12/02/2012

AMAZING BOOK WITH SMART WRITING 2012


http://4.bp.blogspot.com/-uVVf1oefE1U/UFWGs5HHHcI/AAAAAAAAAJk/B4O5zbV-VQw/s1600/smartwritting.jpg
DL: 30 Desember 2012

Bagi Sobat yang doyan nulis dan pengen tulisannya dibukukan, nah... sekarang inilah saat yang tepat untuk mewujudkan impianmu punya buku sendiri. Kami dari Smart Writing, penerbit lini indie dari Penerbit Writing Revolution, ingin membantu mewujudkan impian teman-teman punya buku sendiri.
Nah, bagi teman-teman yang berminat silakan baca syarat dan ketentuan LOMBA AMAZING BOOK WITH SMART WRITING, berikut ini:

Syarat dan Ketentuan:

  1. Terbuka untuk umum dan anggota Writing Revolution, dan gratis.
  2. Minimal ditulis oleh 1 penulis dan maksimal 10 penulis.
  3. Tema lomba bebas, selagi tidak mengandung unsur SARA, asusila, fitnah dan yang pastinya bukan karya plagiat/jiplakan.
  4. Panjang tulisan 60-120 halaman, kertas A4, spasi 2, jenis huruf Camria, Calibri atau Times New Roman, ukuran huruf 12, dengan margin halaman 3 cm semua sisi.
  5. Jenis tulisan bisa berupa kumpulan puisi, cerpen, esai, artikel, buku motivasi, agama, cerita anak, novel remaja, novel islami atau sastra, parenting, traveling, masakan, humor, cerita horor, funfiction juga boleh, dan lain-lain.
  6. Jumlah naskah buku yang dikirim tidak dibatasi, jadi boleh mengirim lebih dari satu naskah buku.
Kelengkapan naskah yang dikirim:
  1. sinopsis (maksimal 2 halaman)
  2. halaman judul, daftar isi, naskah utuh buku (kami tidak menerima hanya beberapa bab saja),
  3. biodata penulis yang ditulis secara deskripsi/narasi.
  4. Naskah bukunya dikirim dalam LAMPIRAN FILE/ (Attach File) ke email:antologi_wr@yahoo.co.id (tulis: AMAZING BOOK#JUDUL#NAMA PENULIS) 
  5. Harus membagikan informasi ini di note FB-nya minimal tag 30 teman, atau posting di Blognya.
SELEKSI NASKAH:
  1. Seleksi Pertama: Kami akan menyeleksi naskah berdasarkan syarat dan ketentuan seperti yang diatur dalam poin-poin di atas.
  2. Seleksi Kedua:
    • Kami hanya akan menilai naskah buku yang sesuai dengan syarat dan ketentuan lomba ini.
    • Kemudian naskah tersebut dinilai oleh Dewan Juri untuk menentukan naskah yang layak sebagai pemenang.
HADIAH:
Satu Pemenang Utama:
  • Naskah pemenang diterbitkan indie di Smart Writing sebanyak 100 eksemplar (total senilai Rp 1.850.000,- untuk biaya produksi dan cetak buku).
  • Penulis mendapat royalti 10% untuk buku sebanyak 100 eksemplar tersebut.
  • Jika penjualannya bagus, kami akan mempertimbangkan untuk cetak nasional olehWritingRevo Publishing.
Tiga Juara Favorit:
  • Mendapat gratis biaya produksi senilai Rp 350 ribu.
  • Diskon 10% untuk biaya cetak buku di Smart Writing minimal 100 eksemplar.
  • Jika penjualannya bagus, kami akan mempertimbangkan untuk cetak nasional olehWritingRevo Publishing.
Lima Pemenang Hiburan:
  • Mendapatkan paket buku dari Penerbit Smart Writing senilai @Rp 100.000,-
Sponsor Utama: Smart Writing (lini penerbit indie: www.penerbitsmartwriting.blogspot.com)

Informasi:
  • Hotline. 087766657623/085857593878
  • Telp. 0274-8593096
  • E-Mail: antologi_wr@yahoo.co.id
  • FB: Penerbit Smart-Writing
  • Website: www.penerbitwr.com
  • Blog: www.penerbitsmartwriting.blogspot.com

11/28/2012

Membuat Setting dari gambar

Membuat Setting dari gambar

Api

            Api sering kali dikaitkan dengan kemarahan atau wujud dari amarah seseorang ketika sudah sangat memuncak, disini aku melihat api yang sangat membara, bahkan aku dapat merasakan betapa panasnya api ini, panas sekali api ini pasti bisa membakar seluruh badanku dan menghanguskan semua tulang-tulang serta organ tubuhku, api dapat menyebabkan kebakaran yang sangat dahsyat, api juga dapat menimbulkan huru hara dan juga kerusakan dimana-mana, api dapat membumi hanguskan apapun yang dia lewati dan dia kehendaki.
            Ada api yang berwarna kuning cerah, orange , merah dan juga menjadi terlihat kecokelat-cokelatan ketika mereka bersatu. Api ini bergulung-gulung dan sangat membara juga berkobar-kobar sangat besar dan sangat panas. Selain wujud dari kemarahan api juga bisa menjadi kobaran semangat yang sangat kuat dan sangat besar untuk segelintir orang tertentu. Bila apinya kecil, api ini bisa sangat bersahabat dengan manusia bahkan menjadi teman manusia dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, yaitu untuk kebutuhan memasak, sebagai sumber pembakaran, api juga bisa menjadi sumber penerangan seperti pada lilin, lampu tempel, obor dan juga api unggun ketika ada kegiatan berkemah ataupun pramuka ataupun sekedar rekreasi.
            Api mudah sekali tertiup angina dan bisa semakin membesar serta membara ketika tertiup angina ataupun berada didekat bahan-bahan yang mudah terbakar. Ketika apinya kecil maka akan sangat bersahabat dengan manusia tapi ketika api ini sangat besar maka api bisa menjadi momok menakutkan bahkan menjadi musuh besar manusia, api sangat merusak jika tidak bisa dikendalikan lagi oleh manusia. Musuh api atau penenang api ini adalah air, air bisa menenangkan api bahkan  bisa memadamkan api, seperti ketika terjadi kebakaran, airlah yang menenangkan api yang membara ini.
           Api ini dapat menyebabkan luka bakar yang sangat serius terhadap tubuh manusia ketika manusia terkena api ini. Api juga bisa membumi hanguskan seluruh harta benda milik manusia bahkan membumi hanguskan negeri ini ketika api sedang tidak bersahabat , ketika api menjadi musuh yang sangat mengerikan. Apapun itu baik api maupun air, mereka bisa bersahabat dengan siapa saja baik manusia, hewan dan tumbuhan asalkan saja manusia tidak berbuat sesuatu yang keterlaluan kepada mereka, mereka pasti akan selalu bersahabat dan menjadi teman setia manusia untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya.
            Api dalam kedaaan normal dan dalam kadar yang kecil hanya akan menimbulkan warna kuning atau sedikit orange saja tidak akan sampai cokelat muda yang sangat membara.

