Milo Energy Cube

Pada tahu kan sama susu Milo? Yang warna kemasannya hijau. Yang serbuk susu cokelatnya nggak cuma enak diseduh untuk dijadikan minuman, tapi juga enak buat digodain eh digadoin. Maksudnya dicamil gitu. Kalau aku biasanya sampai tangan dan area bibir belepotan. Ah enak pokoknya itu Milo. Mau diseduh atau nggak, pokoknya tetep enak.

Nah, nah, ngomong-ngomong soal susu Milo, udah pada tahu belum kalau Milo udah mengeluarkan produk yang namanya Milo Energy Cube? Milonya bukan berwujud serbuk tapi berbentuk kubus (seperti namanya) dan padat. Agak keras kalau digigit langsung. Maka dari itu aku mah diemut dulu bentar. #karenakusayanggigiku. Giliran udah bolong, banyak karang gigi lagi setelah dibersihkan karena gosok giginya males-malesan dan yang keropos terpaksa dicabut aja baru bilang sayang kamu mah.


Yang mana sekarang udah ada kemasan hematnya. Beratnya 10 gram aja. Bisa banget dimasukin ke saku celana. Dan jadi bisa dinikmati tanpa belepotan di manapun dan kapanpun.


Satu kemasan Milo Energy Cube ini, berisi 4 buah Milo berbentuk kubus. Bisa dinikmati secara langsung dan bisa juga diseduh. Dua kemudahan dalam satu ya. Kalau mau diminum ya diseduh, kalau mau dikunyah langsung atau diemut kayak permen pun nggak masalah.

Kalau diseduh, setidaknya memerlukan minimal 2 kubus Milo Energy Cube (untuk yang nggak manis) untuk satu cangkir kecil. Kalau pengin manis ya masukan 4 kubus Milo Energy Cube alias satu kemasan sekaligus.


Soal rasa? Nggak udah ditanya dan diragukan lagi karena rasanya tetep enak, sama kayak Milo bubuk. Dan kumendapatkan Milo Energy Cube ini dari Lifull Produk. Jadi jangan tanya beli di mana ya. Aku lihat di toko online sih ada yang jual tapi masih kemasan besar kayak kalau kita beli permen. Sementara yang kemasan ini kulihat produksinya produksi Nestle Nigeria.

GE MAULANI

Perempuan | Lebih senang berbicara dan bercerita melalui tulisan | Penyuka kucing, novel, es krim, coklat panas, teh susu, kopi | Pemalu walau seringnya malu-maluin | Terbiasa jika terlupakan dan dilupakan |

No comments:

Post a Comment

Yakin nggak mau meninggalkan komentar? Nanti aku nggak bisa main ke blog kamu kalau kamu nggak meninggalkan komentar. Kritik dan saran diterima kok :)