5/29/2019

Review Dove Inner Glow Facial Foam

Bye-bye Kusam Dengan Dove Inner Glow Gentle Exfoliating Facial Cleanser. Wuidih, enggak terasa lebaran sebentar lagi nih gengs. Gimana, udah menyiapkan apa aja nih? Yang masih jomblo mah pasti udah menyiapkan hati yang lapang dan penuh kesabaran juga jawaban untuk pertanyaan paling mainstream 'kapan nikah'. Ini maksudnya aku lho ya. Namun, selain itu, di ramadan kali ini aku mencoba sesuatu yang baru nih supaya lebaran nanti terlihat agak berbeda dan siapa tahu jadi lebih kelihatan oleh sang jodoh.


Jadi, di ramadan kali ini aku mencoba produk pencuci wajah yang berbeda dari biasanya gengs. Namanya Dove Inner Glow Gentle Exfoliating Facial Cleanser. Mari kupanggil jadi Dove Inner Glow Facial Foam aja biar lebih ringkas dan terdengar lebih familiar di telinga.Nah, Dove Inner Glow Facial Foam ini diklaim bisa membuat kulit wajah tampak bercahaya alias Glowing. Meskipun diperuntukkan buat kulit normal dan kusam, aku yang punya kulit cenderung berminyak tapi kusam tetap penasaran buat mencobanya.

Dove Inner Glow Facial Foam ini memiliki dua pilihan kemasan. Kemasan 100 gr yang kupakai ini dan juga kemasan 50 gr yang lebih travel friendly. Untuk yang 100 gr ini harganya terjangkau di kantong kok gengs, Rp. 33.000, malah lagi diskon tuh kalau beli di official store Unilever di Shopee. Dicari di Minimarket dan Supermarket terdekat pun produknya mudah ditemukan.


Kemasan tubenya ini dilengkapi dengan tutup fliptop dan empuk gitu lho. Jadi saat mengeluarkan isinya enggak perlu tenaga dalam. Pelan-pelan saja gengs. Dengan perpaduan warna putih dan merah muda teduh, aku merasa kemasannya ini sederhana tapi cantik.
Nah, pada bagian belakang kemasannya ini tertera keterangan : untuk kulit normal dan kusam, dengan lembut mengangkat sel kulit mati, melembapkan hingga ke dalam pori-pori kulit, mengandung nutriummoisture beauty serum yang menampilkan cahaya alami kulit, lapisan epidermis, bahan pelembab dan gentle floral scent.

Facial foamnya ini berwarna putih dilengkapi butiran scrub halus berwarna merah muda. Aku sempat heran sih sama butiran scrubnya ini. Di tangan masih terasa tapi saat diaplikasikan ke wajah, malah enggak terasa sama sekali. Seolah emang enggak ada scrubnya gitu. Untuk busanya sendiri enggak terlalu banyak, dan aromanya aroma bunga. Cuma, walaupun aromanya tergolong lembut, tapi jujur aku kurang suka.
Cara pakainya sama aja dengan facial foam pada umumnya, di belakang kemasan juga tertera. Basahi wajah, campurkan facial foam dengan sedikit air di telapak tangan hingga berbusa, lalu pijat lembut ke wajah, bilas sampai bersih. Dan bisa digunakan setiap hari. Ngomong-ngomong soal busa, seperti produk facial foam Dove yang lain yang pernah kucoba, busanya itu enggak terlalu banyak. Apalagi kalau kamu pakai facial foamnya cuma seujung jari.

Di bagian belakang juga tertera yang harus kamu perhatikan kalau menggunakan produk ini : Gunakan sesuai petunjuk. Jika terkena mata, segera bilas dengan air. Jika terjadi iritasi, hentikan pemakaian. Nah, sampai sini, kembali lagi sih, sebagus apa pun atau secocok apa pun suatu produk sama orang-orang di luaran sana yang mencobanya, tetap aja belum tentu cocok sama kamu juga.

Aku sendiri yakin buat mencobanya meskipun punya kulit sensitif itu karena Dove ini produknya udah Dermatologically tested facial foam. Jadi di bawah pengawasan ahli kulit (dermatolog) dan udah melalui beberapa tahapan pengujian oleh responden secara sukarela. Udah ada no BPOM nya juga. Jadi ku merasa aman aja gitu. Kurangnya satu sih, kurang logo halal MUI.

Bahan : Water, Petrolatum, Potassium Cocoyl Glycinate, Glycerin, Potassium Cocoate, Sodium Lauroamphoacetate, Acrylates Copolymer, Hydroxypropyl Starch Phosphate, Lauric Acid, Lauramidopropyl Betaine, Hydrated Silica, Polybutene, Stearic Acid, Sodium Cocoyl Isethionate, Perfume, Sodium Chloride, Polyquaternium-6, Citric Acid, BHT, Tetrasodium EDTA, Coconut Acid, Sodium Isethionate, Magnesium Nitrate, Methylchloroisothiazolinone, Magnesium Chloride, Methylisothiazolinone, CI 73360
Awal menggunakan Dove Inner Glow Facial Foam ini aku cukup kaget sih setelah cuci muka. Soalnya, sebelum dikeringkan sama handuk, wajah terasa licin enggak kayak habis cuci muka. Eh tapi setelah dikeringkan sih enggak. Yang ada kulit terasa lembap, kenyal dan lembut. Dan setelah semingguan mulai terlihat lebih cerah, enggak kusam. Selama pakai ini  kulit aku juga jadi enggak terlalu berminyak parah kayak biasanya sih. Padahal ini bukan buat kulit berminyak. Mungkin kembali ke kondisi kulit masing-masing kali ya.