Awan

            Aku sangat bahagia sekali hari ini, karena disiang ini cuacanya begitu cerah, secerah hatiku. Aku memandang ke atas langit yang berwarna biru itu. Langitnya sangat cerah, bersih dan indah sekali siang ini, dilangit ini terdapat satu awan bahkan banyak awan yang menjadi penghias langit siang ini, awan yang sangat cerah dan menunjukkan rona kebahagiaan serta kesucian dan kebersihan. Awan ini bergerak perlahan dan sangat tenang, warnya putih bersih tanpa butiran noda apapun. Yang aku tahu awan adalah sebuah benda yang bergerak dilangit terbuat dari asap-asap yang kemudian berkumpul diatas langit dan menghiasi langit setiap harinya, benda berwarna putih yang bisa menjadi bentuk apapun, bahkan bentuk-bentuk yang indah, bisa berbentuk binatang, tumbuhan, bunga-bunga , lapadz Allah bahkan bentuk menyerupai manusia.
            Jika dilangit ini tidak ada awan, mungkin langit akan terlihat sangat kosong dan hanya memiliki serta memamerkan warna birunya saja, tanpa ada penghias berwarna putih dengan bentuk-bentuk yang sangat menakjubkan.  Awan selalu bergerak dengan tenang mengikuti rotasi bumi serta angin  yang bertiup. Awan dengan langit itu sudah suatu keharusan, mereka sudah seperti belahan jiwa yang tak terpisahkan, mereka selalu berpasangan setiap harinya, saling melengkapi, langit dilengkapi oleh awan dan awan dilengkapi oleh langit, mereka saling melengkapi satu sama lain.
            Awan selalu setia menemani langit begitupun langit, selalu setia menemani awan setiap harinya, mungkin mereka tak pernah bosan dan lelah untuk selalu bersama tak terpisahkan oleh apapun itu. Tapi awan bisa berubah warna menjadi abu-abu, bahkan hitam pekat ketika langit sedang bersedih ataupun marah, awan abu-abu menunjukkan langit sedang mendung, sedangkan awan berwarna hitam pekat itu menunjukkan bahwa awan sedang marah, dan akan menimbulkan hujan, bahkan mengeluarkan petir dan cahayanya serta suara yang sangat mengeleggar, sangat menakutkan ketika awan yang tadinya putih bersih serta indah berubah menjadi abu-abu bahkan hitam pekat dan memunculkan petir.
            Ketika langit sedang cerah dan awannya tenang serta indah bahkan membentuk sesuatu yang unik dan lucu, aku sangat terkagum-kagum dan takjub dengan benda langit yang hanya ada ketika siang hari saja, indah,, awan benar-benar sangat indah ketika berada diatas langit cerah ini. Awan, asap-asap putih yang sangat cantik dan unik, aku sangat menyukai awan yang ada dilangit cerah hari ini bahkan setiap harinya.

Wajah

            Wajah adalah cerminan dan satu hal yang pertama kali dilihat oleh siapapun yang baru saja mengenal kita. Aku menemukan ciri wajah yang cantik, dewasa, awet muda dan bijaksana serta senyum yang selalu mengembang dan terpancar diwajahnya. Dia selalu bisa menyembunyikan segala kesedihannya, dia tidak ingin satu orang pun tahu kalau dia sedang bersedih hati. Wanita yang satu ini memiliki wajah berbetuk ouval dengan kulit yang berwarna putih bersih tanpa ada jerawat dan kerutan-kerutan yang menunjukkan  bahwan dia sudah semakin berumur. Alisnya sangat rapi dan tajam serta mata yang kecil membuatnya semakin terlihat sempurna dan masih terlihat sangat cantik bahkan terlihat muda dan Nampak sempurna sebagai seorang wanita.
            Dia memiliki hidung yang sangat bagus, hidung yang selalu aku dambakan bahkan mungkin selalu didambakan setiap manusia yang lahir ke dunia ini, hidung mancung yang sangat indah dengan lekukan-lekukan sempurna, sungguh bahagianya menjadi wanita seperti dia, dia juga memiliki bentuk bibir yang bagus serta tipis tapi berwarna merah, bibir ini selalu memberikan senyuman manis setiap harinya, dia selalu tersenyum ramah dan menunjukkan rona-rona bahagia setiap harinya kepada setiap orang yang dia temui setiap hari, siapapun orangnya dan apapun profesinya. Rambutnya berwarna hitam yang sangat alami dan sangat sehat serta terawat, rambutnya lurus dengan potongan bob, semakin membuatnya terlihat masih muda. Tidak ada ketombe ataupun kutu yang bersarang dirambut yang seindah itu.
        Setiap mata lelaki ataupun perempuan yang melihatnya pasti akan terkagum-kagum dengannya serta kepribadiannya yang sangat baik dan patut dicontoh, rahangnya sangat indah dan tidak banyak kerutan tanda penuaan baik dirahang maupun diwajahnya. Tubuhnya tidak terlalu kurus dan juga tidak gemuk. Wajahnya proporsional dan idaman seluruh wanita didunia ini. Tinggi, sedang dan berbentuk. Perempuan yang hampir sempurna dalam penampilannya setiap hari. Tulang iganya tidak terlalu terlihat menonjol. Kulit tubuhnya berwarna sawo matang, hari ini dia mengenakan gaun hitam yang sangat indah, pancaran wajahnya, sorotan matanya , senyuman dibibirnya, harum tubuhnya dan penampilannya sungguh sangat sempurna dan membuat aku sangat mengangumi pigurnya.
        Dia tidak kalah cantik dengan wanita-wanita yang lebih muda darinya. Dia terlihat masih sangat muda dan energic juga selalu bersemangat menjalani hari-harinya dibandingkan dengan wanita lain yang seusianya yang sudah mulai berkerut dan menyimpan beban berat diwajahnya setiap hari. Dia wanita yang sangat berbeda sekali dengan wanita dewasa yang aku temui selama ini. Wanita dewasa yang sangat menyenangkan dan sangat mengerti anak muda.

