11/30/2015

Bukan Sekadar Permainan

Bukan sekadar permainan ini kuikutkan dalam rangka mengikuti giveaway SanWa aku memilih topik gaming.Menulis fiksi, membaca buku, papercrafting, handycraft, gaming, berkebun. Semuanya aku suka, aku suka. Tapi yang paling disukai adalah bermain game.

bukan sekadar permainan

Kenapa suka bermain game? Seperti definisi yang dikutip dari wikipedia, permainan atau gim merupakan sebuah aktivitas rekreasi dengan tujuan bersenang-senang, mengisi waktu luang, atau berolahraga ringan. 

Aku menyukai dua jenis permainan, tradisional dan moderen(digital). Permainan tradisional jelas memiliki lebih banyak sisi positifnya. Seperti permainan engkle, kelereng, lompat tali, bulu tangkis, tenis meja, bola bekel, congklak, petak umpet, sepak bola, dan masih banyak lagi jenis lainnya. 

11/28/2015

Aku Memilih Sendiri Dulu

Kalau Fatin memilih untuk setia, aku lebih memilih untuk sendiri dulu dan setia menyandang status sebagai jomblo-wati. Walau nyatanya aku bukan jomblo sejati alias jomblo sejak lahir yang nantinya berakhir di pelaminan setelah menemukan pasangan sehidup-semati, senasib sepenanggungan … selalu bahagia walaupun makan sepiring berdua dan masih numpang di rumah mertua *peace.  

Aku sendiri jomblonya hanya 14 tahun + 2 bulan + 6 bulan + 2,5 tahun = 17 tahun 1 bulan sisanya ya begitulah. *dihitung karena kurang kerjaan.

 

 Mau temenin adek nggak bang? suatu hari nanti *kode

Jomblo, jom-blo, j-o-m-b-l-o ... terdiri dari dua suku kata dan enam huruf. Seringkali dipandang sebelah mata bahkan tak jarang dianggap sebagai makhluk tak kasat mata kalau kebetulan jalan bareng sama yang punya pasangan. Padahal udah mati-matian bilang "I'm here! please look at me!"

11/20/2015

Mukena Nyaman dan Sesuai Fungsinya

Dikutip dari  Wikipedia mukena adalah busana perlengkapan shalat untuk perempuan muslim khas Indonesia.

Sebagai busana perlengkapan shalat untuk perempuan muslim, tentu harus memilih bahan yang nyaman saat dikenakan. Bahan apa yang nyaman digunakan? Tentulah mukena berbahan kain sutra yang paling nyaman. Namun tentu saja harganya sesuai dengan kualitas. Selain daripada itu, alternatif lain yang nyaman digunakan untuk bahan pembuatan mukena adalah kain katun, parasut, spandex, jersey dan yang terbaru katun jepang.


Dari sejak kecil sampai sekarang ini, jujur saja saya belum pernah membeli mukena sendiri. Saat duduk dibangku sekolah dasar bahkan masih sering menggunakan kain sarung (ala-ala ninja) dan sesekali menggunakan mukena terusan milik mama dan almarhumah nenek. Kemudian dibuatkan ukuran yang pas oleh nenek menggunakan mesin jahitnya. Mukena terusan sederhana berwarna putih, polos tanpa hiasan apapun berbahan kain katun. Bahannya kuat, halus, mampu menyerap keringat dan cukup elastis.


Setelah mengikuti program kemandirian saat duduk di kelas V (lima) SD selama satu bulan di Cisurupan, Garut ... saya mendapatkan mukena baru sebagai kenang-kenangan. warnanya putih tulang berenda pink di ujungnya. Bahannya kain parasut. Terasa sejuk dan ringan saat dikenakan. Dapat dilipat dan dimasukkan ke dalam tas kecil. Selalu terlihat kusut, cocok untuk saya yang kurang rapi. Saat di cuci pun mudah kering.


Kelas 10 mukena berbahan parasut itu sudah terlihat lusuh dan terlalu pendek. Akhirnya mama memberikan mukena baru. Mukena berbahan kain katun berwarna putih tulang dengan bordiran berwarna ungu. Tapi bordirannya sedikit kasar, tidak nyaman saat bergesekan dengan kulit lengan.


mukena nyaman dan sesuai fungsinya


Tahun 2011 ... memasuki bangku perkuliahan dan kembali menjadi anak kost, mama membelikan mukena baru masih dengan bahan dasar kain katun. Warnanya putih dengan renda biru muda dilengkapi tas. Dengan tujuan agar tidak perlu repot membawa mukena saat pulang ke rumah.