Jadi, selama satu minggu tergolong aman, enggak ada reaksi aneh-aneh. Barulah di hari ke sembilan, mulai muncul bruntusan di sekiar pipi dan juga kening. Di kening sih ada jerawat besar juga satu. Dan akupun mengalami pengelupasan kulit di pipi, baik kanan maupun kiri, tapi enggak banyak. Normal sebagaimana aku mengalami pengelupasan kulit sebelum ini. Dan akupun enggak berhenti cuci muka menggunakan Dove Inner Glow Facial Foam ini. Karena pertama, di hari ke delapan aku tidurnya berantakan lagi, banyak begadang. Kedua, aku agak stres juga. Ketiga, aku juga kan pakai produk pelembab, maskeran seminggu dua kali. Mana tahu kan mereka perang gitu di wajah.

Selain ketiga faktor di atas, akupun enggak menghentikan pemakaian karena emang udah ada tulisan 'exfoliating' di kemasannya. Dan juga keterangan 'mengangkat sel kulit mati.' Ya kalau sel kulit mati terangkat, otomatis akan terjadi pengelupasan kulit juga detoks yang mana bruntusan yang emang udah ada di dalam buat jadi cikal bakal jerawat ikut muncul ke permukaan. Maka dari itu aku tetap memakainya sampai hari ini, total sebelas hari.

Yang aku suka nih, meskipun mengalami pengelupasan kulit. Tapi, saat memakai pelembab, BB Cream sama bedak, mereka tetap rata di wajah aku. Aku terkejut dan terheran-heran, karena biasanya kalau kulit lagi mengelupas, susah banget buat pelembab dan kawan-kawannya rata di wajah. 

Terus, sekarang, di hari ke sebelas, jerawat udah mengempis, bruntusan udah berkurang, pipi kiri udah kembali normal (enggak mengelupas). Udah kembali lembut. Kalau di pipi kanan masih ada yang mengelupas sedikit. Enggak heran sih, orang pipi kanan aku emang lebih banyak bruntusan dan sisa bekas jerawat. Selain itu, pori-pori yang dulu sempat membesar karena pertumbuhan komedo pun semakin terlihat mengecil. Dan tentunya, wajahku semakin tampak cerah alaminya. Sampai kaget saat hadir buka bersama dengan teman SMP, ada yang bilang "Gilang, kulitnya jadi putih ih."  Putih di sini maksudnya pasti sawo matang tapi lebih cerah. Iyalah secara dulu wajahku suram banget eh kusam maksudnya.


Jadi, gimana gengs? Mau bye-bye kusam juga kayak aku? Boleh lha coba juga Dove Inner Glow Facial Foamnya. Coba beli yang 50 gr dulu aja. Tapi, soal cocok atau enggaknya, itu kembali ke kondisi kulit masing-masing ya. Sama aja kan kayak nyari kecocokan sama seseorang. Dan, kalau kamu mau kepoin eh tahu lebih banyak soal produknya Dove, bisa banget kepoin instagramnya @dove dong

5/25/2019

Review Cornetto SilverQueen

Halo kamu, iya, kamu! Gimana puasanya? Lancar kan? Alhamdulillah jika begitu. Semoga enggak cuma puasanya aja yang lancar, tapi segalanya dilancarkan ya selama itu niat baik. Dan semoga kamu masih kuat menahan diri juga jari agar enggak mudah terprovokasi apalagi sampai ikut sebar hoax alias berita bohong. Dan di manapun kamu, semoga sehat selalu.

Di blogpost kali ini, tentunya aku akan kembali membicarakan tentang es krim walls cornetto. Seperti yang sebelum-sebelumnya beberapa kali aku lakukan. Kamu yang enggak sengaja terdampar di sini, mungkin beberapa udah ada yang enggak sengaja membacanya. Dan semoga kamu enggak bosan dan bahagia selalu.

cornetto silverqueen

Baiklah, sesuai judulnya  kali ini aku akan membicarakan soal es krim walls cornetto silverqueen. Adakah yang udah mencobanya juga? Gimana menurutmu rasanya? Kalau kata aku sih rasanya enak, tapi enggak spesial dan enggak bikin kangen ingin mencobanya lagi. Sebelas dua belas kayak aku ke es krim walls cornetto oreo dan rainbow pop. Ya, pada akhirnya meskipun enak, kembali lagi soal selera dan perubahan rasa suka terhadap sesuatu seiring dengan berjalannya waktu.

walls cornetto silverqueen

Es krim walls cornetto silverqueen ini memiliki kemasan yang didominasi oleh warna cokelat disertai gambar kacang mede khasnya cokelat silverqueen. Lengkap dengan tulisan khas silverqueen yang berwarna merah, berlatar putih. Sementara tulisan cornettonya diberikan latar warna keemasan. Sementara di bagian penutupnya yang berwarna cokelat tertera tanggal kadaluwarsanya.

cokelat silverqueen cornetto

Ketika dibuka tutup atasnya, maka kamu akan menemukan kepingan cokelat bertabur kacang mede yang cukup banyak dan tersebar dari tengah hingga ke pinggir. Dan di bawah kepingan cokelat ini, tentu saja ada es krim cokelat dan cone yang menanti.

