ENGKAU YANG ADA DI MANA-MANA

Kepada : Engkau yang ada di mana-mana

Saat aku mengetikkan kata demi kata di layar ponselku ini, aku tahu ... Kau sedang melihatku, mendengarku, membaca isi pikiran dan hatiku. Apa pun pasti Kau ketahui dari atas sana. Apa yang kulakukan, apa yang kusembunyikan dan apa yang kuinginkan. Jadi, tanpa aku menuliskan surat ini pun, Kau pasti mengetahui segalanya.

Aku seseorang yang diperkenalkan kepada-Mu sejak aku kecil. Diperkenalkan tata cara untuk berkomunikasi denganmu. Kau yang tak kasat mata namun melihat seluruh alam semesta. Kau Sang Pencipta seluruh alam termasuk manusia di dalamnya. Tanpa kehendak-Mu, tentu saat ini aku tidak berada di sini, tidak menjadi seorang anak perempuan yang dilahirkan dan dibesarkan oleh Ibu yang penyabar dan penuh kasih sayang.

Dalam do'a setelah selesai sholat aku menyebut namamu, meminta sesuatu dan terus meminta. Tak tahu malu karena terlalu banyak meminta padahal aku sering lupa dan menunda-nunda untuk menjalankan kewajibanku setiap harinya kepada-Mu. Tapi Kau sungguh Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Kau selalu memberikan jawaban atas do'a-do'aku, keinginanku. Meski tak serta merta Kau menjawab semuanya. Hati yang gelisah, masalah yang begitu besar, apa pun selalu menemukan jalan untuk menyelesaikannya. Karena ku yakin Kau tak akan memberikan ujian tanpa pernah ada penyelesaiannya.

Aku, manusia berlumur dosa yang bersujud dan meminta begitu banyak hal kepada-Mu. Dan Kau, Maha Pengampun, selalu memberikan apa yang kuinginkan dan yang terbaik untukku satu persatu. Kau memberiku hidup yang tak pernah kuketahui kapan akan berakhir, kapan aku kembali pada-Mu. Kau memberikanku orangtua, saudara, sahabat, teman yang terbaik. Yang selalu menyemangatiku kala aku merasa lelah dan putus asa, yang mengingatkanku bahwa Kau selalu ada, di manapun, kapanpun. Bahwa sesungguhnya aku tak pernah sendiri sekalipun berada dalam kesunyian.

Kau menciptakan seluruh alam dengan berpasang-pasangan. Ada Langit ada Bumi, ada Air ada Api, ada Siang ada Malam, ada Matahari ada Bulan, ada Awan ada Bintang, ada Laki-laki ada Perempuan, ada Hidup ada Mati, ada Laut ada Daratan, ada Jantan ada Betina, dan masih banyak lagi. Sungguh hal-hal yang begitu luar biasa.

Tuhan, kumohon, jangan pernah lelah untuk mendengarkan segala keluh kesahku, jangan pernah lelah untuk memaafkan dan mengabulkan do'a-do'aku. Kumohon, ijinkanlah aku membahagiakan kedua orangtua sebelum Engkau memanggilku untuk kembali pada-Mu. Terima kasih Tuhan, Kau memberikan begitu banyak keindahan dan kebahagiaan dalam hidupku. Terima kasih atas segala Karunia yang Kau berikan pada keluarga kami. Aku bersyukur karena Kau memberikanku waktu lebih lama untuk hidup, untuk melihat begitu banyak ciptaan-Mu. Terima kasih telah memberikanku rupa yang sempurna, tanpa kekurangan indera dan fungsi apa pun dalam tubuhku. Maafkan aku yang sering mengeluhkan postur tubuhku. 

Dari : salah satu makhluk ciptaanmu yang penuh dengan dosa.

Gilang Maulani

Perempuan | Lebih senang berbicara dan bercerita melalui tulisan | Penyuka kucing, novel, es krim, coklat panas, teh susu, kopi | Pemalu walau seringnya malu-maluin | Terbiasa jika terlupakan dan dilupakan |

1 comment:

  1. Uuuhh manis sekali surat cinta untuk Yang Maha Besar ini.

    ReplyDelete

Yakin nggak mau meninggalkan komentar? Nanti aku nggak bisa main ke blog kamu kalau kamu nggak meninggalkan komentar. Kritik dan saran diterima kok :)