Mengenal Layanan Video On Demand (VOD)

Di pekan kedua puluh tema Liga Blogger Indonesia (LBI) ini, aku sampai baca berulangkali lho apalagi pas bagian clue-nya. Tren VOD, kukira tren COD atau OCD (ya kali diet itu mah). Soalnya, jujur aja, aku belum pernah mendengar istilah layanan video on demand (VOD) ini. Asing banget rasanya buat aku. Eh begitu menjelajah mesin telusur, ternyata layanan VOD itu aplikasinya ada yang pernah kupake juga. Cuma nggak tahu aja kalau itu masuk kategori layanan VOD, semacam Fintech kemarin, aku juga kan baru tahu kalau e-banking termasuk juga. Maaf ya, anaknya emang kudet banget soal teknologi.

Kalian sendiri, udah tahu belum apa itu layanan VOD? Ya, siapa tahu aja aku ada temennya gitu.

Layanan VOD merupakan sistem televisi interaktif yang memfasilitasi khalayak untuk mengontrol atau memilih sendiri pilihan video dan film yang ingin ditonton. [1]

Jadi, dengan adanya layanan ini, pengguna gadget bisa menikmati video dan film secara streaming ataupun mengunduhnya ke dalam gadget. Di mana aja, kapan aja dan bebas memilih sesuai keinginan tentunya. Dari mulai serial tv, film, drama, semua ada. Baik dari dalam maupun luar negeri. Dari yang lama sama yang paling baru, lengkap. Tapi nggak semuanya bisa ditonton secara gratis sih, ada yang berbayar. Ya, sama aja kayak aplikasi musik online. Ya kan, ya kan?

Ternyata, layanan VOD ini pertama kali muncul tahun 1990 di Hongkong, tapi karena satu dan lain hal, pamornya kalah sama CD. Berbanding terbalik sama sekarang ya, sekarang mah malah ngetren, termasuk di negeri ini. Soalnya, jadi bisa nonton tayangan favorit sesuai dengan keinginan kita. Nggak harus galau nunggu jadwal tayang di televisi dengan jam tayangnya yang sering berubah. Bisa jadi alternatif kalau nggak ada waktu ke bioskop juga sih. Tapi harus siapin kuota yang banyak.

Sumber gambar : id.techinasia.com
Beberapa aplikasi yang merupakan layanan VOD adalah, Hoox, Viu, Netflix, Mox dan Iflix. Yang lainnya? Masih banyak lagi. Aku baru mencoba Hoox aja sih, dan nggak sering karena sayang kuota #pelukkuota. Kalau kamu udah mencoba yang mana? Atau sudah semuanya?

Sumber  informasi dan referensi :
[1] blog.telkomsel.com
[2]  id.techinasia.com

Gilang Maulani

Perempuan | Lebih senang berbicara dan bercerita melalui tulisan | Penyuka kucing, novel, es krim, coklat panas, teh susu, kopi | Pemalu walau seringnya malu-maluin | Terbiasa jika terlupakan dan dilupakan |

1 comment:

  1. Saya sendiri penikmat VOD lang, soalnya di rumah pake indihome. Enaknya itu ga perlu pusing kalo kita kebetulan lagi diluar terus ketinggalan acara favorite kita, gampang tinggal klik VOD terus pilih deh waktunya hehe

    ReplyDelete

Yakin nggak mau meninggalkan komentar? Nanti aku nggak bisa main ke blog kamu kalau kamu nggak meninggalkan komentar. Kritik dan saran diterima kok :)