8/23/2018

POND'S INSTABRIGHT TONE UP Milk Cream

ponds instabright tone up milk cream
Jadi, beberapa waktu lalu, kumenjadi korban iklan lagi. Iya, gegara lihat Maudy Ayunda mengiklankan POND'S INSTABRIGHT TONE UP Milk Cream ini, kujadi ingin mencobanya sendiri. Padahal udah lama enggak pake produk Ponds lagi. Terakhir tahun 2013. Jadilah ku membelinya pas kebetulan punya uang sisa beli kuota akhir bulan kemarin.

Harusnya sih dapet sampel gratis dari Home Tester Club Indonesia sebelum bulan ramadan gitu. Tapi, karena pertama salah alamat. Jadi nama orang, alamatnya alamatku. Namaku alamatnya orang. Kemudian pihak kurirnya telpon minta alamat yang benar. Seminggu kemudian pas di tracking malah diterima oleh orang bernama Amin yang entah siapa. Kuprotes ke email official kurirnya, jawabannya sedang investigasi mulu dan sebulan kemudian gak ada kabarnya. Oke sekip.

Aku menemukan POND'S INSTABRIGHT TONE UP Milk Cream 20 gr ini di minimarket I dengan harga 23.900. Dikarenakan di minimarket A enggak nemu. Entah belum ada, entah habis. Karena selain ukuran yang 20 gr, ada juga yang 40 gr. Kemasannya berwarna merah muda tapi pastel gitu. Jadi enggak merah muda yang gonjreng kan ada tuh *iya gitu? Iyain aja ya. Pokoknya kemasan kartonnya tetap simpel dan enak dipandang.

Di depan kemasan terdapat keterangan dia (sebut saja dia karena namanya terlalu panjang) mengandung UVA dan UVB filter dan keterangan wajah cerah seketika, warna kulit merata dan tampak bebas kilap. Oke, sebagai orang yang selain punya kelebihan berat badan, kujuga punya kelebihan minyak di wajah, jadilah makin tertarik untuk mencoba karena keterangan tampak bebas kilap.


Kemudian bagian sisi kanan dan kiri kemasan kartonnya ini ada komposisi, cara penggunaan, peringatan dan label halal. Di bagian komposisi bahan yang paling menarik ada air di posisi utama disusul bahan-bahan lainnya. Sementara di bagian peringatan, yang paling menarik adalah tidak boleh disimpan di lemari pendingin.

Sementara pada bagian belakang kemasan ada klaim produk berupa : wajah cerah seketika, samarkan noda dari pemakaian ke-1, bantu jadikan warna kulit lebih cerah, mulus, dan bersinar hari demi hari, efektif jaga kelembaban kulit, tampak bebas kilap dan lindungi dari sinar UV.

Nah, setelah dibuka kemasan kartonnya, munculah kemasan mungil gemes (enggak terlalu makan tempat kalau dibawa-bawa) dengan model tube, tapi tutupnya di putar, bukan fliptop. Ya, kira-kira enggak bedalah sama produk POND'S White Beauty lain yang berwarna merah muda juga dan jadi teman setiaku sejak akhir 2009 sampai 2013.


Teksturnya sendiri lebih cair dari pelembab wajah yang biasa kupakai. Lebih cair juga dari BB Cream yang kadang-kadang kupakai juga. Berwarna putih susu vanila dan aromanya pun aroma susu vanila gitu. Malah kadang tercium macam aroma kue di toko roti yang baru keluar dari oven. Enak, kujadi lapar.


Baiklah, masuk ke tahap percobaan. Katanya cukup seujung jari kan si dia udah mampu mencerahkan seketika. Ya udah kuoleskan lah dia ke wajahku yang sebelah kanan dulu. Agak shock waktu kutotol-totol ke seluruh wajah sebelah kanan, pas mau diratakan ada yang hampir kering, langsung meresap gitu. Jadilah kuburu-buru meratakannya biar enggak belang. Besoknya sih totol dikit langsung kuratakan. 


