Ada Banyak Hal Menarik dan Menginspirasi Dari Launching Buku Cerita Anak Aku dan Alam Semesta Karya Mbak De Laras

by - 11:30 PM


Dua tahun belakangan ini aku beberapa kali membaca buku cerita anak, dan rasanya sungguh menyenangkan. Mungkin karena cerita anak disertai ilustrasi yang menarik. Oleh sebab itu, aku jadi membayangkan bisa membaca buku cerita bersama anak-anakku kelak di masa depan. Tolong biarkan aku yang masih sendiri tanpa tambatan hati ini berimajinasi, walau sungguh ku tak tahu akan ketemu jodoh duluan atau malah ajal duluan. Kan usia enggak ada yang tahu.. Makanya, saat bisa menjadi salah satu dari Kumpulan Emak Blogger (KEB) Bandung yang ikut launching buku cerita anak "Aku dan Alam Semesta," dari mbak De Laras ini, aku yang belum jadi emak-emak ini sungguh bahagia sekali. Soalnya dari judulnya saja udah menarik perhatianku. Membuatku penasaran, terbayang kan kalau alam semesta itu luas, ada banyak hal yang bisa ditemukan di alam semesta. Belum lagi penerbitnya ITB Press. Yang mana terkenal sebagai penerbit buku-buku non-fiksi di bidang ilmu pengetahuan sesuai jurusan-jurusan yang ada di ITB.  Lalu pada kesempatan kali ini menerbitkan buku cerita anak yang masuk dalam kategori fiksi.

Benar saja,  Pak Edi Warsidi selaku Editor ITB Press bilang, kalau buku cerita anak "Aku dan Alam Semesta," ini berbeda dengan yang sudah beredar di pasaran. Buku cerita anak yang langka karena membawa pesan tentang kearifan lokal dan juga ilmu pengetahuan.

pak Edi
Selaras dengan pernyataannya Pak Edi, Pak Arief (Ir. Arief Arianto, M.Sc.Agr) yang merupakan rekan mbak De Laras di Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) pada bidang yang sama (perekayasa) sekaligus putra dari Professor Bambang Hidayat pun menyatakan hal yang sama. Buku cerita anak "Aku dan Alam Semesta," ini tak hanya sekadar buku anak-anak. 10 cerita pendeknya ini menjadi inovasinya mbak De Laras dalam bidang pendidikan dan juga ilmu pengetahuan. Jadi setelah membaca buku cerita anak ini, tanpa sadar kita juga sedang belajar. Belajar dengan cara yang menyenangkan termasuk tentang menghitung jarak bintang.

paling kanan dari layar - pak Arief
Pada setiap cerita dalam buku "Aku dan Alam Semesta," ini pun memiliki pesan untuk disampaikan. Seperti harus memiliki cita-cita dan visi ke depannya mau apa, jadi tidak hanya sekadar berjalan di dalam kehidupan. Soft skill pun harus ditambah. Pengingat banget ya teman-teman.

Hal unik lainnya dari buku cerita ini ada pada bagian mbak De Laras berdiskusi dengan Profesor Bambang Hidayat, seorang Astronom Indonesia dan juga Guru Besar ITB, serta Prof Reini Wirahadikusumah, Rektor ITB terpilih 2020-2025. Fakta yang sungguh membuat aku takjub. Ya gimana, ini buku cerita anak tapi narasumbernya professor. Jadi semakin penasaran kan ingin membacanya sendiri. Apalagi cover depan bukunya ku suka. Cantik.

Mbak De Laras
Membaca buku cerita anak "Aku dan Alam Semesta," setebal 161 halaman, yang tidak hanya terdiri dari 10 cerita pendek tapi juga memiliki 41 ilustrasi di dalamnya. Di mana inspirasi mbak De Laras dalam membuat buku ini adalah kenangan masa kecilnya bersama sang ayah. Di mana ayahnya mbak De Laras ini menyampaikan cerita tentang bintang kejora saat mengamati fenomena alam di malam hari. Yang kemudian membawa mbak De Laras untuk mempelajarinya lebih jauh dan mendapati fakta bahwa bintang kejora sebenarnya bukan bintang, melainkan planet Venus.

