Indomie Goreng Chitato Rasa Sapi Panggang yang Hype Abis

by - 9:59 AM

Sebagai pencinta micin eh petsin dan juga mi instan, terutama Indomie. Aku itu suka penasaran aja bawaannya kalau ada Indomie rasa baru. Bukan rasa yang pernah ada, kayak rasa yang muncul di antara kamu dan aku *eh naon. Terlepas nantinya itu rasa Indomie cocok atau enggak dilidahku. Yang penting mencoba dulu aja. Ya kan enggak akan pernah tahu cocok atau enggak kalau enggak dicoba berkenalan dulu. Seperti aku dan kamu #gagalfokus. Dan itupun berlaku seperti saat kumenemukan Indomie goreng chitato rasa sapi panggang yang hype abis ini. Penasarannya meningkat dua kali lipat karena embel-embel "Chitato rasa sapi panggang," keripik kentang yang rasanya tiada dua kalau kata aku. Walaupun isinya sedikit tapi kemasannya gembung hehehe.

Harganya berkisar di antara 5 sampai 10 ribuan. Tergantung tempat membelinya. Secara daring saat sedang ada potongan harga atau beli di minimarket, supermarket atau warung. Dari segi kemasannya pun mirip dengan kemasan chitato. Iya, maksudnya warna kecokelatan gitu. Di bagian depannya terdapat kode produksi dan tanggal kadaluwarsa, logo halal, dan no LPPOM. Sementara pada bagian belakang ada cara memasak, komposisi dan juga nilai gizinya.
Komposisi : MI : Tepung terigu, minyak nabati, pati kentang 6%, gluten, garam, penstabil (nabati dan fosfat), pengatur keasaman, mineral (zat besi), antioksidan TBHQ, dan pewarna sintetik Tartrazin CI 19140. Bumbu : Gula, Garam, perisa sintetik sapi panggang, penguat rasa (mononatrium glutamat, dinatrium inosinat, dan guanilat), bawang merah bubuk, ekstra ragi, bawang putih bubuk, lada bubuk, dan vitamin (A, B1, B6, B12, Niasin, Asam Folat, dan Pantotenat). Minyak : minyak nabati dan bumbu sapi panggang (mengandung aktioksidan alfatokoferol, askorbil palmitat), Kecap Manis : Gula, air, kedelai & gandum, garam, rempah-rempah, penguat rasa (monotrium glutamat, dinatrium inosinat dan guanilat), perisa alami dan sinstetik, pengawet (natrium benzoat, natrium metabisulfit) . SAUS CABE : Cabe, air, gula, garam, pengental, pengatur keasaman, rempah-rempah, penguat rasa (mononatrium glutamat, dinatrium inosinat dan guanilat), perisa alami dan sintetik, pengawet (natrium benzoat, natrium metabisulfit). PELENGKAP : Keripik kentang Chitato (mengandung kentang 5%), kedelai, susu, gandung, ikan, penguat rasa (mononatrium glutamat, dinatrium inosinat dan guanilat) dan antioksidan (asam askorbat, alfatokoferol, dan butilat hidroksi anisol).
Uniknya Indomie Goreng Chitato Rasa Sapi Panggang ini adalah karena bahan mienya dibuat dari campuran kentang juga. Kalau dilihat dari bentukan gelombangnya lebih kecil gitu gengs. Beda dengan mi Indomie yang biasanya ataupun yang Aceh. Dan toping pelengkapnya bukan menggunakan bawang goreng, melainkan keripik kentang chitato. Ya walaupun kecil-kecil sih, lebih mirip keripik tapi yang bubuknya. Bisa jadi karena pengaruh perjalanan panjang saat pendistribusiannya atau karena kubelinya secara daring, jadi di perjalanannya remuk sedikit. 


Peringatan : Mengandung alergen, lihat daftar bahan yang dicetak tebal. Mungkin mengandung kacang tanah, udang dan telur.
Dalam sebungkus Indomie Goreng Chitato Rasa Sapi Panggang yang Hype Abis ini terdapat mi, bumbu serbuk yang aromanya kentang banget eh Chitato banget maksudnya, minyak, kecap, dan sambal. Minyak dan sambalnya ini mempunyai warna yang hampir serupa. Dan ketika semua bumbu diaduk rata pada mi yang sudah matang. Hmm, aromanya gila, semakin terasa aroma Chitato banget kalau menurut indera penciumanku. Dan pas di makan pun gitu. Jadi serasa makan chitato tapi bentuknya berupa mi. Pedasnya juga cuma hangat di bibir. Enggak bertahan lama.

Maafkan aku yang tak berbakat moto, apalagi makanan hahaha
Cara memasak : Rebus mi dalam 400 cc air mendidih selama 3 menit sambil diaduk. Sementara mi direbus, tuangkan bumbu ke dalam piring atau mangkuk. Tiriskan mi dan campurkan dengan bumbu hingga merata. Taburkan keripik kentang chitatonya. Mi siap untuk dihidangkan.
Walaupun gelombang mi nya terlihat lebih kecil, tapi kan ukuran mi nya tetap sama persegi panjang seperti Indomie pada umumnya. Jadi ya tetap mengenyangkan perut tapi belum mengenyangkan lidah. Seriusan, rasanya seperti saat makan Chitato gitu kan. Kalau cuma sebungkus mana cukup, masih ingin lagi. Nah, buat aku ini pun berlaku di Indomie goreng Chitato rasa sapi panggang yang Hype Abis ini. Maunya lebih dari satu kali. #dasarakurakus. Untung aja belinya cuma 2 pcs dan kuingat harganya lumayan juga. Jadi kuputuskan mengulang makan Indomie Chitatonya beberapa hari kemudian.

Jadi, kamu udah mencoba Indomie goreng Chitatonya juga, belum. Kalau udah, gimana, suka enggak dengan varian yang ini. Atau lebih suka varian Indomie goreng yang lainnya?

You May Also Like

4 komentar

  1. ini godaan di waktu malam yang gak bisa ditolak XD

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, godaan mi instan di waktu malam apalagi saat turun hujan itu emang paling enggak bisa ditolak hehehe

      Delete
  2. Belum pernah nyobain, kayaknya lebih kerasa banget gurihnya ya gilang
    Klo indomie yang rasa aneh aneh aku kok blom behitu berani haha
    Tapi yang indomie goreng ori paling suka , blom tergantikan ama yang lain
    Paling yang rasa matah aja yang masih agak agak bisa keterima ama lidahnyang banyak maunya ini

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha aku udah cobain rasa-rasa yang baru mba Nita. Tapi emang ada beberapa yang kurang cocok dilidah. Kebetulan aja ini cocok hee. Setuju, indomie goreng yang original emang enak deh, ku juga suka. Nah yang matah aku belum nyoba malahan hehe

      Delete

Yakin nggak mau meninggalkan komentar? Nanti aku nggak bisa main ke blog kamu kalau kamu nggak meninggalkan komentar. Kritik dan saran diterima kok :)