Hasilnya, bisa kamu teliti digambar. Mukaku lebih cerah sebelah dong. Dan, krimnya lumayan menyamarkan noda hitam bekas jerawat di wajah bagian kananku yang ampun deh. Jadi cukup mulus dan kalau dipegang rasanya halus. Tapi emang enggak sebersih dan semulus kalau pake BB Cream. Enaknya sih yang kurasakan, dia enggak terasa berat di wajah. Malah lebih terasa ringan dari pelembab yang biasa kupake lho. Udah gitu, tanpa dipakaikan bedak pun udah bagus aja gitu. Membantu untuk aku yang emang suka males bedakan karena gampang luntur.

Cuma ya, pas awal diaplikasikan, emang cerahnya agak kebangetan sih di mukaku yang ... Ehm, kusam. Jatuhnya pucat kayak enggak bernyawa. Tapi setelah beberapa menit berlalu, aku suka hasilnya yang lebih matte gitu, kemudian lama kelamaan menyatu dengan warna kulit. tampak bebas kilap.


Di kulitku sendiri, dia bertahan selama 3 sampai 4 jam gitu. Setelahnya ya balik hinyay eh berminyak lagi. Tapi itupun minyaknya enggak semenyebalkan biasanya. Dan alhamdulillahnya lagi, kutak mengalami alergi sama produk ini. Enggak menimbulkan jerawat dan gatal-gatal. Padahal mukaku ini cukup sensi sama kayak orangnya

Dan setelah pemakaian rutin selama tujuh hari, memang ada perubahan gitu di wajahku. Jadi lebih cerah dari sebelumnya, terus pori-pori kelihatan enggak terlalu gede juga. Jadi udah mulai samar cerah seketikanya. Enggak bikin shock dan melongo kayak diawal pemakaian.


Kesimpulannya, klaim produk pada kemasan itu, benar adanya buat aku. Cocok. Tapi ya, belum tentu sih cocok di semua orang, termasuk kamu yang enggak sengaja terdampar di sini. 

Eh eh, kubelum berfoto hasil pemakaian antara dia dan BB Magic Powder yang juga bikin aku ngiler tapi enggak nemu di minimarket daerah Nagreg. Akhirnya sih dapet, dari Karawang, gratis pula dibeliin. Nanti deh kuungah gambarnya di blogpost soal BB Magic Powder.

8/16/2018

Pecinta Belanja? Datangi Tempat Ini Saat Ke Jogja!

Berwisata ke Jogja memang tidak ada bosannya, tak heran jika wisatawan terus menerus datang ke kota gudeg tersebut. Tempat wisata di Jogja seolah menarik kita untuk datang ke sana lagi dan membuat rindu. Selain tempat wisatanya, Jogja merupakan surganya para wisatawan untuk berburu barang-barang lucu dan unik yang mungkin tidak ada di kota lain. Agar tidak kehilangan kesempatan untuk mendapatkannya, cobalah luangkan waktu untuk mengunjungi tempat wisata belanja di Jogja berikut ini.

Pasar Tumpah Jalan Olahraga

sumber:ngadem.co
Jika kamu pergi ke Jogja saat akhir pekan, pastikan untuk datang ke Pasar Tumpah Jalan Olahraga ya. Pasar ini hanya ada setiap hari minggu pagi di daerah lembah UGM.Tidak seperti pasar tradisional lainnya, di sini kamu akan menemukan berbagai barang lucu dengan harga yang sangat murah. Ada juga penjaja makanan tradisional yang akan memuaskan perutmu. Pasar ini sudah terkenal hingga manca Negara lho, terbukti setiap pekannya banyak wisatawan asing yang datang ke sana untuk berbelanja.  

Pasar Klithikan
sumber:jadimandiri.org
Suka mengoleksi barang-barang vintage? Cobalah datang ke Pasar Klithikan yang berada di daerah Pakuncen, Wirobrajan ini. Oleh warga lokal, pasar ini lebih dikenal sebagai pasar maling. Jangan salah sangka ya, hal tersebut semata-mata karena pasar ini menjual berbagai macam barang bekas saja kok. Di pasar ini kamu tak hanya akan menemukan barang antik saja, bahkan onderdil mobil bekas pun dijual di sini. Semuanya lengkap, dan tentu saja harganya akan sangat murah jika kamu pandai menawar.