Air

            Air, air adalah sumber kehidupan bagi manusia di belahan bumi manapun. Air sangat berguna bagi manusia, hewan dan tumbuhan bahkan seluruh alam dimuka bumi ini. Air digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari oleh manusia seperti untuk minum, mencuci pakaian dan perabotan, menyiram tanaman, dan mandi. Air ada dimana-mana, ada disungai, ditanah, diselokan, didanau maupun dilaut juga ada air yang datangnya tidak terkira, turun dari langit tetes demi tetes. Tetapai kali ini aku sedang melihat butiran-butiran air yang sangat jernih, berkilauan memancarkan cahayanya, bentuknya bulat bagaikan mutiara, air ini sangat terlihat menyejukkan dan bisa membantuku menenangkan pikiran. Mungkin butiran air ini berasal dari hujan yang turun tadi malam dan juga bercampur dengan tetesan embun pagi. Ada tujuh butiran air diatas dedaunan berwarna hijau yang segar, air ini semakin membuat daunya terlihat lebih segar lagi, daun hijau ini memiliki garis-garis yang sangat rapi membentuk segitiga sama kaki, butiran air ini berasal dari hujan yang membasahi bumi selama semalaman, maka ketika pagi menjelang seperti sekarang ini, aku menjadi sangat terkagum-kagum dengan keindahan yang aku lihat, aku melihat daun-daun yang segar yang berembun, juga butiran-butiran air tadi yang berkilauan memancarkan cahayanya karena terkena sinar matahari, air adalah sumber kehidupan bagi seluruh umat manusia didunia.
            Air adalah kebutuhan pokok untuk semua manusia dibelahan bumi manapun, dedaunan hijau ini juga menambah keindahan dibumi ini, ada satu butiran air cukup besar dan berkilau berada ditengah daun ini, sementara enam butiran airnya selalu setia menemani dan mengelilingi butiran air yang pertama, butiran air ini semakin terlihat seperti gelang yang terbuat dari mutiara bening. Air bisa menjadi sahabat baik bahkan teman setia bagi manusia sama halnya dengan api. Tapi air bersahabat dengan manusia apabila dalam takaran yang kecil atau sesuai kebutuhan manusia, akan tetapi jika air sedang tidak bersahabat dengan manusia maka air akan menunjukkan amarahnya, air akan sangat menakutkan dan membawa bencana besar bahkan mematikan dan dapat memporak porandakan harta benda milik manusia. Air menjadi musuh besar manusia ketika menimbulkan banjir bandang, bahkan sampai badai tsunami yang mengerikan dan dapat merenggut nyawa setiap manusia. Air merupakan anugerah terbesar dari Tuhan untuk manusia agar manusia dapat bertahan hidup dan memenuhi kebutuhannya akan air, jadi setiap manusia harus selalu bersyukur atas pemberian Tuhan ini.

11/09/2012

Menggambarkan emosi berdasarkan kata

Menggambarkan emosi berdasarkan kata

Sedih

        Hari ini aku sedang bermuram durja, hati ini rasanya sangat perih sekali, bahkan lidah ini sangat pahit untuk mengecap, andai kamu tahu apa yang membuatku bermuram durja dan sakit seperti ini, ini semua karena kamu kamu yang meninggalkan aku begitu saja, hingga aku sulit untuk tersenyum lagi, hingga aku terus larut dalam keperihan dan kesuraman hati ini.

Kesepian

     Aku sendiri didalam keheningan ini, tak ada satupun yang menemani aku disini, hening,, semuanya sangat terasa hening tanpa suara apapun, dahulu aku tidak bermasalah jika aku sendirian, tapi sekarang aku merasakan kehilangan yang teramat dalam sejak kepergianmu yang membawaku dalam keheningan ini, aku sangat merasakan ada yang hampa dan hening tanpamu.
 
Marah

       Kali ini perasaanku sangat gusar ketika menunggu kehadiranmu, rasanya perasaan hati ini telah bercampur aduk menjadi satu. Emosi dan gejolak dijiwa ini sangat ingin berontak terhadapmu, aku lelah, aku lelah dengan hubungan kita yang seperti ini,  aku kecewa dan aku tidak bisa menahan emosiku ini, aku terlanjur tidak percaya kepadamu

Jengkel

     Hari ini perasaanku bercampur dan tumpah ruah menjadi satu, aku kesal, aku  sebal sekali kepadamu. Aku sangat kesal, ingin rasanya aku melemparkan satu ember air dan menyiramkannya kepadamu, agar aku bisa menumpahkan segala kekesalan dan kekecewaanku pada mereka. Kekesalan ini tidak akan berakhir sebelum kamu benar-benar pergi dari hidupku.
 
Menangis

     Aku menghapus butir-butir tetesan air yang jatuh dari kelopak mataku, yang semakin hari semakin deras saja. Aku termenung, rasanya batin ini ingin sekali menjerit sebebasnya.  Aku bukan cengeng, akan tetapi aku tersadar, dengan begini aku merasa lebih lega ketika menitikkan butir-butir  air yang tiba-tiba saja turun dari kelopak mataku. Aku berjanji ini butiran airmata yang terakhir keluar sejak kepergian nenek tercinta.

Gembira

     Hari ini langit sangat terlihat begitu cerah, ya secerah hatiku ini yang tengah berbunga-bunga merasakan lagi yang namanya jatuh cinta. Hati ini sungguh tak karuan bahkan membuat aku was-was. Aku ingin menebarkan keceriaan ini untuk teman-teman dekatku. Aku sangat tersanjung dan aku sangat bahagia sekali melihat kamu tiba-tiba ada disini, disampingku hari ini dan seterusnya.
 

