3/31/2016

Film Jingga - 2016

Kamis, 25 Februari 2016

Seandainya dia tidak membatalkan ajakan nonton film karena tidak adanya helm, Seandainya film I'am Hope di putar lebih awal, mungkin aku tidak akan menonton film ini. Tapi aku tidak menyesal telah menonton film ini, sekalipun merasa terganggu oleh delapan orang penonton lain yang justru berisik di kursi belakang. Dan aku nonton tepat saat film persembahan mba Lola Amaria ini pertama kali di tayangkan di seluruh bioskop Indonesia.

 

Udah Gitu Aja!




Tidak terasa hampir tiga bulan berlalu dan LBI 2016 akan segera berakhir *ambil tisu. Ini merupakan pekan kedua belas sekaligus pekan terakhir. Yang artinya LBI itu jadi sebelas dua belas, alias dimulai tanggal 11 Januari dan berakhir di pekan kedua belas. Dan tema pekan ini adalah "Alasan saya ngeblog pertama kali.”


Berawal di tahun 2009, efek sinetron Kepompong yang maha dahsyat pada episode Mikha Tambayong yang terkenal berkat tulisan-tulisan fiksi di blognya. Ya, aku yang ceritanya senang menulis fiksi walau alur dan penulisannya masih belepotan sekali saat kelas sebelas itu jadi tertarik. Terlahirlah blog yang beralamatkan : gilangmaulani.blogspot.com yang hanya berisi satu postingan kemudian terbengkalai karena dulu mengandalkan koneksi warnet dan lebih tertarik update status di facebook.

3/25/2016

Jajanan Enak Murah Meriah

Aku adalah seseorang yang kurang suka makan tapi doyan jajan, udah gitu timbangannya gampang naik dan jelas bikin panik. Sekuat tenaga menahan diri supaya nggak lirik pedagang kaki lima, tetep aja nggak bisa kalau ketemu sama lima makanan ini. Terlanjur udah pas di lidah, bikin kenyang dan pas di kantong. Walaupun dua dari lima makanan ini hanya bisa dibeli kalau pergi ke daerah jalan raya. Dan suka lupa untuk memfoto jajanannya.

1. SEBLAK BASAH

jajanan enak murah meriah
sumber gambar : http://resepmasakanpedia.com/wp-content/uploads/2015/01/seblak-basah.jpg

Jajanan kaki lima berbahan dasar kerupuk merah mentah yang direndam dalam air panas terlebih dahulu sebelum dicampur dengan bumbu dan bahan-bahan lainnya. Rasanya gurih, pedas. Bisa ditambahkan telur, brokoli, jamur, bakso, sosis. Harganya berkisar antara Rp. 3.000,- sampai Rp.10.000,- untuk yang spesial. Sebenarnya bisa dibuat sendiri di rumah. Tapi yang dibeli di tempat langganan rasanya tetap lebih enak. Mungkin ada rahasianya. Dan seblak basah yang tak terlupakan adalah seblak basah dengan toping brokoli di depan Puskesmas Sarijadi, Bandung yang buka dari pukul 17.00 WIB sampai pukul 21.00 WIB itupun kalau belum habis.

2. BANDROS

bandros jajanan murah enak
sumber gambar : http://www.pariwisatabandung.info/

Jajanan kaki lima berbahan dasar tepung terigu dan parutan kelapa, rasanya gurih. Biasanya di cocol saus atau ditaburi gula pasir. Tapi aku lebih suka yang dicocol saus. Harga satuan biasanya Rp. 500,- Ada juga pedagang yang menjualnya percetakan (per-enam potong) dengan harga Rp. 4.000 - 5.000,- Penjualnya sering berkeliling. Kalau di daerah Sarijadi ada di depan Puskesmas Sarijadi sekitar pukul 10.00 WIB atau di dekat lampu merah Geger Kalong pukul 07.30 WIB.

