Kamu Memang Idolaku

Lima belas tahun telah berlalu sejak pertama kali aku melihatmu dilayar kaca dan menginginkanmu hingga merengek pada mama. Ya, saat itu usiaku baru menginjak 9 tahun. Kenapa waktu begitu cepat berlalu, ya. Rasanya baru kemarin aku dan mama mencari-cari kamu ke warung-warung terdekat dan akhirnya menemukanmu di pasar. Kamu yang manisnya mengalihkan duniaku.


Di sekolah menengah pertama, akupun menemukanmu di warung yang bersebrangan dengan gerbang sekolah. Varian rasamu semakin bertambah. Aku yang dulu hanya mencoba cokelat, strawberry dan melon bertambah menyukai vanilla blue. Vanilla blue yang selalu laris setiap harinya. Dan demi merasakan kesegaranmu, aku harus menunggu cukup lama karena antrian pesanan yang banyak. Karena sesuai taglinemu. Kamu minuman idolaku, Milkshake favoritku. Pas kerja di Garut tahun 2014 lalu, aku rela ngantri di antara anak SMP demi Pop Ice, milkshake dipakein es krim.

Hai Pop Ice, Pop Ice Idolaku, terima kasih karena telah hadir untuk turut memaniskan dan menyegarkan hariku. Di mana-mana kini aku bisa menemukanmu. Dengan harga yang terjangkau. Murah tapi nggak murahan. Iyes, seribu udah dapet Pop Ice satu pcs. Tapi kalau di blender, udah ditambah es krim, bubble, oreo sama toping lainnya sih harganya juga lain. Tapi masih tetap terjangkau dan makin enak. Dan demi kamu aku rela menunggu hingga tiba giliranku menikmati dirimu.

Kamu yang terus berinovasi dengan menghadirkan rasa-rasa baru selalu berhasil membuatku penasaran. Kini, kamu memiliki 30 varian rasa. Yang terbagi ke dalam chocolate & vanilla flavour, coffee flavour, yoghurt flavour, bubble gum flavour dan fruity pop. Wahai Pop Ice, milkshake instan favoritku.

Kemarin, aku mencari rasa kacang hijau dan avocado chocolate, tapi belum menemukannya. Ah, sungguh mati aku jadi penasaran dengan rasa keduanya. Tapi, kecewaku terbayar dengan menemukan rasa Taro. Ya, Pop Ice rasa Taro. Padahal aku nggak terlalu suka talas lho. Tapi penasaran kalau minuman rasa talas itu cem mana rasanya. 


Pop Ice rasa Taronya kubawa pulang beserta 11 rasa lainnya. Chocolate, Lyche, Strawberry, Soursop, Mango, Durian, Avocado, Permen Karet, Vanilla blue, Grape, Melon. Plus keju, cokelat, oreo dan meises. Di rumah aku menyiapkan es batu dan gelas untuk mengocok Pop Icenya.


Caranya, masukan pop ice, air dan es batu sesuai saran penyajian di belakang kemasan. Kurang baik apa coba Pop Ice. Pop Ice Idolaku banget deh, saran penyajiannya aja ada tiga. Di blender, dishaker dan di seduh air panas. Iya, pop ice bukan cuma menyegarkan tapi bisa menghangatkan tubuh di cuaca dingin yang nggak menentu seperti sekarang ini.


Tada, jadilah milkshake favoritku rasa Taro dan Permen Karet. Yang permen karet topingnya mulai tenggelam pas di foto.


Aku bersama Pop Ice Taro dan Permen Karet.


Ini aku bersama Pop Ice Taro yang kini termasuk ke dalam Milkshake favoritku. Rasa manisnya pas, terus lembut dilidah. Gak meninggalkan rasa aneh dilidah atau tenggorokan. Juara legitnya. Maaf, tinggal sedikit. Udah di minum. Aku khilaf, habis aromanya menggoda.


Ekspresiku melihat toping yang benar-benar tenggelam. Yang permen karet itu aromanya menggoda banget. Selalu suka deh.

Oh ya, Pop Ice juga mempercantik warung penjual Pop Ice di beberapa kota jadi Pop Ice Corner yang kece. Nyaman dan cozy suasananya. Enak banget tuh buat nongkrong bareng geng atau gebetan atau pacar kamu. Mau tahu lokasinya di mana aja? Kepoin aja web officialnya ya. Selain itu, Pop Ice juga sering mengadakan kuis-kuis berhadiah di fanspage dan twitternya. Udah gitu ya, adminnya sabar banget menjawab pertanyaan kamu satu persatu. The best deh, Pop Ice Idolaku. Kamu memang idolaku.

Twitter : @PopIceOfficial
Facebook : @PopIceOfficial
Website : popice.co.id
IG : popiceofficial

Gilang Maulani

Perempuan | Lebih senang berbicara dan bercerita melalui tulisan | Penyuka kucing, novel, es krim, coklat panas, teh susu, kopi | Pemalu walau seringnya malu-maluin | Terbiasa jika terlupakan dan dilupakan |

No comments:

Post a Comment

Yakin nggak mau meninggalkan komentar? Nanti aku nggak bisa main ke blog kamu kalau kamu nggak meninggalkan komentar. Kritik dan saran diterima kok :)