10/26/2012

Menjabarkan Setting Sesuai Gambar

Menjabarkan Setting Sesuai Gambar

Ruang Meeting

            Aku sangat takjub ketika aku melangkah perlahan-lahan menuju ruangan yang satu ini, ruangan terpenting diseluruh penjuru kantor, ruangan untuk para tamu penting dan juga ruangan untuk bertukar pikiran tentang ide-ide dan saran-saran untuk memajukan kantor, itu adalah ruangan meeting dikantorku yang baru, aku melirik ke kanan dan ke kiri bahkan mataku berkeliling-keliling mengitari seluruh penjuru ruangan tanpa terkecuali. Ruangan ini sangat bersih sekali, lantainya yang terdiri dari deretan porselen putih terlihat sangat mengkilap tidak ada kotoran apapun dilantai, bahkan debu saja tidak terlihat disana, aku sungguh terpukau sekali. Ruangan meeting ini juga mempunyai aroma yang harum dan khas bunga lavender yang berasal dari pengharum ruangan yang digantung didekat AC, tidak seperti dikantor yang lama. Pentilasi udaranya pun sangat memadai, tidak pengap,, udara sejuk terasa diruangan ini ditambah lagi udara ari ACnya.
Pencahayaannya sangat baik, hampir setengah dari ruangan ini terdiri dari jendela-jendela bening yang sangat bersih dan mengkilap, sehingga sinar matahari mudah masuk untuk menerangi ruangan ini ketika siang hari, kalau pun jendelanya ditutup dengan kain, pencahayaan di ruangan meetingnya tidak akan berkurang, karena di langit-langit ruangan ini tertata bola lampu yang hemat energy dan memiliki pencahayaan yang bagus, jadi tidak perlu khawatir bila seandainya ada meeting malam ataupun disaat hujan. Langit-langitnya dicat berwarna putih sama seperti dindingnya, membuat seisi ruangan ini terlihat elegant dan tentu saja terang benderang
Meja dan kursinya tidak seperti ruangan meeting pada umumnya yang hanya ada satu meja besar dan kursinya berjejer berhadapan, dikantorku yang baru ini tata letak kursi dan mejanya itu berjajar rapi, satu meja untuk dua kursi, kursinya berwarna putih, mejanya juga berwarna putih, tetapi pinggirannya cokelat. 45 orang karyawan bisa melakukan meeting disini, karena terdiri dari 3 baris ke samping dan 5 baris ke belakang, jarak antara tempat duduk yang stau dengan tempat duduk yang lainnya sangat terukur dan tertata rapi, dan pastinya bersih dari debu.
Didinding paling depan layar seperti white board untuk menampilkan data dari infokus yang tersambung dari laptop yang sedang mempresentasikan pekerjaannya. Mesin infokusnya dipasang dilangit-langit dan menghadap tepat ke layar. Kurang lebih jarak 2 meter dari layar itu dipojok kiri terdapat sebuah lemari kecil yang tersimpan buku-buku didalamnya yang tertata rapi dan diatasnya ada sebuah bola dunia yang cukup besar yang disimpan sebagai hiasan. Disebelah kanan lemari itu ada sebuah meja kecil berwarna cokelat dan ada sebuah laptop diatasnya, juga ada satu kursi untuk orang yang memimpin jalannya meeting, pokoknya ruangan meeting dikantorku yang baru ini keren banget deh.
 Dapur

 Ruangan yang terakhir aku kunjungi ini, lebih menakjubkan lagi adanya, ruangan tempat orang-orang lapar, haus dan untuk santai juga bisa, yang pasti namanya dapur. Dapur super keren ini gak kalah bagus dan kerennya sama ruangan meeting dan kamar mandi yang aku ceritakan sebelumnya. Dapur bergaya elegant, menarik, terawat baik, bersih, tertata rapi, harum, pokoknya menyenangkan deh berada didapur ini. Dindingnya di cat berwarna putih dan sangat bersih, begitupun langit-langitnya juga berwarna putih makan ruangan ini terlihat bersinar, tidak terlalu sih sebenarnya, ya namanya juga dapur pasti pencahayaannya dibuat sedikit redup agar lebih klasik dan nyantai, dilangit-langitnya terdapat lampu-lampu yang sama seperti diruangan meeting dan juga kamar mandi, kayaknya emang sengaja atau belinya satu set untuk seluruh ruangan dikantor.

 Lantainya beralaskan porselin berwarna cokelat tua dan bergaris-garis, arna garisnya itu cokelat muda yang asli dari warna alam tabpa dicat, porselen yang sama seperti yang ada dikamar mandi, benar-benar bagus dan tidak licin. Tak ada noda apapun dilantai, dimeja ataupun didinding, semuanya sangat bersih dan rapi. Didindingnya terdapat lemari dapur berwarna putih yang melingkar membentuk huruf “L”, da nada penerangan redup antara   lemari atas dengan meja dari lemari bawah, dapur berkelas banget deh jadinya,  lemari bawah juga sama halnya, berwarna putih dan berderet rapi membentuk huruf yang sama, yaitu huruf “L”.

  Di dapur ini juga ada oven yang letakknya bersatu dengan deretan lemari, warnanya silver agak abu-abu gitu, meja atasnya juga berwarna silver sama seperti wastafel tempat mencuci piring. Diatas juga terdapat toples-toples berisi Teh dengan label T, Kopi dengan label C dan Gula dengan label S, toplesnya bening hingga bahan-bahan untuk membuat minuman tadi sangat terlihat sekali. Lengkap bangetkan bahan buat ngopi dan bersantai-santai sejenak untuk menenangkan pikiran.  Diatas meja juga sudah ada piring berwarna merah yang berisi camilan yang cukup bisa mengenyangkan perut dan menunda lapar.
Kalaupun mau masak, ya didapur ini jelas bisa, diatas meja juga terdapat alas untuk memotong-motong bahan makanan, ada juga botol-botol kecap, saus, merica dan bahan-bahan bumbu masakan lainnya. Gelas-gelas serta perabotan lainnya disimpan didalam lemari agar tidak terkena debu dan tidak terlihat berantakan, pentilasi udaranya juga cukup, angin dan oksigen bisa masuk ke dalam dapur ini melalui celah jendela yang kecil. Ruangan yang sangat menyenangkan, pokoknya tiga ruangan yang aku ceritain ini super menakjubkan dan menganggumkan.
  
Kamar Mandi

Yang nggak kalah kerennya dan menakjubkan lagi adalah ruangan yang satu ini, ruangan yang sangat-sangat pribadi, dan itu adalah kamar mandi, baru kali ini aku melihat kamar mandi kantor yang seperti ini sangat lengkap, elegant, mewah, komplit, rapih, sangat bersih, tidak licin dan tidak menimbulkan aroma yang menjengkelkan, yang ada malah kebalikkannya , yaitu bau aroma terapi dari pengharum kamar mandi yang diletakkan disetiap sudut, aromanya segar dan bisa menenangkan pikiran.
 Aku sangat terpesona sekali melihat dan memasuki kamar mandinya, kamar mandi kantor bertarap internasional udah ada dikantorku yang baru, ada 2 kaca bening dan mengkilap yang berukuran besar untuk pintunya, dinding kamar mandi ini berwarna cokelat, tapi warna cokelatnya alami dari porselen batuan alam berwarna cokelat sedikit tua dan bergaris-garis putih pudar. Didindingnya juga ada batuan kecil yang sangat halus yang tertempel dengan rapi  dan kuat. Kalau atapnya sih sama seperti ruangan meeting, dicat berwarna putih katanya sih tujuannya biar  terang benderang gitu, pentilasi udaranya juga sangat baik, jadi aku nggak akan kehabisan oksigen dikamar mandi.
 Lantainya terbuat dari batuan-batuan hias yang berukuran kecil dengan tekstur halus dan lembut, tidak akan menyakiti kaki apalagi sampai terpeleset, karena batuan-batuannya tidak licin. Batuannya berwarna warni, ada yang cokelat tua, cokelat muda, putih tulang dan juga putih biasa, kamar mandi super keren ini juga ada fasilitas showernya buat mandi kalau-kalau ngerasa badan kegerahan. Air yang keluar dari showernya juga sangat-sangat bersih dan segar. Showernya tertempel didinding, warnanya cokelat keemasan, sepertinya harganya cukup lumayan, bentuknya persegi panjang kecil tapi shower ini makin menambah kesan mewah sekali pada kamar mandi kantorku ini. Gak ada tuh rasanya kesan dan omelan soal kamar mandi kantor, karena kamar mandi kantornya super sekali, super bersih, super rapi, super lengkap, super mewah, dan sangat-sangat super menakjubkan kalau semua orang masuk ke kamar mandi, atau mungkin malah sangat nyaman dan tidak ingin pergi dari sini.
 Baru kali ini aku nemuin kamar mandi seindah dan sebagus ini bahkan mewah tak tertandingi, paduan antara batuan alam, batu-batu hias kecil yang warnanya sangat calm dan santai, indah banget deh pokoknya kamar mandinya, te o pe begete, alias top banget lah, gak kalah bagus dan mewah sama ruangan meeting yang tadi aku ceritain.
 