3. CILOK
cilok setiabudhi
 Cilok kukus, sumber : http://baksoguide.blogspot.co.id/2016/03/bakso-cilok-goreng-setiabudi-cilok.html

Cilok yang katanya singkatan dari aci dicolok ini adalah jajanan kaki lima terfavoritku di urutan ketiga. Teksturnya kenyal dan lembut. Paduan antara cilok dan bumbu kacangnya melumer di mulut. Gurih dan ada sedikit rasa manisnya. Harga satuannya Rp. 500,- Tapi di jalan Setiabudi Bandung, depan Borma ada yang namanya Cilok Goreng. Sekali coba dijamin ketagihan. Harganya Rp. 1.000,- pertusuk. Bisa pakai bumbu kacang atau bumbu kering seperti bumbu cimol.

cilok goreng jajanan enak murah meriah 

4. TAHU HOT JELETOT
jajanan murah enak hot jeletot
 sumber gambar : http://resepmasakanalternatif.blogspot.co.id/2013/07/resep-gehu-pedas-goreng-renyah.html

Tahu berbalut tepung terigu yang di goreng dengan isian berupa sayuran yang dicampur cabe rawit. Harganya mulai dari Rp. 1.500 - 2.000,- per-potong. Bisa dijumpai di mana-mana. Di depan Alfamart dan Indomaret biasanya ada.
5. ES POTONG

es potong jajanan enak murah
 gambar milik pribadi

Kalau panas terik menyinari di siang hari enaknya nyari yang seger-seger. Nah biasanya aku nyari tukang es potong. Paling suka rasa alpukat. Satu potongan kecilnya Rp. 1.000,- tapi kalau nggak mau di potong juga nggak pa-pa, harganya Rp. 2.000,-  tapi megangnya ribet ... kepanjangan. Biasanya lewat di depan rumah.

"Tulisan ini diikutsertakan dalam Advencious dan JengSriFirst Giveaway"


3/24/2016

Selain Kenangan, Bawa Ini Dari Bandung

Setelah menjelajah tempat-tempat wisata di sebuah kota sambil mengabadikannya melalui bidikan kamera, tentu akan menyisakan pengalaman berkesan dan berharga yang esok tinggal kenangan. Entah kenangan tentang pesona tempat wisata yang memukau, orang-orangnya yang ramah, atau sosok seseorang dengan senyuman menawan. Karena esok, lusa belum tentu ada,kamu belum tentu kembali ke kota ini dan mungkin kamu akan rindu ... maka pulanglah dengan membawa buah tangan alias oleh-oleh selain kenangan. Meskipun sekarang ini beberapa oleh-oleh sudah bisa dibeli melalui toko online, namun membelinya secara langsung tentu lebih mengasyikan. 

Catatan : siapkan uang yang banyak untuk memborong semua oleh-olehnya.

Dimulai dari Bandung yang berbatasan dengan Garut. Setelah mengabadikan momen melintasi jalan Lingkar Nagreg dan cintaku tlah diujung jalan diujung jalannya berjejer warung oleh-oleh. Ada cintaku Peyeum Bandung yang digantung, Ubi Cilembu (mentah dan matang), kerupuk pasir, borondong, opak, wajit Cililin, dan masih banyak lagi.

PEYEUM BANDUNG

Peyeum, sumber gambar dari http://ensiklopediaindonesia.com/peuyeum-oleh-oleh-yang-wajib-di-beli-saat-berkunjung-ke-bandung/
Selain di makan langsung, biasanya peyeum ini bisa diolah menjadi kolak, di goreng, pelengkap es campur, dan lain-lain. Ada lagunya lho, ceki-ceki di sini.

UBI CILEMBU

Ubi Cilembu, sumber gambar dari http://ubibakarcilembu.blogspot.co.id/2013/01/ubi-cilembu.html
Dikutip dari wikipedia dan beberapa sumber lainnya, Ubi Cilembu ini berasal dari kecamatan Pamulihan, Sumedang. Entah mengapa banyak dijual di desa Pamucatan kecamatan Nagreg. Ubi Cilembu lebih istimewa daripada umbi biasanya karena umbi ini bila dioven akan mengeluarkan sejenis cairan lengket gula madu yang manis rasanya. Kenapa ubi ini di oven tidak di goreng atau di rebus? Wiki kembali menjawab, Ubi ini tidak cocok untuk digoreng, karena kandungan gulanya yang tinggi membuat ubi ini sangat mudah “gosong”, dan juga tidak cocok untuk direbus, karena aroma dari “madu” nya akan berkurang, bahkan hilang.