Untuk rasanya sendiri udah jelas sesuai namanya. Rasa cokelat silverqueen banget apalagi bagian kepingan cokelatnya. Enggak terbantahkan. Meskipun ku udah lama enggak makan silverqueen, tapi ku masih ingat dengan rasanya. Karena cokelat silverqueen sendiri adalah cokelat terlama dan tersering aku makan sejak masih kanak-kanak. 

Paduan es krim cokelat, kepingan cokelat bertabur kacang medenya ini terasa menyatu di mulut. Bisa dibilang ini adalah salah satu es krim rasa cokelat (dengan kepingan cokelat dan kacang mede) yang enggak bikin aku merasa eneg. Malah ya enak aja gitu. Cuma, sesuai yang aku bilang di paragraf kedua, es krim cornetto silverqueen ini buat aku enggak bikin kangen. Entah karena emang aku kurang suka es krim rasa cokelat, atau mungkin karena pada dasarnya aku lebih suka cornetto yang atasnya krim bukan kepingan cokelat.

beli di indomaret

Tapi, untuk kamu yang suka es krim cokelat dan juga silverqueen, mungkin kamu akan merasa ingin mencobanya kembali. Soalnya mamaku juga udah mencobanya dan beliau suka banget. Dan seperti ciri khas es krim cornetto lainnya, cornetto silverqueen ini juga punya ujung cokelat yang lezat sebagai penutup. Ujung cokelatnya juga ku rasa lebih panjang dibandingkan dengan es krim cornetto lainnya.  Untuk harganya sendiri enggak beda jauh sama teman-temannya di per-cornettoan, berkisar antara Rp. 9.500 hingga Rp. 12.000. Tergantung daerah dan juga belinya di mini market atau supermarket. Aku beli di minimarket A, sebut saja Alfamart. Cornetto Silverqueen harga nya Rp. 12.000 kemarin.

komposisi

Eh ya di bagian belakang kemasannya itu ada komposisi bahan, dan informasi nilai gizi. Sementara logo halalnya lupa enggak aku lihat dan bagian belakang enggak kefoto semuanya. Tapi aku yakin sih dia halal karena udah terdaftar di situs halal MUI. Jadi gimana, kamu udah ada yang mencobanya juga belum? Kalau belum dan kamu pencinta silverqueen, cobain deh. Nah, sama matcha udah, oreo udah, popping candy, marshmallow, silverqueen udah. Nanti kira-kira akan ada rasa apalagi ya? Yang pasti bukan rasa yang pernah ada terhadap seseorang di masa lalu dong pastinya hahaha.

5/22/2019

Meningkatkan Berat Badan | Cepat

Meningkatkan Berat Badan Dalam Waktu Pesat. Anda memiliki tubuh dengan badan yang terlalu kurus, maka Anda perlu meningkatkan berat badan Anda. Sebab, berat badan tersebut bukanlah tergolong berat badan yang ideal dan bisa membuat Anda terlihat kurang menarik.

Selain itu, berat badan yang terlalu kurus juga tergolong lebih rentan terhadap penyakit sehingga Anda perlu menaikkannya agar dapat lebih sehat dan mencapai berat badan ideal. Lalu, bagaimana cara untuk menaikkan berat badan dengan cepat? Berikut ini beberapa tips yang bisa Anda terapkan :


Mempersiapkan Camilan
Apakah Anda tergolong orang yang suka mengonsumsi camilan setiap harinya? Jika iya, maka sebaiknya lanjutkan kebiasaan tersebut sebab konsumsi camilan setiap hari dapat secara efektif meningkatkan berat badan. Anda bisa mempersiapkan camilan yang mudah dikonsumsi seperti camilan yang manis. Camilan yang manis memiliki banyak kalori yang sangat dibutuhkan tubuh untuk meningkatkan berat badan. Kalori tersebut akan menjadi lemak yang membuat bobot tubuh meningkat dengan cepat. Akan tetapi, perhatikan juga kebersihan camilan yang Anda konsumsi sehari-hari agar tidak membuat tubuh menjadi sakit ketika mengonsumsi camilan terlalu sering.

Mengonsumsi lemak
Untuk meningkatkan berat badan, maka tubuh membutuhkan lebih banyak lemak dalam asupan nutrisi setiap harinya. Lemak akan membuat bobot tubuh meningkat lebih cepat dibandingkan nutrisi lainnya. Ada berbagai makanan yang memiliki kandungan lemak tinggi didalamnya dan dapat Anda konsumsi untuk meningkatkan berat badan Anda. Beberapa makanan tersebut antara lain seperti daging sapi, kulit ayam sampai alpukat.