10/17/2012

Revisi kisah Ranto Ranti, Tugas Keenam

Revisi kisah Ranto Ranti, Tugas Keenam

            Sejak Bubar sekolah tadi siang Ranti dan Ranto hanya diam membisu seribu bahasa ketika tiba dikantin sekolah dan duduk berhadapan sejak 15 menit yang tadi. Kantin sekolah sudah sangat sepi, tidak ada satupun orang disana, semuanya hening dan hanya ada semilir angin yang berhembus menembus langsung ke ulu hati mereka dan menemani mereka berdua dalam kesunyian dikantin sekolah.
            “Ehm…” Ranto berdehem.
            Ranti memandang ke arah Ranto.
            “Gimana kabar kamu, To?” Tanya Ranti lirih dan kembali memalingkan mukanya.
            “Baik, aku baik-baik saja, kamu gimana? Udah lama gak ketemu ya, eh kemarin mau ketemu kan gak jadi gara-gara hujan” Ranto berusaha tersenyum.
            “Syukurlah kalau kamu baik-baik saja, aku juga ya seperti yang kamu lihat, aku baik-baik saja, gak kenapa-napa” kata Ranti.
            “Mmmm, maaf kemarin aku sudah pulang duluan ketika kamu belum dating, karena hujannya sangat lebat sekali, jadi ibu dan bapak menyuruhku untuk segera pulang” kata Ranti lagi dan memberikan senyuman yang tipis.
            “Iya gak papa kok, aku juga kemarin dateng tapi terlambat, terus pas kamu ngasih tahu kalau kamu pulang, aku langsung kembali ke kost aku”
            “Berarti gak masalah, kan?” Tanya Ranti pelan.
            “Nggak kok, tenang aja kali” kata Ranto berusaha tertawa, tapi tetap saja Ranti merasakan ada yang lain dari Ranto, begitupun Ranto juga merasakan hal yang sebaliknya.
            “Eh, apa yang mau kamu omongin kemarin?” kata Ranto.
            “Ehm, kamu duluan aja deh, kan kemarin kamu bilang kamu juga mau bilang sesuatu yang penting sama aku?” Ranti bertanya balik.
            “gimana kalau kamu aja?” pinta Ranto.
            “Cowok duluan dong” pinta Ranti.
            Ranto dan Ranti terdiam dan suasana kantin siang itu sepi kembali. Ranto dan Ranti sama-sama sedang mengumpulkan kekuatan serta keberaniannya masing-masing untuk mengungkapkan tujuan mereka bertemu yang kemarin sempat terhambat.
            Detik demi detik, menit demi menit berlalu begitu saja dengan suasana sepi tanpa suara apapun.
            “Udah lama ya, kita nggak kayak gini?”Tanya Ranto yang berusaha mencairkan suasana.
            “I..iya” kata Ranti terbata.
            “Ranto?” panggil Ranti
            “Iya”
            “Aku boleh jujur, ngga?” Tanya Ranti lagi.
            “Boleh dong, ayo bicara aja” kata Ranto yang semakin kaku.
            “Tapi kamu gak akan marah dan benci aku, kan?” Tanya Ranti yang meragu.
            “Nggak lah, ayo ngomong aja” pinta Ranto
            “Kamu aja deh yang duluan” Ranti meragu jika dia harus berkata itu pada Ranto.
            “Kenapa?” Tanya Ranto yang kini mengerutkan keningnya.
            “Gak papa” balas Ranti lirih, bahkan hampir tidak terdengar.
            Suasana seketika sepi kembali. Ranti mengalihkan pandangannya ke  arah lain sementara Ranto menatap Ranti dengan seksama. Mata Ranti mulai berkaca-kaca, dia sesekali menghapus butiran airmata yang jatuh dipipinya dengan kedua tangannya.
            “Kamu kenapa, Ti?” Tanya Ranto heran.
            “Gak,, gak papa kok” kata Ranti terbata-bata
            “Kalau kamu punya unek-unek, ayo bicara aja langsung, jangan dipendam-pendam” pinta Ranto.
            Ranti terdiam dan memejamkan matanya sejenak, menarik nafas dalam-dalam kemudian menghembuskannya secara perlahan agar dia bisa tenang. Ranto pun melakukan hal yang sama, mereka berdua merasakan ini akan menjadi hal terberat dan tersulit untuk kisah asmara mereka yan sudah terjalin selama 2 tahun.
            “Ehm, aku denger-denger kamu jadi panitia ospek ya? Asyik dong bisa ngecengin anak baru yang cantik-cantik, terus bisa dapet pacar baru deh” Ranti berusaha tersenyum dan menjadikan dirinya serileks mungkin.
            “Maksud kamu apa,Ti?”
            “Ya gak papa, Cuma bercanda kok, tapi kalau beneran juga gak papa” kata Ranti lirih.
            “Sumpah aku gak ngerti maksud pembicaraan kamu, Ti”
            “Gak usah pura-pura gak ngerti, To,, kamu pasti ngerti maksud aku!” seru Ranti.
            “Aku jadi panitia ospek bukan karna aku mau ngecengin anak baru, tapi karna aku ingin ikut berpartisipasi mendidik mereka” balas Ranto yang berusaha menahan emosinya.
            “Ups, maaf kalo aku nuduh kamu melakukan hal yang tidak-tidak” balas Ranti menyesal.
            “Kamu kenapa sih? Kamu gak percaya sama aku? Kamu gak percaya kalau akan bakalan tetep setia sama kamu?” Tanya Ranto dengan nada yang sedikit keras serta tegas.
            “A.. aku percaya kok sama kamu, percaya banget, aku yakin kamu gak akan nyakitin aku kayak cowok-cowok lain yang pernah aku temui.. tapi…” Ranti tidak meneruskan perkataannya.
            “Tapi apa?” Tanya Ranto heran.
            Ranti belum menjawab pertanyaan Ranto, didalam hatinya dia bekata : “Tapi kita gak mungkin terus bersama To, aku sayang kamu, aku sebenarnya tidak ingin kehilangan kamu, tapi sebentar lagi kita lulus dan aku akan kuliah diluar negeri, selain itu orang tuaku..”. Ranto menepuk pundak Ranti dan itu membuat semua kata-kata yang dia susun didalam hati tercerai berai kembali.
            “Kok aku nanya bukannya dijawab, malah kamu ngelamun” protes Ranto