Tahun 2014 tepat sebelum bulan ramadhan. Saya kembali mendapatkan mukena baru perpaduan hijau muda dan hijau tua. Bahannya kain spandex, lebih halus, sejuk dan lebih jatuh saat dikenakan. Kainnya pun lebih tebal. Mencerminkan mukena masa kini dengan warna dan corak yang beragam.




Berbicara mengenai mukena. Toko Online Ahza D'Toko memproduksi serta menjual berbagai motif mukena masa kini berbahan dasar katun jepang. Baru dilihat dari gambarnya saja sudah terlihat cantik dan membuat saya tertarik.  






Apalagi jika mencobanya secara langsung. Sudah pasti menyenangkan. Yuk, yang membutuhkan mukena segera cek di Toko Online Ahza. Selain mukena ada juga gamis-gamis cantik masa kini.




Saya sendiri sudah lama tidak membeli gamis dan update informasi seputar gamis. Terakhir membeli saat masih SMP. Warnanya ungu dengan model sederhana.


Ternyata sekarang modelnya semakin beragam dan cantik. Ini dia model gamis yang saya sukai dari Toko Online Ahza D'Toko. 




Bagi saya sendiri, baik mukena ataupun gamis itu tidak terlalu mementingkan seberapa bagus bahan yang digunakan serta seberapa mahal harganya. Yang terpenting adalah masih layak dipakai, enak di pandang, nyaman digunakan dan tentu saja sesuai dengan fungsinya, selalu dipakai untuk melaksaakan kewajiban sebagai muslimah (sholat) bukan sering tersimpan rapi di dalam lemari.

11/16/2015

DAE-HO'S Delivery Service - Pretty Angelia


Judul                 : DAE-HO'S Delivery Service
Penulis              : Pretty Angelia
Editor                : Cicillia Prima
Desainer Kover : Margaretta Devi & Ivana PD
Ilustrator Isi       : Miko Prasetya
Penata Isi          : Yusuf Pramono
Penerbit             : PT. Grasindo, Jakarta 2015
ISBN                  : 978-602-375-164-8
Cetakan             : Pertama, Agustus 2015
Harga                 : Rp. 48.000,-

Han Dae – Ho, memutuskan tinggal sendiri di Seoul setelah ia mengetahui bahwa ia bukanlah anak kandung dari kedua orang tua yang ia sayangi. Dua bulan setelah menetap di Seoul, Dae – Ho mendapatkan pekerjaan sebagai pengantar surat. Dae – Ho akhirnya tahu ia bukanlah pengantar surat biasa. Choi Hyun – Ki, bosnya, menyuruhnya menjamin bahwa si penerima surat membaca surat itu. Karena surat – surat itu adalah surat yang tidak pernah disangka akan didapatkan si penerima.

11/14/2015

Hijrah Hati, DIA Tak Ingin Kau Menangis

Jujur saja jika ditanya buku apa yang menginspirasi? tentu saja ada banyak ... banyak! Tapi kali ini aku akan mengulas tentang dua buah buku yang baru-baru ini kubaca dan menjadi bahan renungan serta pembelajaran untukku. Pertama ada "Hijrah Hati di Senja Copacabana," kedua ada "DIA Tak Ingin Kau Menangis."

hijrah hati di senja copacabana

Hijrah Hati di Senja Copacabana karya Dini Fitria merupakan lanjutan novel Scappa Per Amore. Novel yang menceritakan kehidupan Diva, seorang jurnalis di salah satu televisi yang baru kembali ke Indonesia setelah menyelesaikan liputannya di Eropa. 

Di antara rasa lelahnya, Diva harus menerima kenyataan bahwa ibunya mengalami koma. Selain itu ia harus kembali bertemu dengan pria di masa lalu yang sangat di bencinya,pria yang telah membuat keluarganya terluka ... ayahnya. Sebelum Diva berangkat ke Eropa, ibunya menyatakan bahwa kesehatannya sudah membaik … menegaskan bahwa ia tak ingin memadamkan impian serta kesempatan yang dimiliki Diva.

11/13/2015

Kau Hadir Dalam Setiap Tetesnya

kau hadir dalam setiap tetesnya

Iya, bahagia! Asalkan bukan hujan angin di sertai petir yang menggelegar. 

Kalau begitu sih, jangankan mengenangmu, yang ada malah sembunyi di dalam selimut sambil komat-kamit baca mantra do'a.

Apakah kau ingat? ah tentu saja tidak. Karena ini bukan sesuatu yang spesial bagimu. Sore itu di bulan November... enam tahun lalu, aku berkesempatan untuk menumpang motormu. Rasanya seperti sebuah mimpi yang berubah menjadi nyata. 

