Bukan Untukmu

by - 12:48 AM

Salah ... Ya, memang salah ...
Aku yang salah. Aku yang tidak berpikir tentang menyinggung perasaan orang.
Yang aku tahu sebuah status facebook itu bukan untuknya, tapi untuk orang lain.
Tapi ya sudah, sudah terlanjur.
Dia merasa itu untuknya.

Jahat! Ya, memang aku jahat ...
Lemot, ya, kuakui, sejak dulu pun aku sudah lemot ...
Ya pasti itu tak akan merugikan orang lain, bukan?

Inilah hidupku. Jalannya memang harus begini!
Dan ini aku, aku yang manja, aku yang ke kanak-kanakan dan aku yang sedang belajar untuk dewasa.
Emosiku labil, susah untuk dikendalikan.

Maaf bila selama ini status di facebook dan twitterku menyinggung perasaanmu.
Tapi maaf, sungguh maksudku itu bukan kepadamu ...
Karena laki-laki itu bukan hanya kamu ...

Boleh jadi, dulu aku mengagumi dan menyayangimu.
Boleh jadi, dulu aku mengharapkanmu jadi milikku.
Tapi kini semuanya telah berubah.
Karena hidup terus berjalan.
Dan Tuhan, Dia selalu punya jalan sendiri
Jalan terbaik untuk kehidupan kita.


Ya, mungkin ini terbaik.
Kalau kita tak harus mengenal,
Kalau kita tak harus saling menyapa
Agar apa? Agar tak ada permasalahan yang lebih panjang.
Agar masing-masing dari kita bisa menjalani hidup seperti semula.
Itu yang harus kulakukan.
Sekali lagi kuucapkan maaf dari lubuk hati terdalam
Tapi bila tak dimaafkan ...
Itu tak akan menjadi masalah untukku.
Biarlah itu menjadi urusanmu

Karena mengenalmu selama setengah tahun ini sudah cukup untukku.
Terima kasih untuk kebahagiaan yang pernah kau beri
Terima kasih untuk rasa sakit, kesedihan yang mengajarkanku untuk lebih tegar lagi.
Terima kasih untuk sebuah catatan kecil itu
Terima kasih untuk status balasan yang kautulis.

Tak ada sedikitpun niatku untuk membuatmu emosi.
Sekali lagi, maaf dan terima kasih
Karena dirimu, aku bisa berpikir dan belajar untuk lebih dewasa lagi.

You May Also Like

0 komentar

Yakin nggak mau meninggalkan komentar? Nanti aku nggak bisa main ke blog kamu kalau kamu nggak meninggalkan komentar. Kritik dan saran diterima kok :)