Ada Yang Bisa Saya Bantu?

Udah nggak asing kan, sama judul blogspotku kali ini? Kurang lebih mirip kalimatnya customer service dan customer care ya, nggak? Selain itu biasanya yang jaga toko, satpam di pusat perbelanjaan yang mungkin menangkap raut kebingungan di wajahku. Iya, aku bingung nyariin kamu sama penunjuk arah menuju toilet. Ke kanan terus tapi nggak nemu-nemu, ngahaha #malubertanyasesatdijalan.

"Gi, tolong bantu mama nulis laporan ya?"
"Gi, tolong bantu mama ketik daftar kehadiran, ya?"
"Gi, tolong pegangin senternya!"
"Gi, coba starter motornya!"
"Gi, tolong simpenin nomor ini ke kontak!"
"Gi, tolong ...." ini-itu blablabla.

Dan yakin deh, kalau yang minta tolongnya orangtua, aku nggak berani nolak. Bisa-bisa jadi anak durhaka terus dikutuk jadi batu kek Malin Kundang #parnoan. Bukan karena itu sih, tapi lebih ke arah nggak tahu diri dan nggak sopan nolak ngebantu orangtua. Ya, aku bisa hidup, di sekolahin, di biayain ini-itu, dari siapa. Dari orangtua kan ... ya masa, dimintain tolong yang mudah-mudah nggak mau bantu. Zzzz. Kadang-kadang aku nawarin bantuan duluan kalau udah liat mama bawa kerjaannya dari sekolah yang cukup lumayan bikin kenyang.

Walau kadang-kadang itu membuat rencana yang sudah kubuat harus ditunda dulu. Ya, selama nggak merugikan, ditunda sebentar nggak apa-apa lha yaa.

Nggak cuma orangtua, biasanya ada orang lain yang minta bantuan. Minta dibuatkan email, akun media sosial, buka email yang lupa password, cek ongkir jasa pengiriman a,b,c,d,e ...., anter sana-sini, minta difotoin, minta hapenya yang nggak bisa masuk playstore dibenerin, minta saran, minta tolong jawabin game tebak gambar, minta dibuatin kuisioner, minta dibuatin ini-itu, dan lain-lainnya.

Baiklah, selama permintaan tolongnya nggak aneh-aneh dan bisa aku lakukan, aku mau-mau aja bantu. Tapi kalau nggak bisa, ya maaf-maaf aja ya. Karena aku cuma manusia biasa yang banyak dosanya, dengan kemampuan yang begini adanya. Aku biasanya jarang nolak kalau dimintain tolong, paling ada saat-saat di mana aku pending tuh nolonginnya sehari-dua hari kalau yang nggak urgent-urgent banget. Apalagi kalau mood ku lagi jelek. Kecuali dimintain tolong ngabisin doit buat belanja, pasti di iyain detik itu juga, ngahaha #apasih.


Kadang suka heran aja sih kenapa ada yang percaya minta tolong sama aku. Kayak minta tolong buatin doodle (padahal baru belajar), undangan pernikahan buat disebar di medsos, sampai logo (padahal belajar photoshopnya masih ngos-ngosan). Tapi bersyukur juga sih, ada yang percaya gitu kalau aku bisa buat yang begituan walaupun sederhana pake banget. Bersyukur juga kalau emang kepake. Kalau nggak ya udin, kemampuan aku emang segitu adanya. Dan setidaknya aku hidup di dunia yang kejam ini, kadang kala ada gunanya buat orang lain. Kadang-kadang mereka juga menawarkan bayaran. Tapi buat temen mah geratis aja. Eh malah ada yang ngirim moring sedus. Ya Alhamdulillah. Penasaran sama moring nggak? Ceki-ceki di sini. Klik aja

Jadi, ada yang bisa saya bantu? Tapi jangan yang aneh-aneh yaa. Kayak dimintain tolong bikinin candi, ya elah, aku nggak punya jin. Dimintain tolong menyayangi seseorang, ah helah perasaan kagak bisa dipaksain #sapajugayangmaudisayangisamaaku #kepedean oke skip. Dimintain tolong buat cari pasangan, plis aku aja nggak punya #ealahjomblocurhat. Nah kalau dimintain tolong dengerin curhatan mah oke-oke aja. Asal jangan via telepon, nanti kutinggal tidur *krik-krik-krik-krik.

Dan percayalah, menolong orang lain, bantuin orang lain itu nggak rugi kok. Ya itu tadi, selama nggak terlalu menganggu kegiatan sendiri. Yang rugi itu, kalau kamu bisa bantu tapi pura-pura nggak bisa dengan mengeluarkan seribu alasan nya zaskia gotik. Membantu orang itu bisa dimulai dari yang sederhana, misalnya bantuin ibu-ibu yang bawa anak balita plus batita di kereta buat duduk pas kurisnya pada penuh. Bukan malah ngelirik sekilas kemudian lanjut nundutan sambil dengerin earphone. Iyes, kadang suka gemes sama cowok-cowok yang sehat wal afiat tapi nggak peka sama sekitarnya. Membiarkan enin-enin, aki-aki dan buibu yang bawa anak berdiri desak-desakan. Atau yang lebih sederhananya lagi, diminta tolong buang sampah pada tempatnya. Jadi jangan dibuang di mana aja, apalagi udah disediain tempat sampah.

Gilang Maulani

Perempuan | Lebih senang berbicara dan bercerita melalui tulisan | Penyuka kucing, novel, es krim, coklat panas, teh susu, kopi | Pemalu walau seringnya malu-maluin | Terbiasa jika terlupakan dan dilupakan |

4 comments:

  1. Giiiiiii..... Tolong belanja di OLshop gw duonggggg di IG: yukbelanjapintar

    Buruan giiiiiiiiiii

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kirim dulu uang buat belanjanya lha bang :D *peace. IG nya di gembong baang -_-

      Delete
  2. yaudah yuk, sama-sama buang sampah pada tempatnya! :D

    ReplyDelete

Yakin nggak mau meninggalkan komentar? Nanti aku nggak bisa main ke blog kamu kalau kamu nggak meninggalkan komentar. Kritik dan saran diterima kok :)