BORONDONG

Borondong, sumber gambar dari http://www.pikiran-rakyat.com/oleh-oleh/2011/02/19/135754/ibun-punya-borondong-majalaya-yang-punya-nama

Berasal dari kecamatan Ibun, tapi terkenal di Majalaya. Nah lho. Ini ada lagunya juga lho, bisa ceki-ceki di sini, lagunya enakeun. Tapi nyanyinya jangan sambil makan borondong ya, takutnya kamu keselek eh tersedak.

WAJIT CILILIN

 Wajit Cililin, sumber gambar dari : http://www.oleholehkhasbandung.com/wajit-cililin-bandung/

Wajit Cililin punya cita rasa sendiri yang khas dan tentunya lebih legit. Berasal dari Cililin, kabupaten Bandung Barat.

Warung oleh-oleh setelah jalan Lingkar Nagreg terlewat karena ketiduran? Tidak masalah, sebelum masuk pintu tol Cileunyi, di sana berjejer toko oleh-oleh. Memasuki kawasan tol dan keluar melalui tol Pasteur. Setelah keluar pintu tol Pasteur dan melewati jalan Dr. Djunjunan ada Gepuk Nyonya Ong dan toko oleh-oleh yang tidak boleh kamu lewatkan. Masuk ke jalan Pasir Kaliki, tidak jauh dari Istana Plaza ada Pia 170.

 sumber dari http://www.kafetaria170.com/index.php/gallery

Diteruskan ke jalan Kebon Kawung dan Kebon Jukut, ada Pisang Bollen Kartika Sari, selain Bollen ... di sini juga tersedia oleh-oleh lainnya.
sumber gambar dari http://katalogwisata.com/

Selain oleh-oleh di atas, oleh-oleh khas Bandung lainnya ada  Tahu Tauhid dan Tahu Susu Lembang, Aneka kerajinan Lembang, Keripik Maicih dan Karuhun, Oncom Bandung, Surabi Enhaii di Setiabudhi, Batagor Riri, Kopi Aroma Bandung, Brownies Kukus Amanda. Selain makanan, kamu juga bisa membeli kaos distro di Parahyangan Plaza (dekat alun-alun Bandung), Berkunjung ke kawasan factory outlet di Dago, jalan Riau, dan jalan Cihampelas. Di jalan Cihampelas inilah terletak toko Oncom Raos, juga toko oleh-oleh lainnya.  Mau ke pusat sepatu? Cibaduyut aja. Masih mau alternatif lain? Bisa membeli Angklung di Saung Angklung Udjo.

Nah ada banyak kan, jadi kalau pulang dari Bandung itu jangan membawa kenangan saja, tapi bawalah oleh-oleh khas Bandung untuk dinikmati bersama keluarga ataupun dinikmati sendiri sambil mengenang kejadian-kejadian seru dan indah selama berkunjung maupun berwisata ke Bandung.

3/17/2016

Undangan Untuk Blogger

Tema LBI pekan kesepuluh ini adalah undangan blogger. Dan banyak sekali peserta LBI yang sudah sering mendapatkan undangan menghadiri suatu acara baik undangan pribadi maupun melalui komunitas. Untungnya yang belum pernah boleh membuat postingan dengan cara mereview.

Undangan blogger, siapa sih yang tidak ingin di undang ke suatu acara secara gratis apalagi ketika pulang bisa membawa souvenir dan hadiah kuis dari pihak penyelenggara. Pasti pada mau kan? Aku sih mau pake banget.

Setelah bergabung dengan kumpulan emak blogger (KEB), aku sering melihat adanya undangan untuk menghadiri sebuah acara baik berskala sedang sampai besar. Biasanya ada syarat dan ketentuan yang berlaku untuk para emak blogger yang ingin menghadiri acara tersebut. Berkat bergabung dengan KEB dan di approval oleh teh Efi, teh Efi yang baik hati ini sudah menambahkan aku ke dalam grup KEB Bandung dan Blogger Bandung. Tapi aku masih sebatas menjadi silent reader, belum pede untuk memperkenalkan diri. Padahal ada postingan admin yang dikhususkan untuk member baru memperkenalkan diri di kolom komentar. Di grup-grup tersebut pun ramai undangan untuk menghadiri acara. Beberapa waktu lalu teh Efi pun mengundang 43 member KEB Bandung untuk menghadiri acara "Kudo Ajak Masyarakat Bandung Jadi Pengusaha Digital," dan aku juga di undang.

