Meramaikan Hari Bersama Para Zombie, Arwah Gentayangan dan Kesempatan Kedua Untuk Hidup

by - 2:19 PM

Jadi, selama berbulan-bulan ini ku sungguh sangat kurang produktif. Lebih banyak kegiatan yang enggak selesainya dibandingkan yang selesai. Yang mana membuat draft menumpuk bahkan sebagian berserakan tanpa folder. Sungguh ku merasa frustrasi sendiri hingga sering melarikan diri untuk menonton lakorn ataupun film Thailand yang muncul di HOOQ, VIU dan youtube. Akhirnya ketemu deh sama para zombie, arwah gentayangan dan orang yang dikasih kesempatan buat hidup lagi kayak yang ada di bawah ini :

1.7 Days 2018
Coba kamu bayangkan kalau pas bangun eh malah di tubuh orang lain dan kamu juga enggak tahu bahwa dirimu itu sebenarnya siapa. Pokoknya enggak ingat apa pun termasuk nama. Tahu-tahu ada perempuan bernama Min menelpon ke ponsel di tanganmu. Dan itu terus menerus terulang setiap harinya selama tujuh hari. Tan, seorang chef yang punya mimpi mendapatkan penghargaan bintang Michelin bertengkar hebat dengan kekasihnya Min karena keputusannya untuk bekerja di New York diambil secara sepihak. Tak hanya itu, Tan juga seolah mengabaikan keinginan Min untuk segera menikah. Malah meminta Min kembali pada passionnya sebagai Chef.


Jadi di film ini alurnya maju mundur, kita dikasih tahu awal mula pertemuan mereka gimana. Dan di situ ku merasa lapar karena melihat Min yang pekerjaannya sebagai kritikus makanan mencoba berbagai hidangan di restoran tempat Tan bekerja. Dikasih tahu juga penyebab Min enggan untuk jadi chef lagi padahal dia lulusan Perancis. Sementara Tan kekeuh ingin Min mencoba kembali karena yakin Min bisa dan passion di situ. Kebingungan Tan yang berpindah-pindah tubuh pun mulai terjawab di hari ketiga, di mana dia berubah jadi manager restorannya. Dan dia harus mati-matian meyakinkan Min kalau dia adalah Tan yang besoknya pindah ke tubuh lain lagi.

Perihal perpindahan tubuhnya ini berkaitan dengan orang-orang yang pernah Tan temui cuma enggak dijelaskan kenapa harus mereka. Dan teka-teki Tan berpindah-pindah tubuh ini mulai terjawab di hari ke tujuh. Gusti ku nangis bombay sama endingnya. 7 days ini memberikan pesan kalau ada yang harus diungkapkan terutama perasaan cinta, kalau bisa diungkapkan hari ini jangan dibiarkan menunggu hingga besok. Terus kalau lagi marah itu ya jangan sampai memutus komunikasi karena bisa berakibat fatal.

2. Thirteen Terrors 2014-2015
Sesuai judulnya, Thirteen Terrors ini menawarkan tiga belas cerita yang terbagi dalam tiga belas episode. Uniknya, dibuat oleh 12 sutradara. Ada dua judul yang sutradanya sama. Dengan durasi yang enggak begitu lama perepisodenya, Thirteen Terrors menawarkan cerita horor, legenda hantu dari berbagai sekolah, misteri dari beberapa tempat yang berhubungan dengan masa lalu dan ada thrillernya juga.


Dari 13 episodenya, yang kusukai hanya empat aja, karena beberapa ada yang cenderung menggantung dan yang terakhir sungguh ku tak mengerti. Yang kusuka episode pertama tentang hantu Wanida. Salah satu siswi sekolah yang meninggal karena dipenggal oleh algojo dari masa lalu setelah mengadakan ritual main jelangkung gitu lha. Jadi, barang siapa yang melihat kepalanya di kolong meja, itu pertanda orang tersebut akan mati. Asli kumerinding dari awal sampai endingnya.