Walaupun konsumsi lemak dapat meningkatkan bobot tubuh secara lebih cepat, namun Anda perlu memperhatikan juga kesehatan tubuh Anda. Seimbangkan asupan lemak dengan aktivitas olahraga agar tidak menyebabkan obesitas. Sehingga, Anda bisa mendapatkan bentuk tubuh yang ideal dan sekaligus lebih sehat dengan berat badan yang lebih tinggi dibandingkan sebelumnya.

Itulah beragam hal yang bisa Anda lakukan untuk meningkatkan berat badan secara pesat. Seimbangkan juga asupan gizi yang Anda konsumsi dengan meminum susu setiap harinya. Kunjungi laman berikut https://www.frisianflag.com/ untuk mendapatkan informasi seputar varian susu kesukaan Anda

5/15/2019

Olahraga Bersama Project S The Series

Beberapa tahun belakangan ini ku sedang berusaha untuk mengurangi nonton drama Korea. Karena apa, karena ku enggak bisa berhenti nonton per-episodenya hingga kadang ditonton marathon sehari semalam. Maka dari itu aku melarikan diri dengan menonton lakorn dan dorama. Eh padahal ya sama aja. Jumlah episodenya yang enggak banyak. Sebelas dua belas sama drama Korea. Jadinya ya ku enggak sabar suka pengin menamatkannya sekaligus. Apalagi kalau ceritanya menarik. Salah empatnya Project S The Series di bawah ini :

1. Project S Musim 4 : SHOOT (I Love You) 2017
Di project S yang SHOOT ini aku merasa asing dengan para pemainnya ceweknya. Iya, yang cowoknya mah Nonkul sama yang jadi Tiger di I Love You I Hate You. Ngomong-ngomong, semua seriesnya berjumlah 8 episode dengan durasi sekitar 40 menitan setiap episodenya. Dalam SHOOT ini menceritakan kehidupan dua sahabat Bo dan Shan Bosan *eh. Di mana Shan selalu setia menemani Bo meskipun Bo sering berganti-ganti hobi. Hingga akhirnya saat di kampus Bo enggak sengaja melihat Archwin sedang memanah (Archery). Dan dia akhirnya pengin belajar memanah juga.

Archwin mengajak mereka untuk berlatih di tempat ayahnya. Bo yang singkatnya naksir Archwin mati-matian latihan supaya bisa deket terus. Ya walaupun dia sering gagal fokus, dan enggak mengerti sama penjelasan ayahnya Archwin. Hingga kemudian datanglah Fame, cewek yang deket sama Archwin dan jago Archery. Bo jelas cemburu, sampai jadi kepo berat dan mengikuti Archwin saat olahraga. Sampai akhirnya mereka tahu kalau keduanya jadian.

Bo patah hati, iya jelas lha. Sementara Shan sendiri dibuat gemas karena bingung kenapa dia enggak suka kalau Bo bahas Arcwhin atau dekat-dekat sama Archwin. Dari episode pertama ke episode selanjutnya, konfliknya terus meningkat. Bukan cuma masalah cinta-cintaannya aja tapi juga masalah yang bisa terjadi pada atlit Archery dan juga pentingnya dukungan dari keluarga juga teman. Kayak nih, kehilangan kepercayaan diri karena membandingkan hasil panahan lawan. Kehilangan percaya diri karena meleset sampai kena target traumatic. Kita juga diajak buat belajar Archery itu sendiri dan fokus pada apa yang kita impikan. Kayak Shan dong, dia malah jadi suka Archery. Jujur ku dibuat kesal sama karakternya Nonkul (Archwin) di sini. Dan bersimpati sama Bo. Cuma endingnya ih, lha gitu doang enggak sesuai ekspektasi aku. Tapi secara keseluruhan setiap episodenya menarik.

2. Project S Musim 2 : Side by Side 2017
Siapa di sini yang suka badminton? Side by Side akan membawamu menuju latihan serta pertandingan badminton yang dilakukan ganda putra Gym bersama Dong dengan dukungan ibu Teung dan ibu Tum. Jadi di awal diceritakan kalau mereka ini sepupuan, padahal sebenarnya ... tonton sendiri deh, enggak terduga banget sungguh. 

Karakter Gym sendiri adalah anak yang memiliki keistimewaan. Di mana butuh penanganan khusus. Emosi Gym mudah meledak saat dia kesal. Dan hal itulah yang membuat klub badminton mengeluarkannya. Dong ikut keluar karena ibu Teung. Akhirnya mereka latihan di tempat badminton lain di mana ibu Teung dulu berlatih di sana. Dan mereka bertemu lagi teman masa kecil mereka yang bernama Noi.