Pasar Malioboro
sumber:tirto.id
Belum ke Jogja namanya kalau belum pergi ke Pasar Malioboro. Meskipun sudah ke sana beberapa kali, kamu dijamin tidak akan bosan berbelanja di tempat ini. Barang-barang yang dijual di pasar bersejarah tersebut memang terkenal unik. Jika kamu berbelanja di toko emperan, pastikan untuk menawar terlebih dahulu sebelum membeli ya. Jika pandai menawar, kamu akan mendapat barang lucu tersebut dengan harga yang sangat murah


Pasar Beringharjo

sumber:indopixel.id
Pasar ini berada tepat di seberang Malioboro. Di Pasar ini pun kamu bisa membeli barang-barang tradisional khas Jogja dengan harga yang miring. Kelebihan pasar ini dibanding Malioboro adalah pasarnya yang lebih lengang, sehingga kamu bisa puas memilih barang yang kamu inginkan. Tak hanya barang-barang unik saja, Pasar Beringharjo juga menyediakan makanan khas Jogja yang bisa kamu coba saat lelah setelah berbelanja. 

Selain tempat di atas, kamu juga bisa melihat tempat lainnya di website traveloka lho. Siap-siap membawa uang lebih saat berbelanja ke tempat wisata di Jogja yang ada di list tadi ya. Karena barangnya banyak yang unik dan sayang untuk dilewatkan. Selamat berbelanja di Jogja, guys!

8/10/2018

Caraku Mengurangi dan Mengatasi Rambut Rontok Dalam 14 Hari

Jadi, aku punya dua permasalahan rambut. Pertama, ketombean. Kedua, kerontokan. Dan kerontokan ini termasuk masalah yang lebih serius di antara keduanya. Ya gimana, setiap kali sisiran atau sehabis keramas, pasti rambutnya berguguran. Dan tentunya enggak cuma sehelai. Bisa sampai segumpal kecil gitu, apalagi kalau membersihkan karpet di kamar, udahlah, kadang jadi suka parno.
Tentu saja aku enggak cuma berdiam diri menunggu keajaiban supaya rambutku bisa kembali seperti saat SD. Rontoknya cuma sehelai doang, paling banyak lima dalam sekali sisiran. Udah banyak shampoo anti hair fall yang kucobain. Tapi ya gitu deh, hasilnya masih kurang memuaskan. Sampai akhirnya aku berkesempatan hadir di acara Natur Beauty Datingnya Natur X KSB Bandung pada tanggal 27 Juli 2018 dan dipertemukan dengan rangkaian produk Natur Extract Ginseng, dari mulai shampoo, conditioner dan hair tonicnya.
Jadi, selama 14 hari ku mencari dirimu, untuk menanyakan dimanakah dirimu ini aku rutin keramas setiap hari balik ke zaman SD sampai kelas sepuluh. Supaya bisa benar-benar merasakan khasiat produknya yang 90% alami dan membuktikan sendiri bahwa produk Natur sudah teruji klinis mengurangi kerontokan hingga 90% jika pemakaiannya rutin selama 14 hari, terutama hair tonicnya. Dan, memang iya, cocok di aku.

Natural Ginseng Extract Shampoo
Kemasannya sendiri, double kemasan. Karton dan kemudian botol yang bentuknya lucu, ada telinganya. Tutupnya model fliptop dan posisinya di atas, jadi enggak khawatir tumpah atau bocor. Aromanya enak, wangi tapi enggak menyengat. Udah enggak ada tuh bau-bau jamu seperti produk Natur di masa lalu. Iya, dulu kupernah sekali beli produk Natur pas masih SD. Punyaku ini kemasan yang 140 ml. Tapi tersedia juga lho dalam kemasan 80 ml, 220 ml dan 700 ml.
Teksturnya sendiri lebih cair daripada shampoo yang biasa aku gunakan. Warnanya, bisa kamu lihat sendiri di gambar ya gaes. Kalau menurut aku itu antara warna kuning keemasan atau cokelat muda. Hasilnya setelah di keramas adalah kesat di rambutku dan bisa dibilang agak kaku di keramas pertama. Tapi jangan panik.