3/14/2016

Inikah Rasanya Pingsan dan Penyebabnya

Kalau boleh jujur, aku menyesal udah bertanya-tanya gimana sih rasanya pingsan itu. Karena rasanya benar-benar enggak enak banget, apalagi saat aku udah tahu gejala sebelum tak sadarkan diri secara mendadak ini. Bawaannya was-was aja, terutama kalau lagi pergi sendirian. Antara takut enggak ada yang menolong, atau takut enggak bisa pulang sendiri ke rumah. Kan repot harus minta jemput, mending kalau jaraknya dekat. Jadi, sebisa mungkin sebelum kesadaran hilang, aku punya cara sederhana biar enggak sampai terjatuh di mana aja. Tapi sebelumnya mau kilasbalik dulu.

Ini bermula saat aku duduk di kelas IX. Hari itu ujian praktek olahraga. Ujiannya mengelilingi sebuah lapangan sepak bola yang jaraknya enggak begitu jauh dari sekolah. Aku lupa berapa kali putaran, yang pasti seluruh badan pegal-pegal terutama bagian paha dan kaki. Hal yang biasa sih sebenarnya, apalagi untuk aku yang olahraganya seminggu sekali di sekolah. Enggak ada yang aneh kan, oh jelas belum ada. Hingga keanehan itupun terjadi.

inikah rasanya pingsan
Gambar oleh StockSnap dari Pixabay

Dalam perjalanan kembali menuju ke sekolah, aku berjalan lebih dulu dibanding teman-teman lainnya. Jaraknya cukup jauh, karena aku ingin segera tiba di sekolah. Perasaan mual, pusing disusul keringat dingin pada sekujur tubuh mulai menghampiri. Tapi aku tetap memaksakan diri untuk segera sampai ke sekolah. Di jalan setapak yang enggak jauh dari salah satu SMA Negeri, penglihatanku mulai kunang-kunang, sejurus kemudian menjadi kuning. Benar-benar kuning, dan sisanya hitam untuk pohon, bangunan dan orang. Semacam langit berubah dari biru jadi kuning. Aneh!
 
Kepala terasa berat. Oh jangan ditanya, benar-benar berat, perut juga makin terasa mualnya seperti diaduk-aduk. Aku enggak sanggup lagi, terduduk lha di jalan setapak, kemudian dibantu dua orang teman perempuan untuk melanjutkan perjalanan kembali ke sekolah. Pemandangan menguning itu berubah jadi gelap total saat udah sampai di depan gerbang sekolah. Kenapa aku bisa tahu udah sampai gerbang, karena kedua teman emosi saat seharusnya kita masuk, eh dari dalam rebutan mau pada keluar mumpung gerbang sedikit terbuka di jam istirahat. Terasa kok mereka sedikit nabrak-nabrak. Maklum ya, di SMP ku dulu, kalau mau jajan di depan gerbang ya enggak boleh keluar seharusnya. Sebelum berhasil masuk, kalau enggak salah dikasih minyak kayu putih dulu, diolesin ke hidung sedikit.

Setelah masuk ke lingkungan sekolah, aku enggak ingat apa-apa, kecuali saat akan turun tangga menuju kelas. Iya, saat itu penglihatan kembali normal. Aku bisa melihat tangan kiri dan kanan dipegangi teman di atas pundak mereka masing-masing. Perasaan mual dan keringat dingin pun udah hilang. Jadi, mungkin itulah rasanya pingsan. Walaupun ya aku berarti masih bisa berjalan. Karena kalau enggak jalan pasti udah dibopong atau digendong.