Mulanya berjalan lancar sampai akhirnya Gym kembali melakukan keributan. Masih bisa diatasi iya, tapi ku sedih sekali pas pertandingan final di mana yang menang bisa masuk timnas Thailand. Di sanalah semuanya berubah. Dong yang enggak bisa fokus karena tahu perihal ayahnya dan masa lalu ibunya. Gym marah dan seperti biasa ditenangkan oleh ibunya Dong sebagai pelatih. Dong semakin merasa kalau ibunya hanya peduli pada Gym. Terus Gym ngamuk dan mau menghajar Dong hingga dia diberikan sanksi enggak boleh main setahun.

Di sini enggak ada kisah cinta? Oh ada dong, kisah cinta dalam keluarga, sesama saudara, Dong sama Noi yang malu-malu mpus eh kucing, dan sesama teman. Dong yang walaupun suka marah, cemburu, kesal ke Gym, tapi enggak dipungkiri kalau dia tetap peduli ke Gym. Seru deh ini pokoknya, episode terakhir beneran menguras air mata pas Dong dan Gym jadi lawan di tunggal putra. Terus terharu banget di episode tujuh di mana ibu Tum jadi dekat sama anaknya (Gym). Pun ibu Teung yang memperbaiki hubungannya dengan Dong. Banyak juga perubahan Gym saat Dong lebih sering latihan dan jarang pulang. Perubahan baik yang membuat Dong kaget sekaligus terharu. Bahkan nih dia bisa melatih anak-anak sampai anak didiknya juara. Di sini kita bakal dibuat sadar kalau anak-anak istimewa itu benar-benar istimewa, punya kemampuan luar biasa yang bahkan bisa melebihi orang-orang pada umumnya.

3. Project S Musim 3 : S.O.S (Skate Our Souls) 2017
Bisa di bilang ini series yang paling menguras air mataku. Kalau bahasa sundanya mah nyeredet kanu hate. Entah karena memang ceritanya bagus banget, karakternya hidup banget, atau karena sebenarnya ku juga mengalami hal kayak tokoh utamanya. 

Boo, siswa SMA yang depresi karena ayahnya berharap dia selalu mempunyai nilai besar. Di sekolah dia pengin berbaur tapi teman-temannya tak acuh gitu. Kayak menganggap kalau Boo ini enggak ada atau enggak kasat mata mereun. Dia sendirian, sampai kehilangan nafsu makan, enggak bisa tidur nyenyak, selalu terbangun dalam keadaan serasa tenggelam di air. 

Pada akhirnya satu-satunya jalan adalah dia melampiaskan rasa depresinya itu dengan menyakiti diri sendiri pake pisau cutter. Pahanya penuh luka goresan. Di sekolah, dia punya tempat favorit untuk menyendiri, tepatnya di atap gedung sekolah. Boo udah mencoba untuk pergi ke psikiater tapi harus ada ijin orang tua. Pas dia bilang ke bapaknya, beliau dengan tegas menolak.

Boo makin depresi dan berniat bunuh diri dengan minum banyak obat. Lha tapi obatnya enggak bereaksi. Sampai dia memergoki cewek berambut marun yang manjat pagar sekolah sambil bawa papan skateboard. Malamnya ada sekelompok anak skateboard manjat gerbang sekolah juga dan bikin video di sana. Boo mendatangi mereka dan ditantang buat mencoba main skateboard. Dan skateboard bikin dia bahagia sampai-sampai dia ke rumah sakit nanya ke psikiater magang bernama Bell soal main skateboard bisa menyembuhkan depresi atau enggak.

Tapi ya itu, bapaknya enggak setuju, dan nyuruh Boo fokus sama sekolahnya, sama nilai-nilai. Boo ini anak orang kaya tapi dia enggak berdaya. Dia balik depresi dan menyakiti dirinya. Tapi kali ini ketahuan sama bapaknya dan dibawa ke rumah sakit deh. Dasar drama kan ya, dokter yang mendatangi buat nanya kasusnya ya Bell.

Boo enggak pernah kapok main skateboard sekalipun harus bohongin bapaknya yang bersikeras nyuruh dia olahraga badminton aja. Tapi dari kenekadan itu dia jadi punya temen : Simon, Jason, Fern, dan lainnya. Dia juga merasa lebih bahagia. Sayangnya ada insiden yang bikin pertemanan mereka hampir selesai. Menengangkan banget di situ asli. Bell sendiri sebagai psikiater sayang banget sama Boo dan alasannya ternyata karena ...

Pokoknya yang Project S : S.O.S ini paling menguras air mata. Paling dalem. Drama ini mengingatkan kita untuk lebih peka sama lingkungan sekitar terutama teman dan keluarga, harus menghargai kebebasan untuk memilih apa yang disukai juga, dan menjauhkan diri dari pikiran negatif 'enggak bisa,' dan pikiran negatif lainnya. Harus percaya diri juga. Kenapa ini jadi kayak membicarakan diri sendiri galing.

4. Project S Musim 1 : SPIKE 2017
Ada yang suka Bank Thiti atau malah sukanya Oatnithi. Tenang, dua-duanya ada di sini. Puen (Oatnithi), Singha, Nai, dan Pleng bersahabat sejak kelas 10 dan mereka masuk tim voli SMA Theppanya bahkan sampai jadi juara 2 di pertandingan voli U18 di mana mereka melawan juara bertahan SMA St. Sebastian. Mereka pun berjanji untuk juara tahun depan. Sayangnya persahabatan mereka jadi rusak karena Singha memilih menerima undangan untuk pindah ke St. Sebastian padahal Puen memilih untuk menolak undangan itu.