Memang begitulah cara formulanya bekerja. Jadi, kenapa bikin kaku di keramas pertama, itu karena Natur memakai bahan-bahan alami termasuk pewarna dan pewanginya. Di mana shampoonya akan membersihkan rambut dan kulit kepala dari sisa-sisa penggunaan produk berbahan kimia yang masih melekat pada rambut dan kulit kepala. Biar nanti efeknya rambut lebih sehat dan kuat.

Untuk mengurangi kekakuan itu, bisa dong dilanjutkan dengan pemakaian conditionernya yang Ginseng & Olive Oil setelah keramas.

Natur Conditioner Ginseng & Olive Oil
Jujur sejujur-jujurnya, aku udah lama enggak pake yang namanya conditioner karena anaknya pemalas. Iya, serius, masih mandi satu kali sehari aja udah syukur alhamdulillah. Di sini dingin soalnya #alasan. Sementara kalau pake conditioner kan mesti dibilas lagi. Tapi demi rambut yang lebih sehat, aku rela conditioneran lagi deh apalagi pake conditionernya Natur.
Kemasannya tube 180 ml dengan tutup fliptop di bagian bawah. Teksturnya mirip conditioner pada umumnya, pun warnanya yang putih. Dan aromanya enak, hampir mirip sama aroma shampoonya. Kemudian, saat diaplikasikan ke rambut, agak sedikit berbusa gitu. Diaplikasikannya udah pada tahu kan, dari pertengahan rambut sampai ke ujung rambut. Jangan dipakaikan ke kulit kepala lho. Karena efeknya bisa membuat kulit kepala gatal. Gitu informasi yang kudapatkan dari ibu Sarah di Natur Beauty Dating.

Hasilnya? Tentu saja membuat rambut lebih lembut dan mudah diatur gaes. Dan tentunya kekuatan helai rambut jadi lebih terawat.

Sentuhan terakhir perawatan rambut rontok dalam 14 hariku adalah pemakaian Natural Extract Ginseng Hair Tonic.

Wanginya itu lho lembut dan segar
Nah, walaupun aku malas conditioneran, tapi selama hampir 2,5 tahun ini aku rajin pake hair tonic. Karena enggak perlu dibilas lagi. Bukan dari Natur dan ada kandungan bahan alkoholnya karena terasa agak panas di kulit kepala. Beda sama Natur Hair Tonic yang terasa adem di kulit kepala dan enggak panas karena enggak mengandung alkohol. Udah gitu wanginya, beuh, menyegarkan. Kusuka sekali. 

Hair Tonic dari Natur ini mengandung Extract Ginseng yang fungsinya untuk menutrisi dan menguatkan akar rambut dan juga mengurangi kerontokan. Dan tahu enggak, Hair Tonicnya ini udah mendapatkan TOP BRAND Award selama 12 tahun berturut-turut dari 2007 sampai 2018. Jadi kualitasnya udah enggak diragukan lagi gaes. Top markotop. Udah gitu, bisa digunakan juga tanpa keramas dulu. Suer kukaget waktu ada yang nanya kemudian dijawab begitu sama bu Sarah. Tapi akan lebih baik kalau keramas dulu tentunya.

Ngomong-ngomong, udah tahu belum cara memakai Natur Hair Tonic dengan baik dan benar? Kalau belum, sini kubisikin.