Arti kata pingsan


Kalau ditelusuri di Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Pingsan ini mempunyai dua suku kata ping-san. Sebuah kata kerja yang artinya tidak sadar, tidak ingat. Sementara dari portal atau situs tentang kesehatan, pingsan ini adalah suatu kejadian saat seseorang tiba-tiba kehilangan kesadaran untuk sementara waktu. Secara medisnya disebut sebagai sinkop dan disebabkan karena melambatnya aliran darah menuju otak secara mendadak, jadi otak enggak dapet suplai oksigen yang cukup.

Setelah kejadian yang pertama itu, aku enggak mengalaminya lagi. Sampai saatnya tiba di kelas XI, saat aku turut serta dengan kakak untuk berbelanja baju lebaran. Entah itu h- min berapa, aku tanggal pastinya, yang jelas pusat perbelanjaan udah penuh sesak. Terutama yang di sekitaran alun-alun Bandung. Mungkin karena lelah setelah berkeliling di Ciwalk dan dilanjutkan ke Plaza Parahyangan ... aku merasakan kembali hal yang sama saat kakak sedang memilih celana jeans.

Baca Juga : Tips Berburu Baju Lebaran Anti Pingsan

Aku berdiri di dekatnya dengan kepala yang udah pening, terasa mual dan keringat dingin mulai membasahi wajah. Mata mulai berkunang-kunang saat kakak mengajak beralih ke toko yang lain. Aku masih mengikutinya dari belakang sampai keadaan di sekitar menguning. Ingin berteriak memanggil kakak namun rasanya tenggorokan terasa tercekat, sulit mengeluarkan suara. Akupun terbawa arus pengunjung yang lain dari arah belakang, terus berjalan hingga semua terlihat menghitam dan aku menabrak beberapa orang di depanku sebelum akhirnya terduduk lemas di lantai. Saat penglihatan pulih, aku sudah di gendong pak satpam. Dibawa ke pintu keluar. Hingga kakak datang sambil ngomel-ngomel karena khawatir. Akhirnya disuruh minum dan puasa pun batal.

puaing tak sadarkan diri

Gejala


Setiap orang bisa memiliki gejala yang berbeda-beda sebelum akhirnya tak sadarkan diri. Mulai dari mengantuk, menguap, mual, cemas, bernapas dengan cepat, tiba-tiba berkeringat dingin, limbung, pusing, pandangan mengabur, telinga berdenging, sakit kepala hingga jantung berdebar. Namun ada juga tentunya yang enggak merasakan semua gejala itu, tapi langsung pingsan. Sementara aku, hampir semua gejalanya diborong.

Dengan gejala yang sama kejadian itu kembali terulang saat di perguruan tinggi. Malam setelah selesai latihan padus, rasa pusing dan keringat dinginku semakin parah. Sepanjang perjalanan pulang menuju tempat kos, rasanya berjalan dengan kaki yang enggak menapaki jalan. Akhirnya saat di kamar aku memutuskan untuk tidur, sialnya malah kebelet pipis. Turun tangga semuanya masih normal, begitu di kamar mandi semuanya menguning. Karena duduk di kamar mandi bukanlah ide yang bagus, akupun memaksakan diri untuk keluar dan berjalan. Suasana dapur mulanya gelap seperti biasanya, lama kelamaan gelapnya terasa berbeda, aku bahkan menabrak meja. Aku menyerah, akhirnya duduk di lantai dan memejamkan mata. Entah apa yang terjadi, begitu membuka mata dan melirik ke samping kanan, aku duduk bersebelahan dengan tikus segede mangkok yang akhirnya lari terbirit-birit. Lha tadi dikira patung kali ya akunya.

Penyebab tak sadarkan diri untuk sementara waktu


Selain mencari tahu tentang gejala awal, akupun jadi kepo dengan penyebabnya. Apakah karena kecapen, dehidrasi, atau lainnya. Lalu setelah membaca beberapa artikel kesehatan, ternyata penyebab tak sadarkan diri ini ada beberapa faktor. Yang aku alami sehabis ujian praktek olahraga itu karena dehidrasi dan kelelahan. Sementara saat berbelanja lebih ke kekurangan oksigen ditambah kelelahan. Lalu sewaktu pulang kuliah lanjut latihan paduan suara, faktor darah rendah (anemia), stres, dan lelah juga tentunya.