Selain Singha yang pindah, pelatih mereka juga harus diganti karena masalah kesehatan. Digantinya sama mantan atlet Voli terkenal bernama Win. Win, pelatih yang karakternya keras, latihan volinya gila-gilaan. Telat datang harus skotjam 20 kali. Dan Than (Bank Thiti) pun kena hukuman di hari pertamanya. Selain itu, saat seluruh murid baru memperkenalkan diri dan diminta menyebutkan alasannya untuk bergabung oleh manajer Tim, Nona Best. Than dengan entengnya bilang dia pilih gabung ke Theppanya karena enggak diterima di St. Sebastian. Langsung lah dia ditandain sama para seniornya.

Pelatih yang keras, anggota yang masih belum saling memahami. Terutama Than dan Puen. Than yang menggantikan posisi Singha sebagai pengumpan, belum bisa selaras dan ngasih umpan tinggi ke Puen. Ini terjadi sampai ke pertandingan pertama dan berakhir dengan kekalahan. Tapi justru disitulah semangat mereka dan kedekatan mereka dimulai.

Walaupun keras dan bikin anggota tim hampir menyerah, tapi apa yang diajarkan pelatih Win emang berguna banget, serius. Sampai akhirnya ada insiden enggak terduga yang bikin emosinya meledak dan salah satu anggota tim melapor ke orang tuanya. Orang tuanya nuntut supaya pelatih Win diberhentikan. Padahal udah semakin deket itu waktu pertandingan kedua. 

Salut sih akhirnya sama kekompakan dan semangat pantang menyerah mereka walaupun enggak ada pelatih. Puen yang ditunjuk sebagai ketua bisa membawa anggotanya untuk tetap disiplin dan semangat. Dia bahkan berusaha untuk membantu memperbaiki hubungan antara Than dengan bapaknya yang enggak mendukung dia buat jadi atlet. Tapi ya, namanya juga manusia enggak ada yang sempurna. Puen punya sisi kelemahan yang nyaris membuatnya enggak mau bertanding di partai final.

Dari sini ku merasa setuju kalau anak zaman sekarang gampang banget mengadu ke orang tuanya. Terus enggak perlu lah cape-cape menjelaskan A, B, C, D atau janji sama orang, tinggal kasih bukti langsung aja biar enggak buang waktu. Dan rasa kekeluargaan itu bisa datang dari mana saja.

Jadi, aku suka keempat Project S The Series ini. Sama seperti aku suka lakorn-lakorn Thailand sebelumnya yang udah aku tonton macam STAY, Kiss the Series, I Love You I Hate You, Malee (My Bestfriend Ordinary), O Negative, Hormones the Series, ATM 2 Series, I Wanna be Sup'star, I See You, Thirteen Terrors.

Lebih sukanya lagi, menyisipkan iklan sponsornya itu lho, bisa dibilang halus gitu. Nyambung, enggak maksa dan enggak pake ngomong kalau produk ini itu blablabla. Soundtracknya juga aku suka. Dan karena ini garis besarnya soal olahraga dan jadi atlet, walaupun ada kisah cintanya, kalaupun ada adegan kiss nya ya cuma gitu doang, selewat. Jadi, kamu udah nonton ini juga belum? 

*gambar hasil tangkapan layar di HOOQ

5/10/2019

50 : 50 Bulan Ramadan, Saat Remaja

Oke, balik lagi ke blogpost 50 : 50 tapi enggak ada bantuan phone a friend atau ask the audience. Karena ini bukan kuis. Ini curahan hati tentang menjalani bulan ramadan saat masih kanak-kanak dan remaja padahal sekarang pun masih bubudakeun. Kuteringat ingin membahas ini gara-gara sehabis magrib banyak bau terbakar yang enggak enak dan suara-suara ledakan memekakan telinga. Iya, sumbernya dari petasan. Dan dari dulu aku paling enggak suka sama orang yang main petasan. Kalau kembang api biasa sih suka.

Bulan Ramadan Saat Remaja

Jadi, dulu, ada hal-hal yang kusukai dan enggak kusukai saat bulan ramadan. Ya seperti judulnya, 50 : 50 gitu lha. Sekarang? Ya masih tetap ada, paling enggak sukanya hadirnya petasan itu. Ya polusi suara, polusi udara juga. Baunya ampun deh lebih parah dari jarak sepuluh meter aja kecium sampai masuk ke dalam rumah. Mana sekarang kalau dengar suara petasan jantung suka berdegup lebih cepat udah macem enggak sengaja mencet love pas stalking seseorang di instagram.

1. Rindu almarhumah Ibunya Mama (Nenek)
Masa-masa sahur paling semangat adalah masa-masa saat almarhumah nenek masih ada. Jadi, pada jam sahur aku dan kakakku dipanggil ke rumahnya dan dibuatkan segelas susu. Dan buat aku yang saat itu baru belajar puasa ini sungguh menyenangkan.

