Menikmati Semangkuk Mi Instan Rasa Tom Yum dari Yumyum Ajinomoto

by - 10:43 PM

Halo sobat micin eh pencinta makanan-makanan gurih termasuk mi instan. Udah makan mi apa hari ini. Kalau aku baru aja mencoba mi instan rasa tom yum dari Ajinomoto. Yang mana udah penasaran sejak tahun lalu tapi baru menemukannya eh lebih tepatnya niat mencarinya sebulan yang lalu di salah satu e-commerce. Itupun stoknya tinggal 2 pcs aja. 

Ngomong-ngomong, sebelum aku lanjut membicarakan mi instan bernama Yumyum ini, ada yang masih takut sama micin aka MSG kah. Masih percaya dengan mitos MSG bikin bodoh. Aku sih enggak takut sama MSG karena ku udah tahu faktanya dari blogger gathering eat well life well tahun lalu. Ditambah langsung berkunjung ke pabrik Ajinomoto yang di Karawang. Makanya jadi tahu juga soal Yumyum karena pak manajer yang mengajak kami berkeliling pabrik bilang Ajinomoto punya produk mi instan yang enak tapi produknya masih langka karena produk impor. Lebih banyak dijual secara daring. 


Yumyum Ajinomoto ini kemasannya berwarna jingga tapi kecokelatan gengs. Antara jingga tapi terlihat cokelat muda gitu lha. Terus di bagian depannya dilengkapi dengan gambar mi berkuah dalam mangkuk, dilengkapi toping udang dan juga potongan jeruk nipis. Lalu ada tulisan "Thailand's Original," dan di bawahnya dilengkapi dengan keterangan : "mi instan rasa Tom Yum kuah creamy."
Cara memasak : Versi direbus) 1. Rebus mie dalam air mendidih sebanyak 320 ml (2 gelas), 2. Tunggu selama 2-3 menit lalu matikan  apinya,  3. Masukan mie ke dalam mangkuk lalu campurkan bumbunya. Versi diseduh : 1. Masukkan mie beserta bumbunya ke dalam mangkung, seduh dengan air panas, 2. Tutup mangkuknya selama 3 menit, 3. buka dan aduk deh. Versi dimicrowave : 1. Masukkan mie dan bumbu ke dalam mangkuk, tambahkan air dingin 360 ml, 2. Masukkan mangkuk ke dalam microwave selama 5-6 menit, 3. Aduk, siap dihidangkan.
Pada bagian depan kemasannya juga udah ada label halal MUI, nomor BPOM, tanggal kadaluwarsa dan juga keterangan kalau produk ini diproduksi di Thailand. Dengan berat bersih 70 g. Sementara itu di belakang kemasan ada komposisi bahan, cara memasaknya yang ada tiga pilihan.

mi nya remuk jadi tak utuh
Saat bungkusnya dibuka, aku menemukan mi instan mentah yang gelombangnya lebih kecil dan terlihat lebih tipis dari mi instan yang sering aku konsumsi. Kemudian ada sebungkus minyak dan sebungkus bumbu dalam bentuk serbuk. 

Minyaknya berwarna jingga, hampir merah sih. Terlihat seolah-olah dia pedas. Sementara dari sang bumbu tercium aroma jeruk nipis dan juga udang. Ngomong-ngomong, dulu aku enggak bisa lho makan udang. Lha boro-boro makan udang, baru mendengar udang disebut aja udah langsung gatal-gatal ini badan. Untung aja pada akhirnya bisa berdamai. Enak banget ya ampun si udang teh.

Jadi, karena aku memasaknya dengan cara direbus pada air mendidih. Setelah mematikan api, bumbu dan minyaknya ini kumasukkan dan langsung diaduk hingga menyatu dan terbentuklah tampilan mi berkuah jingga ini. Aromanya ampun deh seger gengs. Jeruk nipisnya sungguh kuat.

Teksturnya mi nya enggak terlalu kenyal kalau menurutku. Lalu soal citarasanya ya gitu, ada gurihnya, sedikit pedas dan asam. Gurihnya bukan gurih ala-ala mi instan dalam negeri lho ya. Pun dengan rasa pedasnya yang kalau kata aku mah cuma numpang lewat. Tapi yang membuatku heran adalah ... dia asam tapi enak menikmatinya. Terus emang creamy juga kuahnya. Aku suka.

Nah, berhubung aku belum pernah mencoba yang namanya Tom Yum, jadi aku berselancar dulu di mesin telusur. Mencari ulasan mas-mas dan mba-mba yang udah pernah mencoba Tum Yum dan Yumyum ini. Kata mereka sih ada yang bilang mirip, ada juga yang bilang sama. Okelah kalau begitu, anggap aja sama dan aku jadi ada bayangan rasanya kalau nanti beli Tom Yum. 

Aku beli Yumyum ini seharga 5 ribu rupiah per-pcs. Masih dalam rentang harga normal ya gengs. Apalagi produk impor. Yang pasti nanti kuingin beli lagi. Aroma jeruk nipisnya itu lho masih membayangiku. 

Nah, kalau kamu gimana. Udah mencoba Yumyum yang rasa Tom Yum ini belum? Gimana menurutmu?

You May Also Like

0 komentar

Yakin nggak mau meninggalkan komentar? Nanti aku nggak bisa main ke blog kamu kalau kamu nggak meninggalkan komentar. Kritik dan saran diterima kok :)