Selain itu bisa juga karena faktor tekanan darah yang mendadak berubah, gangguan syaraf vagus dan juga shock. Pernah denger kan ada yang misalnya mendengar berita atau kabar tertentu tiba-tiba jatuh pingsan bukan jatuh cinta.

Caraku supaya pingsannya enggak sampai jatuh


Berangkat dari gejala yang berulang alias tetap sama. Aku jadi lebih bisa mengantisipasi supaya enggak sampai kejadian dibopong satpam lagi. Pokoknya kalau mulai pusing, aku akan cari tempat duduk, enggak memaksakan berdiri apalagi jalan. Mual, dan keringat dingin, aku langsung minum air. Sementara saat mulai kunang-kunang, selain duduk, aku akan memejamkan mata. Apalagi kalau terjadinya di kendaraan umum, kereta misalnya. Kalau enggak memejamkan mata bisa-bisa pusingnya semakin menggila.

Sampai saat ini, aku masih sering mengalami gejala tak sadarkan diri ini. Terakhir, sehari sebelum ramadan 2020 tiba. Dehidrasi sehabis nekad mengambil langsung buah rambutan di pohonnya. Mana baru makan siang pula. Alhasil bukan cuma mual, tapi seluruh makanan ikut keluar. Kalau kamu, pernah pingsan atau merasakan gejalanya juga enggak. Share yuk di kolom komentar. Eh ya, jangan lupa selalu jaga kesehatan ya. Karena rasaya pingsan ini benar-benar tidak enak.

3/10/2016

Mengintip Isi Blog Om Jeff Bullas

Tema LBI pekan ke sembilan ini sesuatu bingits (baca : buat aku) dikarenakan harus mereview blog orang bule yang berbahasa inggris. Bahasa yang sejak SMP aku pelajari sampai sekarang masih gini-gini aja. Jadi mohon maaf apabila translatenya agak ngacapruk. Tadinya sih tidak akan mengerjakan tantangan pekan ini. Tapi berhubung lawan pekan ini sudah membuat, ya daku tak mau kalah dong.


Nah, jeffbullasdotcom selalu melintas di kepala setiap kali mengaktifkan paket data di ponsel. Padahal tidak berniat memikirkannya. Kepikirannya sih karena isinya bahasa Inggris semua itu. Apa aku mampu menerjemahkannya tanpa google terjemahan yang terkadang rada-rada hasilnya. Lagi pula dua minggu belakangan ini males banget buka laptop dan bongkar pasang sim card ke modem. Jadi untuk kedua kalinya aku mohon maaf apabila hasilnya sangat-sangat tidak maksimal karena dikerjakan melalui ponsel.

3/08/2016

Basah Kuyup - Tragedi Malam Hari

Seorang perempuan yang di anugerahi paras yang lebih cantik dari perempuan lainnya sedang berjalan di trotoar. Dari kejauhan terlihat seorang pengendara sepeda motor ala valentino rossi melintas cukup kencang melewati perempuan itu. Kubangan air hujan sisa semalam pun tak luput membasahi bajunya. Perempuan itu marah-marah, si pengendara motor pun menghentikan laju sepeda motornya dan menghampiri si perempuan. Si pengendara motor membuka helmnya dan membuat perempuan itu terpukau, mulutnya menganga lebar. Ternyata panah si cupid membuat keduanya jatuh cinta.


Nah kalau cuplikan di sinetron mah kurang lebih begitu kan?

Atau,

3/03/2016

Serundeng Kelapa Parut

Minggu ini mama sedang senang memasak di dapur, sementara aku sedang error-errornya. Bagaimana tidak, mau bilang beli agar merek swallow malah seger snow. Ya kali itu mah merek pelembab alias haslin. Mau bilang kelapa parut malah kepala parut. Alhasil sukses membuat mama mengerutkan kening sekaligus ngikik. Anak perempuannya makin hari semakin aneh.

Kemarin aku belajar membuat surundeng (serundeng) kelapa parut  bertabur suuk (kacang tanah) bersama mama. Bahannya dua butir kelapa yang sudah di kupas, kacang tanah, 3 siung bawang merah,  2 siung bawang putih, 1 sendok teh ketumbar, garam, gula pasir dan penyedap rasa secukupnya.

