Pentingkah Membangun Reputasi Online?


Halo, halo ... pekan duabelas bentar lagi berakhir nih dan aku bingung mau bahas tema pekan keduabelas ini dimulai dari mana. Sungguh rasanya ingin lambaikan tangan ke kamera. Susah, kayak menjelaskan soal personal branding beberapa pekan lalu. Kalau dirasa-rasa sih semakin ke sini temanya semakin membuatku kesulitan. Maklumin aja ya, aku mah newbie di dunia para blogger. Udah gitu isinya curhat terus. Lha ini juga lagi curhat. Oke-oke mari dimulai dari ...

"Pentingkah membangun reputasi online bagi blogger saat ini?" Eh minta maaf dulu, udah terlanjur biasa pake blogger daripada bloger #oot. Oke, penting nggak ya membangun reputasi online buat blogger sekarang ini? Kalau menurut pendapat aku pribadi sih fifty-fifty. Tergantung bloggernya sendiri. Kalau ingin serius di dunia para blogger, mendapatkan penghasilan dari ngeblog, ya jadinya penting. Sangat amat penting malah. Iya, supaya brand atau pihak-pihak yang ingin bekerjasama mudah menemukan blogger tersebut. Tentunya berhubungan sama personal branding ya, jadi diusahakan seluruh sosial media yang dimiliki menggunakan nama yang sama. Jadi saat ditelusuri di mesin pencarian, nama blogger terkait mudah ditemukan. Segala tentang kamu dan skill kamu mudah ditemukan.

Dan tentu saja semua sosial media dan situs blog yang dimiliki harus memiliki atau diisi dengan konten-konten yang positif, informatif dan jujur. Dan tentu saja kalau membangun reputasi sebagai seorang blogger harus sering-sering share artikel blognya di sosial media lain juga ya. Selain biar orang lain tahu kamu seorang blogger, bisa jadi menambah pengunjung blog kamu juga lho.

Kalau untung, ruginya membangun reputasi online adalah ... Untungnya tentu saja mendatangkan rejeki ya. Ruginya, kalau mau mengunggah sesuatu pasti berpikir berulang-ulang. Takutnya orang lain nggak suka. Terus merusak reputasi yang telah di bangun.

Gilang Maulani

Perempuan | Lebih senang berbicara dan bercerita melalui tulisan | Penyuka kucing, novel, es krim, coklat panas, teh susu, kopi | Pemalu walau seringnya malu-maluin | Terbiasa jika terlupakan dan dilupakan |

2 comments:

  1. Amin, semoga setelah kompetisi bakal ada brand yang melamar nih :-) semangat terus menulis positif. Nice tips @ge1212y

    ReplyDelete

Yakin nggak mau meninggalkan komentar? Nanti aku nggak bisa main ke blog kamu kalau kamu nggak meninggalkan komentar. Kritik dan saran diterima kok :)