            “Emang tadi kamu Tanya apa?” Ranti balik bertanya.
            “Tadi kamu bilang tapi di pembicaraan kamu dan aku Tanya, tapi apa terusannya?”
            “Ehm,, tapi apa ya aku lupa” balas Ranti sembari tersenyum yang dipaksakan.
            “Aku denger-denger setelah lulus kamu mau kuliah di Amsterdam?” Ranto memastikan.
            “Iya, soalnya Bapak sama Ibu juga punya usaha baru disana” tutur Ranti yang mulai lemas dan merasa tidak akan sanggup untuk mengatakan “KITA PUTUS” 2 kata yang sangat sulit untuk diungkapkan kepada Ranto.
            “Asyik dong ya? Ke luar negeri terus ketemu cowok-cowok bule yang cakep-cakep gitu, terus kamu bisa milih mana yang bisa dijadiin pacar, apalagi pasti mereka anak orang kaya semua, sesuai harapan keluarga kamu” pendapat Ranto secara spontan.
            “Hahahaha” Ranti berusaha tertawa
            “Kamu ini ada-ada aja To, gak mungkin lah, buat aku kamu yang terbaik” kata Ranti
            “Kamu juga, Ti,, kamu yang terbaik buat aku, kamu yang selalu ada disamping aku gak peduli saat aku senang, sedih atau terpuruk sekalipun”
            Didalam hatinya Ranto berkata : “Kamu terbaik buat aku selama ini, Ti, tapi mungkin aka nada yang lebih baik dari aku yang diciptakan Tuhan untuk kamu, untuk selalu menjaga dan mendampingi kamu sampai akhir sisa hidup kamu nanti, dan itu bukan aku, maafin aku, mungkin ini akan jadi pertemuan dan perbincangan terakhir kita,, aku harap kamu ngerti, aku ingin KITA PUTUS, maafin aku Ti, aku..”
            “Ranto” panggil Ranti yang melihat kalau Ranto sedang memikirkan sesuatu hingga melamun.
            “Iya, Ti kenapa?” Ranto balik bertanya.
            “Harusnya aku yang nanya kenapa.. kenapa kamu melamun begitu? Ada masalah apa? Ayo cerita?” pinta Ranti
            “Gak papa kok, aku gak ada masalah apapun, tadi gak sengaja melamun saja” Ranto berkelit.
            Mereka terdiam lagi dan saling menyusun kata-kata terbaik dikepalanya masing-masing, Ranti dan Ranto saling merangkai kata demi kata menjadi kalimat-kalimat yang sebenarnya mau di susun sebagus apapun itu akan tetap menyakitkan hati mereka sendiri,
            “Aku” kata mereka secara bersamaan dan saling memandang.
            “Kamu duluan aja deh yang ngomong” kata Ranti.
            “mmm, kamu aja Ti yang duluan, kan ladies first” kata Ranto
            “Kamu aja To, aku nanti saja”
            “Lebih baik kamu duluan deh, aku pengen tahu apa yang mau kamu bicarain sama aku kemarin ditaman” pinta Ranto
            “Kamu aja dulu, To, aku yang ingin mendengar hal penting apa yang mau kamu sampaikan kepada aku kemarin, aku penasaran banget, To, kamu duluan aja ya” pinta Ranti dengan wajah yang memohon.
            Suasana kembali sepi tanpa suara mereka.
            “Eh, denger-denger band kamu itu udah mau rekaman ya?” Tanya Ranti yang berusaha mencairkan suasana agar tidak tegang.s
            “Iya, Alhamdulillah, kebetulan kemarin kita lulus seleksi terus produsernya langsung nawarin buat rekaman” tutur Ranto.
            “Wah hebat banget ya, bisa kayak gitu, selamat ya, To” Ranti berdecak kagum kemudian menyalami Ranto sebagai ucapan selamat.
            “Ah biasa aja kali, Ti, baru juga mau rekaman, itu artinya belum usai perjalanan band aku, masih panjang, masih harus bersaing dengan band-band lain baik yang sama seperti kita band pendatang baru ataupun band yang sudah sangat terkenal di Indonesia”
            “Menurut aku ini luar biasa, buat ukuran Band anak SMA” kata Ranti.
            “Iya semoga saja ke depannya makin berkembang aja sih kalau harapan aku dan teman-teman” balas Ranto.
            “Iya Amiin, aku do’ain kamu dan band kamu sukses dan popular di Tanah Air bahkan kalau bisa sampai ke Belanda” kata Ranti lirih.
            “Amin, makasih yan Ti”
            Ranti membalasnya dengan senyuman, kini mulutnya terasa sangat kelu, dan susah mengeluarkan kata-kata lagi, dia sangat bimbang dan bingung untuk memutuskan hubungannya dengan Ranto.
            “Kalau kamu sukses, pasti banyak cewek-cewek yang nempel gitu deh, secara kamu kan vokalisnya dengan gaya yang lumayan dan wajah juga lumayan, susah deh nanti kalo aku pengen ketemu kamu diruang lingkup publik” kata Ranti yang berusaha mencairkan suasana terlebih dahulu sebelum menuju ke intinya.
            Ranto tertawa kecil: “hahaha kamu bisa aja Ti, kamu cemburu ya, kalau aku dikejar-kejar sama cewek-cewek ABG yang lebih cantik?” goda Ranto
            “Nggak, aku nggak cemburu” balas Ranti dengan muka yang mulai memerah.
            “Tenang aja, mau sebanyak apapun, hati aku tetep Cuma buat satu nama dan satu orang yang kini ada dihadapan aku, yaitu Ranti Aprilia Wijaya” kata Ranto, kemudian didalam hatinya “Iya, sampai kapanpun hati aku tetep buat kamu, Ti, sejauh manapun jarak memisahkan kita berdua, dan sekalipun hari ini kita akan berpisah tanpa bisa bersama dan bertemu lagi, aku akan tetap memegang teguh prinsip dan janji aku buat kamu, kalau hati ini tetap buat kamu dan milik kamu, gak aka nada yang bisa menggeser posisi kamu dihatiku, Ranti”
            “Waw, gombal sekali ini Ranto Rahardian” cela Ranti.
            “Ini serius, Ti, bukan gombalan” balas Ranto.
            Ranti terdiam, mendadak tubuhnya terasa panas seperti terbakar api yang membara, meluluh lantahkan semua didinding yang dia bangun untuk berusah berhenti mencintai Ranto.