Cara membuatnya sangat sederhana. Kelapa diparut kasar, di cuci sampai bersih kemudian di sangrai dengan api sedang hingga kecokelatan. Kemudian tiriskan.

resep serundeng kelapa parut

Haluskan bawang merah, bawang putih dan ketumbar dengan cara di ulek. Bisa juga di blender. Goreng kacang tanah kemudian tiriskan. 

serundeng kacang

Masak bumbu yang telah dihaluskan kemudian masukan parutan kelapa yang sudah berwarna kecokelatan beserta kacang tanah. Tambahkan garam, gula pasir dan penyedap rasa secukupnya. Aduk hingga merata.Tunggu sampai matang kemudian matikan api. Serundeng pun siap dihidangkan. Cocok sebagai lauk nasi. Rasanya manis dan gurih.

surundeng kalapa parud

Biasanya campuran serundeng buatan mama itu adalah kacang kedelai. Namun di protes bapak, kemudian diganti oleh kacang tanah. Lebih enak lagi kalau di campur suwir daging ayam atau sapi. Serundeng ini bisa bertahan selama satu bulan, dengan catatan di masukkan ke dalam toples atau wadah tertutup rapat lainnya.
Tanpamu Dunia Gelap Rasanya

Tanpamu Dunia Gelap Rasanya

Judul yang kutuliskan memang rasanya terlalu berlebihan, namun apa daya ... diriku sudah terlanjur ketergantungan kepada internet. Ibarat obat, internet itu bikin kecanduan. Mau bagaimana lagi, dengan internet apa pun bisa di dapatkan dengan lebih mudah. Apalagi dengan kehadiran toko online. Klik, cari, bayar, tunggu beberapa hari dan barang yang diinginkan langsung diantar sampai ke rumah.

Saat ini provider yang diriku gunakan  adalah kartu As dan IM3. Alasan pertama karena signal mereka yang cukup lumayan. Alasan kedua karena dulu mereka tidak menerapkan yang namanya masa aktif. Untuk provider yang lainnya? Ah kalau kata Peterpan sih, "Tak usah kau tanyakan lagi, simpan untukmu sendiri!" Andaikan diriku tinggal di daerah perkotaan mungkin diriku akan beralih ke provider lain sesuka hati. Atau setidaknya andaikan diriku tinggal di pinggir jalan raya, jalan provinsi tentulah akupun tak akan mengalami kendala yang namanya susah signal. Sayangnya aku tinggal di sebuah desa di kecamatan Nagreg, dari jalan raya sekitar 2,5 km paling dekat, 4 dan 7 km kalau ingin menggunakan kendaraan roda empat. 

Signal di desa ini hanya bagus di beberapa tempat dan rumah orangtua diriku tidak termasuk di dalamnya. Dulu saat masih remaja sempat merasa bahagia karena signal Axis ada, kalau memakainya nongkrong di atas pohon. Lama kelamaan hilang juga. XL,  pernah memakai ini selama hampir empat tahun. Apalagi dulu ada paket internet unlimited-nya. Dipake modem di tempat kost wuih gila ngebutnya. Begitu pulang ke rumah signalnya makin hari makin sesuatu. Signal CDMA apalagi biasanya cuma numpang lewat. Kalau ada yang isi pulsa Esia atau Flexi dan dulu masih di gosok pake voucher, diriku harus naik dulu ke atas genteng eh loteng.

Jadi jikalau kalian ingin berkunjung ke kampung Bojong, desa Mandalawangi, kecamatan Nagreg, kabupaten Bandung, Jawa Barat untuk waktu yang cukup lama ... ku sarankan pakailah telkomsel dan indosat ooredoo supaya aman. Apalagi kalau digunakan di dataran tinggi dekat kaki gunung, akses internetnya bisa lebih cepat.

Paket internet yang kugunakan saat ini dan sejak dua tahun terakhir adalah paket internet IM3. Awalnya pake unlimited lima puluh ribu dengan pemakaian maksimal 500 mb perbulan dan kecepatan akan diturunkan setelah melewati batas 500 mb. Awalnya juga penurunan kecepatannya masih oke-oke saja saat dijadikan modem. Semakin hari bukannya semakin cinta eh diriku malah kecewa. Lemot, buka satu laman web saja bisa memakan waktu hingga lima jam. Akhirnya beralih lah diriku menuju paket kuota. Mahal? tidak juga. Cepat? ya lumayan lah. Cukup? tergantung pemakaian.

