Herborist Lulur Mandi Zaitun Plus Whitening

Terakhir aku luluran itu udah lama banget. Sekitar tahun 2012. Pake lulur aroma stoberi. Setelahnya ya baru sekitar dua minggu ini luluran lagi pake Herborist lulur mandi zaitun plus whitening. Kenapa aku males luluran? Karena prosesnya itu lho lama. Di sini kan udaranya dingin. Apalagi musim hujan begini. Masih mandi aja udah alhamdulillah.

Padahal ya, habis luluran itu enak deh. Sel-sel kulit mati, daki rasanya keangkat semua dan tubuh jadi lebih rileks efek pijatan ringan sama aroma lulurnya. Tapi ya itu tadi, prosesnya lama. Tapi, udah dua mingguan nyoba luluran lagi demi kulit yang lebih terawat. Kan nggak adil kalau cuma wajah aja yang dirawat, padahal wajah juga jarang dirawat aku mah makanya sering muncul jerawat.


Dari kemasannya sama aja kayak jenis merek lulur lainnya. Bulat. Tapi ini lebih tipis dari produk luluran yang terakhir aku pake. Ini berat bersihnya 100 gram. Ringan dan nggak banyak makan ruang kalau mau dibawa-bawa dalam tas. Paduan warnanya kalem. Dominan campuran tiga warna hijau dan cokelat. Tampilannya juga sederhana.

Di bagian belakang kemasan ada komposisi bahan lulurnya selain zaitun (olive oilnya) nya sendiri ya. Ada air, sari pati jagung, sari pati padi, rumput gandum, alkohol, parfum dan lain-lain. Lihat aja di foto ya. Yang menarik buat aku sih ada citrus aurantium dulcis fruit extract. Ini kali ya, alesan kalau habis luluran nggak ada nyamuk yang mendekat nyahaha.


Dari segi aroma, sebelum diaplikasikan ke kulit, aromanya cukup menyengat, kuat. Tapi setelah diaplikasikan ke kulit sih enak, harumnya pas. Apalagi setelah dibilas.

Teksturnya sendiri ya sama aja seperti produk lulur sejenis. Lembut, tapi pas diaplikasikan ke kulit berasa sensasi kasarnya. Warnanya hijau muda pucat terus ada bintik-bintik hijau kebiruan.

Warna, diaplikasikan belum di pijat dan setelah dibilas. Gambar diambil pagi hari dalam kondisi minim cahaya dan sedikit mendung
Manfaat dari Herborist lulur mandi zaitun plus whitening ini tertera di bagian samping kemasan. Lulur tradisional Bali dengan minyak zaitun yang diperkaya dengan whitening yang dapat membantu meningkatkan kelembaban pada kulit, dan membuat kulit tampak lebih cerah.

Cara pakainya sama seperti lulur pada umumnya. Balurkan merata pada seluruh badan dalam kondisi kering, pijat dengan lembut lalu bilas tanpa perlu menggunakan sabun. Jadi bisa hemat sabun mandi juga nih. Nah, pas dibilas tanpa sabun itu, kulit rasanya licin dan lembab. Tapi yakinlah udah bersih. Karena udah diguyur air dari gayung yang banyak pun tetep begitu. Nggak akan terasa kesatnya kecuali udah handukan.

Hasilnya, kulit lembab, lebih cerah dari biasanya sih apalagi setelah seminggu pemakaian. Tapi selain pake lulur ini, kutunjang juga pake body butter dan minyak zaitun dari merek/brand herborist juga. Nanti deh kuceritakan di blogpost berikutnya.

Dan, walaupun nggak perlu dibilas tanpa sabun, kutetep aja gosok-gosok badan lagi pake sabun, setelah dibilas tadi kalau lulurannya pagi-pagi. Kalau sore sih kadang nggak dibilas pake sabun. Tapi its ok, tetap terasa bersih. Herborist lulur mandi zaitun ini pun terasa cocok aja di kulit tubuhku yang kadang suka kemarau (kekeringan) dulu sih.  Nggak ada tanda-tanda alergi.

Terakhir, thanks to lifull produk, berkat isi hampersnya yang banyak, kujadi mencoba lulur mandi ini. Buat kamu yang pengin dapetin produk gratis snack dan beauty coba ceki-ceki di blogpost aku yang cara mendapatkan hadiah dari lifull produk

Gilang Maulani

Perempuan | Lebih senang berbicara dan bercerita melalui tulisan | Penyuka kucing, novel, es krim, coklat panas, teh susu, kopi | Pemalu walau seringnya malu-maluin | Terbiasa jika terlupakan dan dilupakan |

2 comments:

  1. aku punya lulur ini, bagus hasilnya klo rajin make.
    tapi berhubung aku males maka lulurnya berakhir mengering di ujung rak di kamar mandi..hehe..

    http://kireinoclouds2.blogspot.com/

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihi iya mba, mau luluran tuh seringnya males. Lama. Sayang ya jadi mengering

      Delete

Yakin nggak mau meninggalkan komentar? Nanti aku nggak bisa main ke blog kamu kalau kamu nggak meninggalkan komentar. Kritik dan saran diterima kok :)