Kopi Hitam

Hai, sudah lama aku tak menikmati pagi dan malam bersamamu. Sudah lama kau tak menemaniku merangkai kata demi kata di depan komputer. Aku seolah mengacuhkanmu yang melambai-lambai ke arahku sambil berkata "pilihlah aku!" 

Beberapa minggu tanpamu rasanya ada yang kurang, ada yang hilang. Aku merindukan aromamu yang harum menyapa indera penciumanku. Jujur saja aku memang sengaja menjaga jarak denganmu agar bobot tubuhku berkurang, agar aku bisa tidur dengan nyenyak. Sayangnya, tanpamu aku tak bisa terjaga sendiri di malam hari. Tak ada yang sehebat dirimu yang menemaniku terjaga dengan setia.

Hai kamu, aku rindu. Maukah malam ini kamu menemaniku duhai kopi hitam bercampur gula pasir? 

Yang beberapa minggu ini hidup tanpamu,


Gilang

Gilang Maulani

Perempuan | Lebih senang berbicara dan bercerita melalui tulisan | Penyuka kucing, novel, es krim, coklat panas, teh susu, kopi | Pemalu walau seringnya malu-maluin | Terbiasa jika terlupakan dan dilupakan |

No comments:

Post a Comment

Yakin nggak mau meninggalkan komentar? Nanti aku nggak bisa main ke blog kamu kalau kamu nggak meninggalkan komentar. Kritik dan saran diterima kok :)