1. Karena adanya kandungan Extract Ginseng dari Natur Hair Tonic ini, sebaiknya dikocok terlebih dahulu sebelum digunakan. Teksturnya cair, warnanya mirip sama shampoo gitu lah.
2. Tuangkan ke kulit kepala, mengikuti garis kepala, pijat ringan 2-3 menit supaya melancarkan peredaran darah di kulit kepala. Menuangkannya enggak ribet gaes karena ujung botol kemasannya runcing gitu, terus lubangnya kecil. Jadi enggak takut cairannya meluber ke mana-mana. Simpel gitu lha, sesuai sama aku yang simpel orangnya. Kemasannya cuma ada satu aja 125 ml.
Teh Egy sebagai model dan Ibu Sarah mempraktekan cara memakai Hair Tonic yang baik dan benar.
Nah, selama 14 hari rutin keramas (beberapa kali belum kering 100 persen tapi udah dipakaikan kerudung, aku enggak mengalami masalah gatal-gatal, makin rontok apalagi ketombean) menggunakan rangkaian produk Natur Extract Ginseng ini, ku merasa rambutku jauh lebih baik dari sebelumnya. Walaupun kata ibu Sarah, rontok 50 helai rambut dalam sehari itu masih kategori normal, tapi ya aku ingin lebih berkurang lagi rontoknya, biar enggak berceceran jijay dilantai atau karpet ataupun menggumpal di sisir. Rontoknya rambutku saat di sisir maupun saat dan setelah keramas jadi berkurang beneran. Yang biasanya 6 sampai 10 helai, jadi 3 sampai 1. Aku hepi dong jadinya. 
Sebenarnya, dari acara Natur Beauty Dating ini, aku juga mendapatkan Natur Aloe Vera Extract Hair Tonic juga. Namun, belum aku gunakan karena banyak yang bilang kalau Ginseng Extract Hair Tonic pun lebih menyuburkan rambut. Nah, kalau aku pake berbarengan takutnya mereka perang, terus aku enggak tahu ngaruh apa enggaknya yang Aloe Vera ini kan. Karena fokus aku sekarang ini sama rontok dulu, baru setelahnya ke menyuburkan rambut.

Tapi aku punya sedikit informasi soal yang Aloe Vera ini yang sama-sama membantu menjaga kekuatan akar rambut dan mempercepat laju pertumbuhan rambut, alias menyuburkan rambut. Nah, siapa tahu kamu yang rambutnya mulai menipis pengin tebal kembali. Bisa coba ini. Sama-sama tanpa alkohol dan mendapatkan TOP BRAND Award selama 12 tahun berturut-turut.

Nah, gimana, kamu punya masalah rambut rontok juga enggak? Dan belum menemukan shampoo, conditioner juga hair tonicnya? Cobain deh pake rangkaian produk Natur Extract Ginseng ini. Jangan khawatir soal kehalalal produknya. Selain bahan yang alami, Natur juga sudah memiliki label halal pada setiap produknya.

Bonus, buat kamu, di bawah ini adalah sebagian foto dari acara Natur Beauty Dating X KSB (Komunitas Sahabat Blogger) Bandung. Selain mendapatkan jawaban soal rambut rontok dan cara mengatasinya. Aku juga jadi bisa berkenalan dengan teteh-teteh blogger nu gareulis. Dan jadi tahu kalau produk Natur itu udah ada Hair Mask sama Hair Mistnya juga.
Sebagian yang hadir. Dok Teh Hani
Eh ya, untuk kamu yang ingin tahu lebih soal apa aja sih produk Natur itu varian beserta fungsinya? Kalau udah beli produknya sih, tinggal scan aja barcodenya, nanti merujuk ke situs  natur.co.id atau ketik aja secara langsung. Bisa juga cek sosial medianya di facebook, instagram dan twitter @backtonatur.
Sharing session teh Hani dan Ibu Sarah
Selamat mencoba dan meminta maaf pada rambut eh mempercantik rambut maksudnya. Aku sih sekalian minta maaf karena dulu sempat berulang kali di rebonding dan dicatok.
Sampai bertemu di blogpost selanjutnya!

8/04/2018

Tiga Aktivitas Seru Dalam Satu Paket Faber-Castell Colour to Life

Sejak diperkenalkan pada pensil warna dan spidol, sejak saat itu pula aku menyukai kegiatan menggambar sebisanya dan mewarnai. Sampai-sampai dinding kamar pun kugambari dan kuwarnai pada saat itu. Dan kebiasaan ini pun berlangsung sampai sekarang. Karena bagiku, kegiatan ini, terutama mewarnai, jadi semacam terapi untuk meredam emosi, mengurangi kegundahan maupun rasa stres berlebih. Asyik aja gitu melihat warna-warni yang tergores di atas kertas bergambar.
Selain menggambar dan mewarnai, setelah beranjak remaja, akupun jadi suka bermain games digital di komputer dan ponsel. Terutama games yang bisa dimainkan tanpa koneksi internet. Biar hemat kouta. Dan, yang terbaru, aplikasi yang kuunduh dari playstore adalah Faber-Castell Colour to Life. Pertama kali menemukan informasi seputar aplikasi ini dari salah satu blog, dan ku langsung tertarik pengin mencobanya juga. Selain di playstore, aplikasi Colour to Life ini bisa diunduh juga di appstore atau langsung scan barcode yang ada di kotaknya.