2. Rindu kerupuk kuning yang diguyur saus encer
Kerupuk kuning berbentuk bulat dan seperti anyaman gitu seringnya dijadikan menu buka puasa saat aku di masa-masa remaja, usia sekolah. Diguyur saus encer yang udah ditambahkan ulekan cabe rawit itu asli enak banget. Sekarang masih ada sih, cuma udah jarang yang jual di warung-warung. Kalaupun ada, rasa dan tekstur kerupuknya tak seenak dan serenyah dulu.

3. Terpaksa pergi ceramah subuh demi isian buku ramadan
Kalau bukan karena buku ramadan yang wajib dikumpulkan setelah idul fitri, saat tahun ajaran baru dimulai. Yakin deh, habis sahur aku pasti tidur lagi kayak sekarang ini. Atau minimal nonton televisi sampao adzan subuh berkumandang. Tapi gara-gara itu buku ramadan, mau enggak mau ya berangkat ke masjid buat ikutan mendengarkan ceramah subuh sekaligus salat subuh berjamaah.

4. Rindu main monopoli, siki karet, bola bekel, congklak
Nah, ini yang kurindukan setelah pulang ceramah subuh. Biasanya aku dan teman-teman sekitar rumah suka janjian main monopoli, siki karet, bola bekel dan congklak kalau udah musim libur bulan ramadan. Pokoknya kegiatan yang menyenangkan tapi enggak menguras energi.

5. Melewati jalanan minim cahaya menuju masjid
Ini nih, selain harus melawan kantuk, yang tambah bikin malas ke masjid itu harus melewati jalan-jalan yang pencahayaannya minim. Pertama, dari rumah itu harus melewati jalan besar yang sisi kirinya rumah kosong, sisi kanannya sekolah. Bulu tengkuk suka berdiri gitu. Habis itu ada satu rumah kosong lagi yang walaupun kanan kiri, sebrangnya asa rumah tetap aja menyeramkan buatku yang dulu emang penakut parah. Mana kakak suka ninggalin pula. Selain itu, di jalan yang menurun menuju masjid harus melewati jalanan yang kurang bagus, sisi kirinya pemakaman dan pohon besar, kanannya tanah kosong. Selain minim cahaya, para senior suka menakut-nakuti.

6. Bercanda saat salat tarawih
Ini juga nih karena buku ramadan itu, ku jadi wajib salat tarawih juga demi tanda tangan imam salat. Ya Allah, dulu gini amat ya niatnya. Tapi, bagian yang kurindukan itu ya sholatnya kadang sambil bercanda atau ada yang sengaja ganggu supaya enggak ada anak-anak yang berhasil sholat 23 rakaat sampai tuntas. Entah diperosotin bawahan mukenanya lha, dilihatin sambil tidur-tiduran lha, disenderin estafet. Ini kalau salatnya di barisan belakang.

7. Mengalah salat subuh di dekat ruang penyimpanan keranda jenazah dan salat tarawih di barisan depan
Seriusan, suka berdebat gitu deh urusan shaf salat. Pada rebutan duluan masuk masjid biar enggak deket ruangan tempat menyimpan keranda jenazah dan juga di barisan depan. Kenapa? Karena kalau di barisan depan enggak bisa buat onar dan kalau mau berhenti salat ada perasaan malu sama enggak enak, soalnya sampingnya pasti sama ibu-ibu, apalagi kalau nenek-nenek. Ya kali masih muda salatnya kalah sama yang tua. Gitu kan pikirannya.

8. Malas Dilempari petasan
Selain penerangan jalan yang minim cahaya, di perjalanan pergi dan pulang masjid saat subuh dan waktu tarawih itu ya ini. Anak laki-laki suka iseng banget lempar petasan sambil lari ke arah masjid.

9. Kolak yang topingnya komplit
Serius, ku rindu sekali sama kolak zaman dulu di rumah yang topingnya komplit. Ada kolang kalingnya, candil, terus yang warna-warni, ada pisang, penyeum, dan lainnya. Soalnya beberapa tahun ke belakang. Mama kalau bikin kolak enggak pernah selengkap dulu. Paling satu sampai dua toping aja. Mungkin selain biar hemat, karena di rumah juga cuma ada tiga orang. Enggak seramai dulu.

10. Kentut saat salat tarawih
Percayalah, aku paling malas kalau udah kentut saat salat tarawih. Ya gimana, harus wudhu lagi sendirian. Mana dulu itu tempat wudhunya terasa menyeramkan gitu deh di sekitar masjid.

Itulah 50 : 50 bulan ramadan di usia kanak-kanak dan remajaku. Nah, kalau kamu apa aja nih yang dirindukan saat ramadan?

5/04/2019

Ini Dia Produk Maskara Terpopuler di Awal Tahun Ini!