Meskipun kita hanya terdiam sepanjang perjalanan dan kau lebih sering menengok kaca spion untuk melihat dia ... seseorang yang kau inginkan, tapi aku tetap bahagia.


Dalam setengah perjalanan kita (mereka, kau dan aku) untuk menjenguk seorang guru ... hujan turun cukup deras, membuat kita basah kuyup setibanya di sana. Semakin lama hujan turun semakin deras, seolah mengerti bahwa aku masih ingin memandangimu dari jarak dekat dan menghalangi niat kita untuk pulang.

Hari menjelang malam saat hujan berubah menjadi gerimis. Diluar dugaanku ... kau beserta dua senior lain mengantarkanku pulang sampai ke rumah. Sungguh perjalanan panjang yang membuatku tersenyum sepanjang hari.

Kau tahu, sekalipun aku tak bisa memilikimu, setidaknya aku selalu bahagia setiap kali hujan turun ... karena di sanalah, kau dan kenangan hari itu masih tetap hidup hingga detik ini.

ket : 198 kata termasuk judul

Tulisan ini diikutsertakan Giveaway November Rain  presented by “Keina Tralala” 

https://keinatralala.wordpress.com/2015/11/06/keina-tralala-second-birthday-giveaway/

11/05/2015

12 Cara Mengisi Waktu Luang

Holla, selamat malam yang cantiks dan ganteng. Diriku kembali lagi menuliskan sesuatu di blog ini. Harap maklum beberapa hari kemarin sibuk di dunia nyata, bantuin emaks ngerjain laporan. Semalam hujan turun tapi nggak begitu deras, sekarang juga lagi hujan ... etapi cukup membuat diriku galau merana. November telah tiba begitupun dengan musim hujan yang artinya hampir mendekati penghujung tahun 2015.

2015 hampir habis dan diriku belum juga mendapatkan pekerjaan yang pas di hati. Pinginnya pekerjaan tetap dan pekerjaan yang cuma dipikirin di tempat kerja nggak harus kepikiran bahkan dikerjain di rumah. Dan yang pasti nggak matok tinggi badan dengan berat ideal. Diriku kan pendek dan sedikit tumbuh ke samping he-he-he.

Seperti halnya jodoh (pasangan) menurut diriku jodoh (pekerjaan) juga ada. Sengotot-ngototnya diriku ngelamar sana-sini, berdo'a, dan lain sebagainya. Kalau belum berjodoh alias belum rezekinya ya mau bagaimana lagi. Dari awal tahun mencari pekerjaan, ikut tes, bahkan sampai ditawarin masuk kerja di sebuah pabrik dengan membayar sejumlah uang (gak tertarik) *ups hasilnya masih tetap nihil.

Well, tak perlu disesali karena Tuhan selalu memberikan yang terbaik di saat yang tepat. Seperti halnya tahun lalu diberikan kesempatan bekeja di perusahaan yang diinginkan di Garut, meskipun cuma sebentar ... tapi lihatlah efeknya jika tidak di sana diriku tahun lalu ... apa yang akan terjadi padaku saat itu dan setelahnya.

Menjadi seseorang yang belum mendapatkan pekerjaan tentulah tidak enak, terlebih diriku yang berasal dari keluarga biasa ... Mulai dari tidak punya uang sendiri, rasa jenuh, malu terhadap lingkungan sekitar, berat badan yang sulit dikontrol karena malas berolahraga, dan sedikit iri melihat teman yang sudah sukses duluan. Tapi bukan iri yang diiringi dengki lho ya, nanti jadinya mendoakan yang bukan-bukan. 

Tapi tentu saja ada hikmah dibalik semua ini, diriku yang dulunya tidak sabaran berubah menjadi penyabar. Kalau tidak lolos seleksi belajar untuk ikhlas meskipun bisa galau sampai beberapa hari dan menghilang dari peredaran dunia maya maupun nyata (menyepi di dalam kamar) tapi kemudian bangkit lagi. Bisa lebih dekat dengan mama seperti dulu lagi, bisa lebih fokus terhadap hobi dan keinginan yang sempat tertunda. Jadi untuk kalian yang mengalami hal serupa dengan diriku, bersabarlah dan tetap semangat untuk mendapatkan sebuah pekerjaan.

Oke skip curhatnya, nanti malah semakin berlarut-larut. Kali ini diriku akan memberikan beberapa tips untuk menggunakan waktu luang selama menunggu panggilan kerja tiba. Khususnya bagi para perempuan.