Terus, episode yang jadi pembelajaran ini di episode telepon iseng. Jadi kan ada seorang anak yang kesal gitu sama ibunya terus dia menginap di kostan temannya. Nah di sana mereka iseng asal ngacak nomor malam-malam. Eh tahunya salah satunya tersangkut ke nomor yang udah meninggal. Dan akhirnya membuat teror gitu sampai ibunya juga terkena teror tersebut dan hampir kehilangan nyawanya.

Ngeri-ngeri sedap yang episode roomate. Itu makhluk apaan coba yang menamani di apartemen, suka menghabiskan makanan, suka pakai sikat gigi dan memotret pas kamu lagi enak tidur.

Terakhir, aku lupa episode berapa pokoknya ada sekelompok anak-anak suatu ekskul yang anggotanya sedikit lagi ngedekor ruangan mereka supaya menarik, yang mana ada yang statusnya adik kakak di sana. Terus mestinya mereka udah pulang eh malah nekad menyelesaikan mendekor ruangan sampai malam. Dan setelah selesai bukannya langsung pulang malah berenang di kolam yang ditutup karena belum diperbaiki. Yang statusnya sebagai adik justru iseng menyalakan listrik jadi mereka ketahuan gitu sama penjaga sekolah. Dia kepisah sendiri sementara yang lain bareng-bareng. Di saat yang lain memutuskan untuk pulang, kakaknya justru kembali untuk mencari dia. Endingnya ku ingin nangis parah. Enggak menduga akan seperti itu.

3. Zombie Fighters 2017
Audi beserta beberapa temannya nekad berkunjung ke rumah sakit yang sudah bertahun-tahun ditutup karena kasus wabah tak terduga. Dan itu menyebabkan banyak orang hilang termasuk ibu-bapaknya Audi yang kala itu sang bapak menemani ibunya berobat di rumah sakit tersebut.Itulah yang sebenarnya membuat Audi penasaran banget. Ingin tahu apa yang terjadi sama orang tuanya, dan yang ada malah membawa mereka untuk dikejar-kejar zombie kelaparan.


Sadar dua adiknya pergi ke rumah sakit tersebut dari telepon tantenya, sang kakak, Lambo beserta beberapa temannya pun menyusul pergi ke sana. Yang akhirnya membawa mereka dalam petualangan menghadapi serbuan zombie yang merupakan pasien, petugas rumah sakit dan anggota militer yang bertugas kala itu. Ada seorang mba-mba zombie baik hati yang menolong mereka. Dia termasuk setengah zombie karena masih bisa bertahan hidup dengan suntikan formula penangkal supaya enggak membabi buta ingin makan daging orang. Dia bertahan sama pacarnya yang agak beringas kalau mencium bau manusia normal.

Setelah melewati perjuangan berat, mereka enggak sengaja bertemu dengan kedua orang tua mereka. Bagian ini berhasil bikin aku nangis. Dan Lambo menyesal gitu dulu sering bikin ibunya sakit hati. Cuma penutupnya sih kurang gereget. Tanggung.

4. Homestay 2019
Sebelum menonton Homestay ini, kupikir ini film bergenre romantis ala anak-anak remaja usia belasan tahun. Nyatanya tidak seperti itu. Ini akibat ku enggak mencari tahu trailernya terlebih dahulu. Filmnya lebih ke drama dan juga fantasi. Homestay ini menceritakan seseorang yang diberikan kesempatan kedua untuk hidup dalam tubuh seorang remaja bernama Min. Dia diberikan waktu 100 hari untuk mencari tahu penyebab Min mengakhiri hidupnya. Kalau berhasil, tubuh Min jadi miliknya.


Dia jelas jadi canggung gitu sama ibunya, kakak laki-lakinya dan bapaknya. Sampai rumah pun Min dilarang tidur di kamarnya (dikunci) dan disuruh tidur sama kakak laki-lakinya yang terkesan tak acuh dan judes gitu sama dia. Seperti benci padahal mah tidak seperti itu. Inilah pentingnya enggak menilai orang dari luarnya aja.