Kalau kamu adalah seseorang yang gemar mengikuti perkembangan dunia makeup di Indonesia, tentu sudah pernah dengan atau bahkan merasakannya sendiri betapa banyak produk-produk drugstore yang kian memiliki kualitas tinggi. Seperti produk-produk maskara waterproof sebagai produk favorit para wanita untuk memiliki tampilan cantik setiap hari.
 
Menyempurnakan Riasan Mata Tanpa Efek Dramatik
Sebagian wanita mungkin akan setuju, riasan pada bagian atau area mata memakan waktu paling lama ketika melakukan kegiatan makeup. Walau sekilas terlihat mudah dan biasa saja, tetapi kenyataannya makeup di area mata memakan waktu cukup lama, sekaligus membutuhkan keahlian khusus.
 
Mulai dari mengatur bentuk alis dan mengisinya, lalu memilih warna eye shadow paling tepat mengikuti tema makeup di hari tersebut, memoles eye liner untuk memberi bingkai pada mata, hingga mengaplikasikan maskara untuk membuat kesan ‘mata yang terbuka’. Dari sekian banyak produk yang digunakan di riasan mata, maskara bisa ditaruh di peringkat teratas.


Karena banyak dari penggunanya yang menjadikan maskara sebagai ‘kunci’ mendapat tampilan lebih segar. Bagi pecinta tampilan makeup natural, mascara Loreal bisa menjadi pilihan terbaik. Sebab produk maskara dari brand drugstore terkenal ini telah berhasil mendapatkan kategori sebagai maskara terpopuler di awal tahun 2019.
 
Membantu Memberi Kesan Segar yang Tahan Lama
Ada dua jenis maskara yang umumnya digunakan para wanita, maskara biasa dan maskara tahan air. Maskara tahan air merupakan jenis maskara yang paling banyak digunakan dengan alasan sederhana yaitu tidak akan mudah rusak. Selain itu maskara jenis ini juga akan lebih membuat bulu mata tegak sepanjang hari.
 
Contohnya produk L’oreal Lash Paradise yang berhasil memegang predikat maskara terpopuler dan memberi hasil memuaskan bagi sebagian besar penggunanya. Produk ini fokus membuat tampilan bulu mata menjadi lebih tegak, halus, panjang, dan bervolume, tetapi tidak disertai efek dramatik atau tampilan bulu mata berlebihan.
 
Saking populernya, maskara waterproof Lash Paradise hampir selalu muncul di ulasan atau torial yang dibagi oleh para beauty vlogger  di Indonesia. Dinilai cocok digunakan dalam keseharian, maupun riasan spesial.

5/02/2019

Rutin Konsumsi Air Alkali - Tubuh Lebih Sehat

Ingin Tubuh Lebih Sehat? Anda Harus Rutin Konsumsi Air Alkali. Selain makan, maka minum juga sudah menjadi salah satu kebutuhan penting bagi manusia, agar kadar cairan yang ada di dalam tubuh juga senantiasa tercukupi. Hanya saja banyak diantaranya yang menyepelekan jenis air yang diminum, asalkan bisa melepas dahaga atau haus maka sudah cukup. Padahal belum tentu air yang selama ini Anda konsumsi tersebut menyimpan kandungan senyawa bermanfaat, banyak di antaranya yang sekedar cairan tanpa mineral bermanfaat.

 
Padahal air yang bagus itu harus mengandung mineral atau molekul-molekul senyawa bermanfaat yang dibutuhkan oleh tubuh untuk menjaga kesehatan. Seperti diantaranya adalah air alkali, yaitu air yang memiliki kadar pH tinggi, sekitar 8 hingga 9, manfaat air alkali untuk kesehatan ini nyatanya sangatlah banyak, berikut yang harus diketahui:
  1. Sebagai antioksidan alami untuk tubuh, sifat basa yang ada pada air minum alkali tersebut nyatanya bisa menangkal radikal bebas yang selama ini didapatkan dari makanan yang dikonsumsi ataupun gaya hidup tidak sehat, sehingga beresiko menyebabkan penuaan dini dan berbagai masalah kesehatan lainnya.
  2. Dapat meremajakan kulit, membuatnya terlihat lebih segar dan juga awet muda, karena air alkali juga bisa meluruhkan atau mengeluarkan sel-sel kulit mati yang ada di tubuh, membuatnya terlihat jauh lebih elastis dan juga cerah.
  3. Sebagai sarana untuk detoksifikasi tubuh, yaitu cara terbaik untuk mengeluarkan racun-racun yang ada di dalam tubuh karena pengaruh pola makan dan juga minuman yang tidak sehat.
  4. Membantu program diet Anda, air minum pH tinggi ini ternyata juga sangat membantu dalam menjalankan program diet, karena bisa menekan kebutuhan tubuh akan kalori dan juga membantu memecah lemak dan mengolahnya menjadi energi.
  5. Mencegah berbagai macam sumber penyakit, karena air alkali dapat membantu untuk mendorong penyerapan oksigen yang ada dalam darah dan menjadi agen yang sangat kuat dalam melawan virus dan juga bakteri yang menyerang tubuh.
Konsumsi rutin setiap hari dan dapatkan semua manfaat tersebut, produk terbaik bisa Anda dapatkan dari Pristine.