Paket seharga sembilan puluh sembilan ribu sembilan ratus rupiah per tiga puluh hari dengan kouta 9,5 gb. Dengan pembagian kuota 24 jam sebesar 3,5 gb, jam 01-06 sebesar 2,5 gb, jam 09-17 500 mb dan super wifi 3 gb. Dan yang paling tidak berguna adalah paket super wifi 3 gb. Mungkin akan berguna kalau wifi indosat ooredoo ada di seluruh daerah. Apakah paket ini cukup? Ehem, mungkin cukup kalau yang diriku akses hanya sebatas e-mail dan beberapa akun sosial media. Sayangnya yang diriku akses lebih dari itu dan banyak juga upload serta downloadnya. Selain itu paket internet ini tak hanya digunakan pada ponsel android saja tapi juga digunakan sebagai modem. Ya, bongkar pasang kartu lah. Kalau tidak cukup, indosat ooredo menyediakan paket ekstra. Biasanya aku membeli yang 2 gb sampai 4 gb berlaku 24 jam dengan masa aktif dan kecepatan sesuai paket awal. Harganya empat puluh ribu dan enam puluh ribu. Kalau dihitung biaya perbulan paling boros seratus enam puluh ribu rupiah dengan kuota sekitar 11 gb. Oh ya, ini masih paket untuk 3G. Kalau 4G? diriku tak tahu jaringannya sudah ada atau belum di sini. Lagi pula modem dan ponselku masih 3G belum sanggup beli yang baru. 

Sebenarnya kalau ingin cepat bisa saja pakai kartu As. Tapi demi penghematan biaya, ya tetap pakai IM3 yang jauh lebih murah. Oktober tahun lalu pernah membeli paket 3,5 gb seharga seratus tiga puluh ribu rupiah karena harus melakukan psikotes online. Sebenarnya bisa lebih murah kalau mengerjakan di warnet, ya meskipun ongkosnya tidak murah. Harus naik ojek dan angkot. Lagi pula kalau di warnet apa bisa konsentrasi? Mengakses internet menggunakan kartu As memang cepat, jadi harga dan jumlah kuota dengan kecepatannya sesuai.

Inginnya sih pakai speedy, namun apa daya ... jaringan telepon rumah di desa ini sudah dicabut sejak tahun 2014. Dulu sempat memakai im2 produk dari indosat di tahun 2009. Jamannya modem masih mahal. Tapi ya lama kelamaan signalnya bikin stress. Jadi apakah diriku puas dengan kedua provider saat ini? Dibilang puas ya tidak, dibilang tidak puas juga tidak. Kalau kurang puas baru deh iya. Karena apa? Karena signal keduanya seperti perasaanku kepadamu saat hujan turun, timbul tenggelam. Tidak begitu kuat, enggan menguat tapi perlahan-lahan melemah bahkan akan menghilang dengan sendirinya. Paling sebentar beberapa menit, bahkan bisa selamanya. Apalagi kartu As, kalau mati listrik, signalnya ikutan mati. Dan selama beberapa hari ini signal IM3 pun cukup membuat stress. Betah di 2G ketimbang 3G. Jadinya belum bisa posting di blog.

Kalau di suruh memilih antara wifi dan provider telekomunikasi ya jelas provider. Karena diriku tinggal di desa dan tidak tersedia wifi.  Dan untuk diriku yang jarang keluar rumah juga nonton televisi. Internet sangatlah penting dan menjadi sebuah keharusan demi mendapatkan informasi terbaru. Syukur-syukur kalau ikutan giveaway, lomba menulis dan main game nya bisa menghasilkan sesuatu yang cukup lumayan. Jadi kuota tidak terbuang percuma.

Kalau ditanya tips dan trick hemat kuota, ya sebelas duabelas dengan orang lain. Tapi ya tetap saja diriku mah boros kuota, terkecuali seperti sekarang ini, jaringannya super galau. Pastilah akan turut membantu hemat kuota.