Saat masuk sekolah lagi, Min yang baru juga bingung, sampai ada seorang cewek yang terkesan tomboy menghampirinya di kantin tanpa basa basi dan membicarakan tentang Phay juga orang-orang yang disebutnya sebagai power rangers. Dia semakin bingung saat melihat hasil gambarnya yang sungguh mengerikan. Dan diminta untuk membuat satu gambar yang bagus untuk ditampilkan saat perayaan ulang tahun sekolah.

Sepulang sekolah dia diajak bertemu oleh seseorang bernama Phay di perpustakaan. Phay adalah cewek dari kelas olimpiade yang mengajar sesama murid. Phay yang menampilkan sifat agak judes tapi diam-diam perhatian itu jelas membuat Min senang dan senyam-senyum sendiri setelah Phay berlalu pergi. Dan dia memutuskan untuk mengubah penampilan untuk menarik perhatian Phay. Berhasil? Ya, Phay pun merasa senang dengan sikap Min yang baru. 

Dia pun semakin dekat dengan Phay dan perlahan-lahan mulai menemukan potongan-potongan puzzle yang mengarah pada peristiwa Min bunuh diri. Hingga satu persatu kenyataannya terkuak dan membuatnya frustrasi. Ku yang nonton juga ikutan frustrasi suer. Kasian banget gitu. Jadi ketika ditanya oleh sang penjaga apa penyebab Min bunuh diri, dia jawab semuanya dan tentu saja jawabannya salah. Dan dia hanya diberikan waktu yang tersisa untuk hidup dalam tubuh Min. Dan di sisa waktu itu satu persatu teka-teki, misteri ataupun pertanyaan yang menggelayuti kepalaku terjawab. Dan enggak nyangka banget. 

5. Deadtime Stories 2015
Di lakorn Deadtime Stories ini pun balik ke para zombie. Bedanya zombie yang di sini beda, beneran hidupnya saat bulan purnama. Kalau di hari-hari biasa munculnya kayak bebegig sawah (orang-orangan yang dibuat untuk menjaga padi dari serangan burung). Tapi yang ngeri ya kan apalagi munculnya di hutan bukan di sawah. Pada episode awal diceritakan 5 orang penulis magang untuk seri horor dan juga misteri, Non, Mim, Pong, Keng dan Yuna diminta untuk merevisi karya mereka dalam waktu 7 hari. Padahal mereka sedang mengalami kebuntuan ide. 


Akhirnya salah satu dari mereka mengusulkan untuk riset secara langsung ke hutan yang ramai diperbincangkan menarik orang-orang yang datang ke sana untuk bunuh diri. Sebelum ke hutan itu, mereka pergi ke sebuah gua yang ada legenda si setan merah. Yang membuat ayannya Yuna kambuh dan mereka panik, dan Keng sempat terpisah dari rombongan. Sesaat setelah kembali, Keng tampak aneh. Karena mereka datang terlalu malam, penginapan yang sudah dipesan pun hangus dan mereka akhirnya menemukan sebuah homestay di tengah hutan yang besar tapi sepinya bikin bulu kuduk berdiri. Yang punyanya juga judes banget dan tampilannya ala-ala zaman dulu gitu.

Akhirnya mereka pesan 3 kamar karena Keng ingin sendiri. Enggak mau bareng Non dan Kong. Sementara Mim dan Yuna sekamar. Dan Yuna mulai merasakan banyak hal aneh ketika berada di kamar itu. Sementara Keng, semenjak keluar dari Gua jadi bisa melihat hal-hal yang akan terjadi. Salah satunya kehadiran sebuah keluarga, bapak, ibu dan anak yang juga menginap di homestay. Dan semuanya berawal dari mereka bercerita horor malam itu, jadi masing-masing orang bercerita dan melanjutkan cerita. Yang mana sebagian cerita mereka emang dari kejadian nyata di masa lalu mereka masing-masing. Dan ku jadi tahu kenapa Non ngotot balik lagi ke hutan gantung diri meskipun dia tahu di sana bahaya.

