Hidup Sehat Itu Dimulai Dari Mencintai Diri Sendiri

"Gilang sehat?"

Pertanyaan itu kerap kali mampir di kolom komentar atau direct message instagram di saat aku mengunggah foto yang ekspresinya boloho untuk mengikuti sebuah kuis. Dan kamu mengerti kan, apa yang dimaksud 'sehat,' di sini? Ya, sehat yang ditanyakan adalah sehat yang berkaitan dengan kewarasan. Dengan kata lain orang itu khawatir jika aku udah gila. Padahal gila adalah bagian dari namaku : gila+ng.

Aku jelas sehat wal afiat maka dari itu masih suka seliweran di media sosial, juga terkadang ikutan kuis. Dan itu justru aku lakukan supaya tetap waras. Karena kalau menang kuisnya bisa membuat hatiku senang, hidupku bahagia. Kemudian ada yang komentar : enak banget ya dapet gratisan mulu! kyaa gratis juga pake usaha. Sekalipun yang dimenangkan hanyalah hampers. Ikutan kuis, memenangkan hadiah, ngeblog, itu adalah sebagian caraku untuk mencintai diri sendiri. Untuk mengatasi kegalauan karena masih belum berhasil mendapatkan pekerjaan di luar rumah seperti yang aku beserta orang-orang harapkan. Untuk menghindari stress berlebihan.


Dalam blogpost pertama tentang alasan aku ngeblog, di situ aku bilang kalau aku pernah berada di titik terendah enggak percaya diri. Dan sering banget lho terlintas pengin mengakhiri hidup alis bunuh diri. Tapi ya enggak terlaksana, maka dari itu sampai detik ini aku masih hidup. Karena aku berusaha untuk keluar dari zona enggak mengenakan itu dan berusaha menerapkan hidup sehat. Hidup sehat versi aku tentunya.

Bagiku, hidup sehat itu enggak cuma makan makanan bergizi yang memenuhi piring gizi seimbang. Kemudian ditambah olahraga teratur. Sehat versiku lebih dari itu, sebagian besarnya lebih menyangkut ke masalah kejiwaan, batin. Tanpa berlama-lama lagi, padahal ku udah panjang banget ya pembukaan blogpostnya, nyahaha. Inilah 5 tips hidup sehat versiku. Hidup sehat yang dimulai dengan mencintai diri sendiri. Karena menunggu dicintai orang lain mah lama tsay.

1. Bersyukur, dan Lebih Dekat Dengan Tuhan, Allah SWT
Dulu nih, ku tipe-tipe orang yang kerjaannya sedikit-sedikit mengeluh dan ingat ngedoa sama Allah kalau lagi galau, lagi terasa susah dan lemah enggak berdaya, atau kalau lagi ada maunya. Padahal memang setiap hari selalu ada maunya. Sampai suatu waktu sepulang ikut walk interview dari Cikarang tapi pulangnya mampir dulu ke Karawang. Nah, pas naik bus dari Karawang itulah ku duduk bersebelahan sama mas-mas yang mengingatkanku tentang lebih banyak bersyukur dan juga lebih dekat lagi sama Allah.

Masnya bilang kalau kamu butuh ketenangan, enggak perlu jauh-jauh harus ke pantai, ke gunung. Cukup kamu sholat, berdoa sama Allah dan baca Al-Qur'an (mengaji). Malu banget pas ditanya kamu suka ngaji enggak? Aku cuma bisa jawab setiap malam jum'at Yassiinan. Terus masnya menghitung, diusiaku yang kala itu baru dua puluhan, kalau misalkan aku setiap habis sholat atau minimal sehari membaca satu ayat. Maka aku akan menamatkan 30 juz sampai usiaku hampir kepala 3. 

Dari situlah aku merasa ditampar eh diingatkan bahwa selama ini aku terlalu abai dengan kewajiban pada Allah. Ya mending kan kalau usiaku sampai kepala 3. Kalau enggak. Maka dari itu aku berubah, lebih banyak bersyukur dan lebih dekat dengan Allah. Dan aku mendapatkan hati serta pikiran yang lebih tenang. Dan kalaupun menghadapi masalah, rasanya Allah selalu memberikan jalannya. Jadi jangan lupa buat bersyukur dan tunaikan kewajiban sama Allah. Jangan cuma minta haknya doang. Eh ini aku lagi ngomong ke diri sendiri lho ya.

2. Cari asupan gizi yang positif untuk hati serta pikiran, berkenalan dengan orang-orang yang memiliki energi serta pemikiran positif.
Setiap orang tentunya memiliki energi postif dan juga negatif. Tapi biasanya, sebagian orang akan menyimpan energi negatifnya di tempat tersembunyi. Jarang dikeluarkan kecuali sedang sendirian. Dan setidaknya itulah yang ku rasakan beberapa tahun ke belakang.

Mengenal mas-mba blogger yang punya profesi ganda. Enggak cuma sebagai blogger aja. Ada yang seorang HRD, Guru, Dosen, Penulis buku, editor, social media specialist, penyiar radio, dan masih banyak lagi yang lainnya. Dari tulisan mereka yang positif dan kebetulan aku baca. Dari situlah perlahan aku merasa lebih sehat dari sebelumnya. Intinya sih kalau hatinya jauh dari iri dengki alias bersih, pikiran pun akan jernih dan itu mempengaruhi kesehatan fisik juga.

3. Seimbangkan antara waktu istirahat, dan bekerjaKadang suka abai gitu kan sama sinyal-sinyal yang dikirim tubuh supaya kamu beristirahat hanya karena kerjaan belum beres. Menyelesaikan pekerjaan tepat waktu memang harus, tapi jangan sampai lupa istirahat juga dong. Karena kurang istirahat apalagi tidur malam itu ngaruh banget kalau buat aku. Minimal pagi-pagi moodnya belum jelek. Dan kalau kurang tidur, kurang istirahat. Justru kerjaan malah lebih terbengkalai karena kusuka balas dendam besoknya tidur bisa sampai berhari-hari *eh.

4. OlahragaOlahraga bukan cuma demi membuat berat badan terjaga apalagi menurunkan berat badan. Buat aku, olahraga itu jadi semacam terapi untuk menghilangkan energi negatif yang ada dalam tubuh. Jadi bisa lebih sehat, lebih ringan tubuhnya dan lebih ceria menjalani hari-hari. 

5. Perhatikan apa yang dikonsumsiNah, kalau ini soal makanan bergizi beneran. Kalau bisa sih yang memenuhi piring gizi seimbang. Kemudian konsumsi sayur, buah dan vitamin. Aku sendiri jarang konsumsi vitamin, paing diganti susu murni yang iklannya naga *eh sama konsumsi yogurt.


ge maulani

Perempuan | Lebih senang berbicara dan bercerita melalui tulisan | Penyuka kucing, novel, es krim, coklat panas, teh susu, kopi | Pemalu walau seringnya malu-maluin | Terbiasa jika terlupakan dan dilupakan |

No comments:

Post a Comment

Yakin nggak mau meninggalkan komentar? Nanti aku nggak bisa main ke blog kamu kalau kamu nggak meninggalkan komentar. Kritik dan saran diterima kok :)