            “Tapi sepertinya kata-kata itu akan terhapus setelah hari ini, To, bahkan mungkin hati kamu juga akan retak, hancur tak bersisa dan sampai nama aku tidak akan lagi mengisi ruang hati dan pikiran kamu, semuanya akan segera berubah setelah hari ini” Kata Ranti secara spontan mengeluarkan apa yang ingin dia sampaikan.
            “Kok kamu bilangnya gitu, Ti?” Tanya Ranto heran
            “Jujur, To aku berat sekali untuk mengatakan hal ini sama kamu, padahal kemarin, aku bersyukur karena kita nggak jadi ketemu, tapi tetap saja kan, ditebus dengan hari ini, aku nggak tahu apa jadinya aku dan kamu nanti, apa jadinya setelah hari ini dan mungkin aja kamu akan sangat membenci aku, bahkan seumur hidup kamu, To” Ranti mencoba menahan bendungan airmatanya agar tidak jatuh.
            “Maksud kamu apa, Ti? Ayo bicara yang jelas, jangan bikin aku bingung kayak gini?” pinta Ranto.
            “Aku nggak tahu harus mulai dari mana To, aku nggak tahu apakah aku masih sanggup hidup tanpa kamu setelah hari ini, dan apakah aku masih sanggup menyapa kamu setiap hari saat kita bertemu disekolah, aku.. aku bingung To, aku juga nggak ngerti aku mau bicara apa lagi dan ngejelasin apa lagi sama kamu,, aku..” Ranti mulai meneteskan airmatanya satu persatu dipipinya.
            “Ti, ayolah jangan nangis, aku bener-bener gak bisa kalo liat kamu nangis, Ti,, ayolah.. bicara secara perlahan saja” pinta Ranto yang sangat bingung harus berbuat apa, padahal dia belum mengatakan akan mengakhiri hubungannya, tapi Ranti malah bicara yang tertuju untuk memutuskan hubungan mereka.
            “Kamu tahu kan, sikap Bapak sama Ibu aku ke kamu? Kamu tahu kan aku akan pindah ke Amsterdam, kamu tahu kan seberapa jauhnya Belanda dan Indonesia?” Tanya Ranti sambil tersedu-sedu.
            “Aku tahu Ti, aku tahu, aku tahu Bapak dan Ibumu tidak pernah suka dengan hubungan kita, aku tahu karena aku bukan anak orang kaya seperti yang diharapkan bapak ibumu, dan aku Cuma anak Jakarta yang dipindahkan ke Yogyakarta untuk sementara waktu, dan aku Cuma anak band dengan penampilan urakan, aku sadar betul itu, Ti.. orangtua pasti ingin yang terbaik untuk anaknya” tutur Ranto yang berusaha tetap tegar serta tenang.
            “Aku tahu kamu mau pindah dan meneruskan kuliah di Belanda, aku tahu seberapa jauhnya itu, dan sekarang aku juga ngerti maksud pembicaraan kamu,, kamu ingin hubungan kita sampai disini aja, kan?iya kan?” Tanya Ranto yang berusaha memastikan kalau tebakannya betul.
            Ranti mengangguk Ragu  dan airmata yang mentes dipipinya semakin banyak.
            “Maafin aku, To, jujur ini sangat berat sekali untuk aku, tapi aku nggak punya pilihan lain, aku sebenarnya sangat berat untuk melepaskan kamu, aku sangat menyayangi kamu, mau seberapa buruk orang menilai kamu, buat aku kamu yang terbaik, kamu cowok yang selalu bisa diandalkan, kamu,, kamu orang yang sangat aku cintai setelah kedua orangtua aku, To,, tapi.. aku juga nggak mau egois, aku nggak mau kamu tersiksa karena kita harus LDR, terpisah jarak, ruang , waktu dan berbeda Benua” kata Ranti
            “Aku paham, Ti,aku sangat paham, kamu gak perlu nyalahin diri kamu sendiri, aku sangat mengerti perasaan kamu, terimakasih karena selama ini kamu sudah memberikan perubahan-perubahan yang positif untuk hidup aku, terimakasih telah menjadi inspirasi-inspirasi untuk lagu yang aku buat hingga kini aku dan band aku bisa rekaman, dan menggapai apa yang aku dan band aku harapkan, kamu sumber inspirasi untuk hidup aku, kamu adalah udara segar yang merasuki kehidupan aku yang sangat terpuruk sebelumnya, kamu memberikan semangat baru untuk hidup aku selama 2 tahun ini, kamu bagaikan bidadari yang dikirim Tuhan untuk menemani aku dan memberikan aku perubahan-perubahan untuk lebih baik lagi” kata Ranto
            “Keep smile, aku gak marah, aku gak benci sama kamu,, nama dan kenangan-kenangan indah tentang kamu akan tetap terlukis dan terukir baik di hati maupun dipikiran aku, Ti, meskipun kita sudah tidak bersama lagi” tambah Ranto.
            Ranti tertunduk dan menangis semakin keras.
            “Ayolah, jangan nangis,, kamu udah gede Ti, masa mau jadi mahasiswa masih nangis?” cela Ranto
            “Aku jahat banget sama kamu, To, aku mutusin kamu secara tiba-tiba gini, aku…” Ranti tak meneruskan perkataannya.
            “Bukan Cuma kamu yang jahat, tapi kita yang jahat, jujur sejujur jujurnya, kemarin dan pada akhirnya hari ini, aku juga mau membicarakan hal yang sama sama kamu, Ti.. kalau hubungan kita ini nggak bisa dilanjutin” kata Ranto
            Ranti mendongak ke arah Ranto, menatapnya dengan sendu.. kini airmatanya mulai mereda karena dia sangat terkejut mendengar penuturan dari Ranto.
            “Maksud ka.. kamu?” kata Ranti terbata-bata.
            “Ya, sama seperti yang kamu bicarakan, aku ingin hubungan kita dicukupkan sampai disini, hari ini.. karena..” Ranto belum meneruskan pembicaraannya.
            “Karena apa?”
            “Karena, gak mungkin hubungan ini terus berjalan kalau orangtua kamu nggak merestuinya, toh kalau jodoh kita pasti dipertemukan kembali di saat yang tidak bisa diduga-duga, iya kan?”
            Ranti hanya mengangguk tanpa bersuara dan berkomentar apapun.
