Tiga Jajanan Bandung Yang Bikin Kangen

Sekalipun bahan, cara pengolahan, dan bentuknya sama. Tetap saja cita rasanya berbeda, sensasi saat melahapnya pun berbeda. Mungkin karena faktor tempat dan pembuatnya. Mungkin juga karena cita rasa yang dulu belum bisa atau malah nggak bisa digantikan. Yang akhirnya selalu membuat aku terkenang, membayangkan, kangen kemudian merasa lapar.

Ya, ketiga jajanan yang akan kuceritakan ini sebenarnya mudah dijumpai di mana saja, termasuk diluar Bandung. Bahkan terkadang harganya lebih murah dan porsinya lebih banyak. Dibuat sendiri pun sebenarnya nggak susah-susah amat, tapi aku nggak mau repot sih, maunya tinggal makan aja. Soalnya entah buat sendiri atau beli di tempat lain, rasanya beda.

1. Cilok
Cilok alias aci dicolok. Jajanan yang satu ini memang sudah akrab dilidahku sejak kecil. Berbentuk bulat, kenyal, dikukus terus disiram saus kacang, bisa juga ditambah kecap. Rasanya lumer di mulut. Dan nggak cuma disiram saus kacang, sekarang ini udah ada cilok kuah.

Cilok original - cilok kukus - dok pribadi -tempat lain

Pedagang cilok memang ada di mana-mana, sampai di asong dalam bus antar kota juga ada. Tapi cilok yang paling ngangenin dan membekas di hati ya cilok goreng yang ada di jl. Setiabudi Bandung, letaknya depan Borma Setiabudi. Bisa milih juga, ciloknya mau disiram saus kacang atau bumbu kering. Rasanya enak banget. Bikin nagih. Ini cilok sampai ada fanspage, twitter sama IG-nya.

Cilok Goreng Setiabudi - sumber : fanspage cilokgorengsetiabudhi

2. Batagor
Ada kenyalnya, ada kriuknya, disajikan selagi hangat, dilumuri saus kacang ditambah kecap, sambal, diberi potongan timun dadu dan dilengkapi perasan jeruk. Aromanya makin menggugah selera.

Sumber gambar : wikipedia

Sama seperti cilok, pedagang batagor (baso tahu goreng) juga bisa ditemui di mana aja dan udah ada batagor kuah juga. Tapi entah kenapa yang paling membekas dan bikin kangen itu ya Batagor Bandung. Soalnya aroma sama rasa ikannya terasa dan enak banget. Udah gitu terjangkau di kantong dan bikin perut kenyang hati pun senang.

Jadi ingat sama Mang batagor depan kampus deh. Yang kalau nanya suka disingkat-singkat. Pir bung? Mau pake piring atau dibungkus? Tim Sam? Pake timun sama sambal nggak? Penyelamat banget kalau ngampus siang, perut lapar dan nggak mungkin ngantri di kantin.

3. Seblak Basah

Dok pribadi - buat sendiri di rumah

Jajanan yang terbuat dari kerupuk mentah dicampur rempah-rempah dan bahan pelengkap lainnya biar enak ini jadi salah satu makanan favorit sejak SMP. Bisa dibuat sendiri juga di rumah. Dan membuatnya memang dan nggak pake lama. Tapi, semenjak kenal seblak basah yang mangkal di depan puskesmas Sarijadi dari jam 17.00 sampai 21.00 (kalau belum habis), jujur aja aku jadi suka banget sama seblak basah yang di sana. Bikin nagih, apalagi yang pake brokoli atau jamur. Favorit banget deh. Ngantri lama sambil hujan juga rela-rela aja.

Ngomong-ngomong, kamu udah mencoba salah satunya belum pas berkunjung ke Bandung? Cobain geura, dijamin ketagihan dan bikin kangen.

Gilang Maulani

Perempuan | Lebih senang berbicara dan bercerita melalui tulisan | Penyuka kucing, novel, es krim, coklat panas, teh susu, kopi | Pemalu walau seringnya malu-maluin | Terbiasa jika terlupakan dan dilupakan |

18 comments:

  1. Wah sama yah kita lagi kangenan sama seblak basah. Ladaaa, seuhah lata-lata 😄

    ReplyDelete
  2. Cilok ama ciomay bagiku selalu bikin kangen, mbaaa. HIhihi

    ReplyDelete
  3. Jd penasaran pgn nyoba cilok yg di depan borma setiabudi...

    ReplyDelete
  4. belum pernah ngerasain seblak. jadi penisirin

    ReplyDelete
  5. Aduh itu cilok dan batagor, bikin ngiler :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihihi mari salahkan cilok dan batagornya bikin teh dyah ngiler :D

      Delete
  6. Ini mah jajanan khas bandung yang suka bikin ngangenin :)

    ReplyDelete
  7. Aku kangen seblak basah nih, Gilaaaang. Nanti hunting, yuk!

    ReplyDelete
  8. Paling suka batagor dari ketiga makanan di atas. Tapi pada dasarnya saya suka semua sih.

    ReplyDelete
  9. Replies
    1. Waah samaan sama karesepnya teh Ida hihihi *highfive

      Delete

Yakin nggak mau meninggalkan komentar? Nanti aku nggak bisa main ke blog kamu kalau kamu nggak meninggalkan komentar. Kritik dan saran diterima kok :)