Jadi, di hutan itu, selain orang-orang yang udah gantung diri tiba-tiba menampakkan dirinya (iya tergantung gitu, ada yang lagi sakaratul maut), dan ada sesosok makhluk kecil yang mengejar-ngejar juga. Dan makhluk kecil itupun akhirnya terjawab sudah di beberapa episode terakhir. Ku sempat panik dan cemas parah waktu Mim tergigit dan berubah jadi zombie. Cuma ya lakorn yang satu ini ku tak mengerti sama endingnya.

6. 11-12-13 Scary Holiday 2016
Film ini terbagi menjadi tiga bagian cerita gitu. Udah biasa kan film Thailand mah kayak begini. Dalam satu film terbagi jadi tiga cerita tapi saling berhubungan. Peristiwa ini terjadi secara berturut-turut di hari raya songkran tanggal 11,12 dan 13 April. Di mana pada tanggal 11 Tar, yang memutuskan untuk kembali ke kampung halamannya justru mengalami peristiwa aneh, dia secara berulang-ulang menyaksikan pacarnya yang bernama Som bunuh diri tepat di hadapannya. Ini sih menurutku ngeri enggak ada lucu-lucunya. Dan ternyata kejadian Tar menabrak pembatas jalan itu berkaitan ke bagian 12 dan 13.


Di  bagian 12, diceritakan bahwa Mot yang baru saja selesai syuting berencana untuk berlibur bersama teman-teman kuliahnya. Di perjalanan pulang dia bertemu seorang perempuan, dan mereka jadi kayak saling suka gitu. Besoknya Mot memutuskan untuk memberikan buket bunga tapi keburu naik bus gitu merekanya. Mot duduk di belakang si cewek duduk di depan dan kejadian naas pun menimpa bus yang mereka tumpangi. Mot pulang ke teman-temannya di malam hari dengan suasana horor gitu. Teman-temannya bilang Mot sudah meninggal akibat kecelakaan. Tapi di akhirnya sungguh melegakan. Yang di bagian kedua ini horor komedinya dapet.

Di bagian 13, dua orang sahabat Cat dan Jane berlibur ke Chiang Mai untuk mengikuti festival songkran di sana. Tapi salah satu di antara mereka udah meninggal akibat kecelakaan. Tapi mereka enggak sadar gitu. Padahal petugas hotel aja udah ketakutan pas mereka pesan kamar. Cat sempat merasa kesal juga sih karena tujuan Jane mengajaknya ke Chiang Mai ternyata ada maksud terselubungnya juga. Jadi Jane janjian sama pria yang sering komunikasi sama dia. Walau akhirnya Jane kecewa karena enggak sesuai harapannya. Suer di 13 ini bener-bener di satu sisi lucu, di satu sisi menguras air mata. Sedih tak tertahankan. Persahabatan antara Cat dan Janenya itu lho.

Ket : gambar pendukung hasil tangkapan layar di VIU dan HOOQ dengan sedikit modifikasi

You May Also Like

4 komentar

  1. Wah samaan nih, aku juga suka film Thailand, apalagi horornya, tp aku lebih suka film lama sih ahhahaa. Eh maap aku slfok sama posternya One Day, film Thai paling ngeselin hahahha

    ReplyDelete
  2. Saya paling gaj suka film horror, penakut soalnya. Hehe..
    Tapi baca review film 7 Days yang emang sama sekali bukan film horror, sepertinya bagus tuh.. Bikin penasaran, jadi pengen nonton.

    ReplyDelete
  3. dari semuanya,aku penasaran yg thirteen terrors ;D.pgn cari ah... kalo film lainnya, sepertinya agak setengah2, yaa, ada sedihnya soaonya hihihi... aku mending disuruh nonton film horor drpd yg bisa bikin nangis :p

    ReplyDelete
  4. Oh mayyy. Aku paling ogahhh nntn film horor Thailand. Seremmmm katanya. Setannya juga nampak real huhuhu takuttt.

    Tapi yg Homestay bgs jg kyknya ya mba. Tar kalau suasana tenang br ak nonton, biar ga frustasi bgt hihihi.

    Thanks for sharing.

    ReplyDelete

Yakin nggak mau meninggalkan komentar? Nanti aku nggak bisa main ke blog kamu kalau kamu nggak meninggalkan komentar. Kritik dan saran diterima kok :)