya aku melihat ada nasabah yang menelepon di depan teller, baru menanyakan nomor rekening tujuan yang akan dikirimi uang. Kemarin? nggak ada dong. Aman. Mungkin perubahan ini memang diperlukan untuk terciptanya kenyamanan bersama.

Gilang Maulani

Perempuan | Lebih senang berbicara dan bercerita melalui tulisan | Penyuka kucing, novel, es krim, coklat panas, teh susu, kopi | Pemalu walau seringnya malu-maluin | Terbiasa jika terlupakan dan dilupakan |

4 comments:

  1. iya sekarang untuk setor tunai di BNI lebih simpel ya, dan harusnya tellernya ditambah senyumnya, jangan irit senyum supaya pelayanannya semakin bagus, hehehe :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. di deket sini sih alhamdulillah pada ramah dan murah senyum mba hehe

      Delete
  2. Biasanya Satpamnya laki2..!!Pak Satpam Kok ini Mba Satpam..?? Hahahaha

    ReplyDelete

Yakin nggak mau meninggalkan komentar? Nanti aku nggak bisa main ke blog kamu kalau kamu nggak meninggalkan komentar. Kritik dan saran diterima kok :)