Unduh di playstore
Lha, kok ada kotaknya? Iya dong, karena Colour to Life ini adalah inovasi terbaru dari Faber-Castell yang memadukan menggambar dan mewarnai sebagaimana umumnya dengan penggunaan teknologi Augemented Reality. Di mana gambar akan menjadi lebih hidup setelah selesai diwarnai dan di scan melalui aplikasi tentunya. Jadi tiga dimensi gitu.

Selfie kamera belakang, karakter giddy up 3D
Dan, enggak hanya gambarnya yang jadi tiga dimensi, dalam aplikasi ini tentunya kita bisa bermain games dan selfie. Inilah kenapa kusebut tiga aktivitas seru dalam satu paket. Mulai dari mewarnai, bermain games dan selfie dengan karakter tiga dimensi. Padahal waktu SMP-SMK aku paling anti sama selfie. Sebelum mengunduh aplikasinya, yang pertama kali harus dilakukan adalah membeli paket Faber-Castell Colour to Life ini. Bisa melalui Tokopedia, Gramedia, maupun toko buku lainnya.

Isi kotak Colour to Life
Di dalam satu paketnya terdiri atas buku mewarnai berjumlah lima belas halaman dengan lima karakter berbeda. Setiap karakter terdiri dari tiga lembar, posisi gambar berbeda. Kemudian dilengkapi connector pens Faber-Castell dengan pilihan dua puluh warna, juga ada panduan kecil tentang pilihan beberapa teknik mewarnai menggunakan connector pensnya. Dan ternyata setelah kupraktikkan,walau enggak sama-sama amat seperti contohnya, minimal jadi tahu teknik mewarnai supaya tetap full, sedap dipandang tapi enggak boros connetor pensnya.

Jika sudah memiliki paket Colour to Life, kemudian menginstal aplikasinya, langkah ketiga adalah mewarnai karakter yang ada di bukunya. Bebas pilih yang manapun. Bebas mau warna-warni atau satu warna. Pokoknya sesuai imajinasi masing-masing aja. Asal, jangan terlalu ditekan supaya enggak tembus ke bagian belakangnya dan bingkainya jangan ikut diwarnai. Karena bisa menghalangi proses scan gambarnya nanti. Nah, kalau kegiatan mewarnai ini dilakukan bersama anak-anak, emak wajib memperhatikan hal ini. Biasanya ada anak yang sampai bingkainya suka diwarnai gitu kan.


Kegiatan mewarnai sendiri bagus untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak-anak, membantu mengenalkan berbagai jenis warna, melatih kemampuan koordinasi, meningkatkan konsentrasi, dan wadah untuk berimajinasi.


Jika sudah selesai mewarnai, langkah keempat adalah buka aplikasinya, pilih salah satu games yang akan dimainkan, kemudian scan. Ada lima games yang bisa dipilih. Giddy Up, Pogo Boy, Dress-Up Challenge, Balance Your Brain dan Safe Flight. Jarak minimal untuk scannya ini adalah 30 cm, dan pastikan posisinya lurus. Jika sesuai, nanti bidangnya akan menjadi hijau, kemudian muncul deh karakternya jadi tiga dimensi. Kalau tidak terdeteksi, bisa alihkan dulu kameranya ke arah lain sampai pointer scannya muncul lagi, baru arahkan kembali ke gambarnya.


Karakternya bisa bergerak ke kanan, kiri, atas, bawah bahkan berputar disertai suara khas masing-masing karakter. Jika menginginkan warna yang akurat (sama persis dengan warna dalam buku), scanlah di tempat yang pencahayaannya baik. Soalnya kalau pencahayaannya kurang baik, warnanya bisa agak berbeda.