            “Berat memang rasanya untuk melepaskan orang yang sangat kita cintai dan kita sayangi, tapi mungkin ini yang terbaik untuk kita, Ti… setelah lulus nanti, aku akan segera pindah kembali dan bahkan menetap di Jakarta, aku akan fokus sama karir band aku, Ti, aku juga akan melanjutkan kuliah, sama seperti kamu.. dan peraturan di band aku, gak boleh ada yang pacaran dulu, maka dari itu dari kemarin aku mempersiapkan diri untuk mengatakan hal ini sama kamu, hal yang sama dengan apa yang ingin kamu sampaikan kepada ku, aku mohon maaf yang sebesar-besarnya, Ti,, maafin aku”
            “Aku nggak nyangka, To, kita akan mengutarakan hal yang sama” kata Ranti
            Ranto menyanyikan lagu perpisahan untuk Ranti, lagu dari Almarhum Chrisye yang berjudul, selamat jalan kekasih.
            “Selamat jalan ke kaaaaaasih,, kejarlah cita-cita,, jangan kau ragu tuk melangkah, suatu hari nanti kita kan bersama lagi, bersama lagi… kita berdua” “Kalau kita ditakdirkan berjodoh, kita pasti dipertemukan lagi oleh Tuhan, kamu harus percaya itu” tambah Ranto usai bernyanyi.
            “Iya, To,, aku percaya sama kata-kata kamu, aku Cuma bisa berharap kalau kita memang berjodoh dan ditakdirkan bersama oleh Tuhan suatu hari nanti” kata Ranti
            “Walaupun hubungan kita harus berakhir sampai disini saja, aku bahagia To, aku bahagia bisa bersama kamu selama 2 tahun, aku bahagia bisa mengenal kamu, aku bahagia sekali, meskipun sekarang aku bersedih, hati aku rasanya hancur berkeping-keping, To” tutur Ranti
            “Itu hal yang wajar kok, Ti.. bukan Cuma kamu yang sedih, bukan Cuma kamu yang kecewa, bukan Cuma perasaan kamu yang hancur berkeping-keping, aku juga merasakan hal yang sama Ti, sama seperti yang kamu rasakan, tapi kita harus belajar merelakan, mungkin Tuhan punya rencana lain dibalik perpisahan kita ini, walaupun nanti kita tidak berjodoh, itu semua sudah ditakdirkan oleh Tuhan” kata Ranto bijak
            “Jadi intinya sekarang kita resmi pu.. putus?” Tanya Ranti ragu
            “Iya,, kita putus, hubungan kita berakhir sampai disini, maafin aku Ti, kalau aku sangat menyakiti perasaan kamu, maafin semua kesalahan aku selama ini terhadap kamu, aku sayang sekali sama kamu, aku yakin kamu bakalan nemuin yang lebih baik  dari aku bahkan lebih segala-galanya dari aku”
            “Aku juga minta maaf, To.. kamu boleh mencari pengganti aku”
            “Aku kan tadi udah bilang Ti, aku gak akan pacaran dulu, aku mau fokus kuliah dan menggapai sukses bareng band aku” kata Ranto sambil berusaha tersenyum.
            “Oh iya, ya aku lupa, To” balas Ranto yang tersenyum tipis.
            “Hahaha kamu ini ada-ada aja sih, Ti, dasar pelupa” kata Ranto sembari mengelus kepala Ranti.
            “Maaf, maaf, tapi kamu nggak benci aku kan, To?” Tanya Ranti sembari memandang Ranto.
            Ranto tersenyum dan kemudian mencium kening Ranti. Dan memeluk Ranti dengan erat, seolah mengatakan hal yang sesungguhnya kalau dia tidak ingin kehilangan cewek yang sangat ia cintai dan ia sayangi, cewek yang merubah hidupnya menjadi lebih terarah dan lebih baik lagi dari sebelumnya.
            “Nggak akan lah, Ti, aku nggak akan membenci kamu, bahkan aku nggak akan sanggup membenci kamu, apapun kesalahan kamu” bisik Ranto didekat telinga Ranti.
            “Makasih Ya, To, kamu udah ngertiin aku” kata Ranti yang juga membalas pelukan Ranto.
            “Sama-sama sayang” bisik Ranto dan mungkin itu adalah kata-kata sayang yang bisa dia ucapkan untuk terakhir kalinya sebelum mereka terpisah jauh.
            “Semoga suatu hari nanti kita bisa ketemu lagi, ya” kata Ranti
            “Iya, semoga kita berjodoh” ucap Ranto
            “Jadi sekarang kita resmi putus?” Tanya Ranti
            “Iya, mulai sekarang kita sudah tidak ada ikatan apapun lagi, kita gak ada hubungan apa-apa lagi, makasih ya atas semua kenangan dan masa-masa indah selama 2 tahun ini, semoga kamu sukses dan sesuai dengan apa yang orang tua kamu harapkan selama ini, jadilah yang terbaik untuk mereka, dan bila suatu hari kamu menikah, kamu jangan lupa undang aku, ya?” kata Ranto
            “Iya, sama-sama Ranto, kamu juga ya jangan lupain aku dan jangan lupa kasih aku kabar kalau kamu sukses dan menemukan pendamping hidup yang sesuai sama kamu” balas Ranti sembari menangis.
            “Jangan nangis lagi, dong Ti.. aku berat kalo kayak gini, aku gak sampai hati kalo kamu nangis kayak gini”
            “Aku nangis karena aku lega, kita masih bisa begini, kita masih bisa bersahabat, kan?” Tanya Ranti
            “Iya lah Ti, kita masih bersahabat, jangan takut,, aku kamu dan cinta kita memang berakhir sampai disini, dan hari ini, tapi perasaan sayang dan cintai ini akan tetap melekat dihatiku selamanya” kata Ranto yang kemudian melepaskan pelukkannya lalu beranjak dari samping Ranti.
            “Aku pulang ya?” pinta Ranto yang jaraknya semakin jauh dari Ranti
            Ranti hanya mengangguk sambil menangis memandang Ranto semakin jauh dari sisinya, Ranto memandang Ranti sembari tersenyum,  dan kemudian menghilang dari hadapan Ranti.
            Ranti terisak dan menangis sejadi-jadinya, kini dia hanya ditemani keheningan dan kesunyian kantin siang itu, ya disana dia sendiri, melepaskan cinta yang selama ini melekat erat dihatinya. Pada akhirnya Ranti dan Ranto harus merelakan hubungan mereka berakhir sampai hari ini.