Pilih selfie atau main game duluan? 
Setelah karakternya berubah jadi tiga dimensi, akan ada tiga tombol pilihan yang muncul. Ada pilihan mainkan game, bantuan dan tombol photo mode. Bebas mau yang mana duluan. Kalau aku sih, untuk langkah kelima ini memilih selfie terlebih dahulu. Narsisnya kumat, apalagi karakter yang diajak foto barengnya lucu-lucu. 

Akhirnya berani ngelus kuda
Untuk berselfie, tata caranya mudah kok, tinggal pilih saja mau menggunakan kamera depan atau kamera belakang. Kemudian bergaya dan tekan deh tombol pengambil gambarnya. Enggak langsung cekrek, tapi ada waktu tiga detik hitungan mundur dulu. Jadi bisalah foto sendiri dari jarak sekian senti menggunakan tripod atau pengganjal lainnya.

Mewawancarai sambil mengipasi mba princess
Jika ingin mengambil foto dalam jumlah banyak (diulang lagi dan lagi), tinggal pilih tombol retake saja. Foto yang sebelumnya langsung tersimpan kok. Karena kalau pilih tombol save, aplikasi akan menyimpan gambar terakhir dan kembali ke proses scan gambar.

Katanya aku mau dibuatkan alis oleh mas kucing
Sudah puas selfie? Langkah terakhir ya tentu saja mainkan gamesnya. Dari lima games yang aku coba semua karena aku penasaran. Kelima games ini punya satu fungsi yang sama, meningkatkan fokus dan konsentrasi. Sesuai dengan yang dipaparkan di bagian belakang kotak/kemasannya. Sementara fungsi lainnya adalah :

- Giddy Up, Pogo Boy dan Safe Flight


Memperkuat koordinasi antara tangan dan mata, karena di game ini (kecuali Safe Flight), baik tangan kanan maupun kiri harus siap, supaya bisa melewati rintangan yang ada. Selain itu, ketiga game ini bisa melatih kemampuan motorik halus dan melatih refleks. Favoritku yang loncat-loncat dong. Iya, Pogo Boy.

- Dress-Up Challenge


Aku sendiri sudah mulai sering lupa kalau menyimpan sebuah benda, lupa hari dan tanggal, dan lupa lupa lainnya. Nah, game yang ini bisa membantu menajamkan ingatan lho. Karena diajak untuk mengingat dress yang digunakan manekin kemudian diminta untuk memasangkan kembali sama persis.

- Balance Your Brain

Namanya aja udah balance your brain alias menyeimbangkan fungsi otak. Ya fungsinya untuk menstimulasi koordinasi antara otak kiri dan kanan dan meningkatkan kecepatan kinerja otak, kemampuan berpikir. Di sini mencocokkan antara warna dan katanya. Kalau sesuai tekan tanda centang, kalau tidak tekan tanda silang.

Bermain dengan sepaket Colour to Life ini untukku sangat menyenangkan. Bagaimana tidak, tiga aktivitas favoritku jadi satu dalam aplikasi ini. Dari mulai mewarnai dengan connector pens yang mudah digenggam dan tidak perlu bertenaga untuk menggoreskannya. Kemudian selfie dengan karakter tiga dimensi dan juga bermain games yang cara penggunaannya pun mudah dan juga tidak memerlukan koneksi internet. Jadi bisa meningkatkan mood dan berkreativitas sesuai dengan imajinasi. Colour to Life ini pun tetap asyik dan seru  saat dimainkan sendirian. 

Lebih seru lagi tentunya kalau dimainkan bersama si buah hati. Gamesnya aman dan bagus untuk meningkatkan kemampuan anak. Karena kalau main bareng anak-anak itu ada rasa geregetannya sendiri dan bisa lebih akrab, lebih banyak menghabiskan waktu bersama. Mendadak jadi pengin segera menikah kemudian punya anak, dan anaknya bisa diajak mewarnai dan main Colour to Life. Karena melihat anak-anak tersenyum itu bisa menambah kebahagiaan tersendiri. Ya enggak sih? Walaupun posisinya hanya ponakan atau yang enggak sengaja bertemu di angkutan umum.
Untuk informasi lebih lanjut, teman-teman bisa cek di sosial media Faber-Castell :

Youtube : Faber-Castell Creative Kids
Facebook : Faber-Castell Creative Kids
Instagram : fabercastell_id