Mak Elisa Koorag
Buku cerita anak "Aku dan Alam Semesta," ini memakan waktu 10 bulan hingga terbit. Dan tentunya tidak hanya berbicara tentang Bintang Kejora saja. Tapi juga dipadukan dengan cerita mengenai anak Indonesia dan alam semesta serta lingkungan ... yang tentunya harus dijaga dan dipahami. Inilah 10 judul cerita di dalamnya :

1. Venus, Kejoraku
2. Aku, Sang Pemburu Koin dari Huta
3. Bahari, Anak Suku Laut yang Pemberani
4. Jarak Bintang Dari Kaki Gunung Bromo
5. Mira, Penenun Muda dari Sumba
6. Otto Mengkudu
7. Ronggur, Sang Calon Nahkoda
8. Teh Pagi dan Pelangi
9. Eyang Jati Tempe
10. Harumnya Secangkir Kopi Aki

Ilustrasi yang terdapat dalam buku "Aku dan Alam Semesta," ini merupakan hasil karya mak Tanti Amelia. Yang mana mak Tanti menggambarnya secara manual, bukan digital. Hasil ilustrasinya pun ditayangkan dalam bentuk slide selama acara berlangsung, dan aku suka banget, betah mataku ini memandangnya. Dalam proses pembuatannya sendiri, mak Tanti sempat mengalami yang namanya revisi. Gambar dicorat-coret oleh Professor Bambang. Sudah seperti mengerjakan skripsi duh bang. Kemudian ada juga gambar yang masih berbentuk sketsa namun justru terpilih untuk melengkapi cerita dalam buku ini.

Mak Tanti
Dalam sesi bedah buku oleh Kang Ali Muakhir dari Ferum Lingkar Pena, aku mendapatkan ilmu seputar menulis buku anak. Kang Ali bilang, dalam menulis buku cerita anak itu, yang harus diperhatikan pertama kali bukan tentang kontennya, tapi target pasarnya. Karena ide-ide penulis yang akan dituangkan itu kalau salah target pembacanya, maka ide atau pesan tersebut tidak akan sampai. 

Selain itu, sebuah fiksi yang baik itu adalah fiksi yang inspiratif, sesuai target pembacanya, tidak mengandung unsur negatif (perundungan, sara, pornografi). Lalu, cerpen anak harus fokus pada satu masalah/gagasan. Disertai kalimat yang mudah dipahami. Kalimat yang bisa dibaca dalam satu tarikan napas. Caranya supaya kita tahu kalimatnya bisa dibaca dalam satu tarikan napas itu bisa dirasakan ketika kita menulis satu paragraf, kita merasa capek atau tidak membacanya.

kang Ali
Menurut kang Ali sendiri, membaca buku "Aku dan Alam Semesta ini," rasanya tidak hanya mendapatkan ilmu pengetahuan, tapi juga serasa travelling ke Jawa, NTT, dan juga Medan. Di mana kota-kota tersebut menjadi latar ceritanya. Lalu, cerita-ceritanya berfokus pada lingkungan hidup dengan target usia pembaca akhir - Pra remaja. Sekitar kelas 4-6 SD. Namun, untuk diibaca oleh semua umur pun tidak masalah.

Mak Efi
Acara Launching buku cerita anak "Aku dan Alam Semesta," ini berlangsung sejak pukul 14.00 WIB hingga 16.00 WIB di Perpustakaan Nasional ITB - Jl. Ganesha, Bandung. Acara yang berlangsung hangat dan seru tidak hanya dari narasumbernya tapi juga pembawa acaranya yaitu Mak Elisa Koorag dan juga sambutan dari Makmin Efi Fitriyah. Ditambah keseruan para tamu undangan yang hadir dan aktif bertanya disesi tanya jawab. Psst, bukan cuma dari KEB Bandung aja, tapi ada juga dari komunitas Forum Lingkar Pena, Hayu Maca dan tamu undangan lainnya.


Selain diliput oleh MQTV dan juga Harian Pikiran Rakyat. Acara ini juga didukung oleh Faber Castell, Red Doorz, Dunkin Donuts, Tiara Book Store, Kumpulan Emak Blogger, dan Haris Hotel Bandung. Acara ini juga menjadi penutup bulan Novemberku yang berkesan. Banyak ilmu yang didapatkan dari acara ini. Terima kasih kuucapkan terutama pada mbak De Laras dan KEB yang memberikanku kesempatan untuk bisa hadir di sana.

sumber gambar : blog mbak De Laras
Sebelum menutup blogpostku kali ini, aku ingin bilang, mbak De Laras sungguh menginspirasiku untuk tetap produktif dan memberikan manfaat melalui apa yang ditulis. Bagaimana tidak, di tengah kesibukkan sebagai Perekayasa di BPPT, seorang ibu tiga anak dan juga seorang istri. Mbak De Laras tetap produktif menulis di blog pribadinya. Kemudian melahirkan belasan buku antologi, dan 8 buku solonya. Buku kedelapan ini bahkan melibatkan diskusi dengan narasumber seorang Astronom Indonesia. Ya, buku cerita anak "Aku dan Alam Semesta."

You May Also Like

22 komentar

  1. Huhu cita-cita ingin menulis buku kembali muncul nih. Huft.

    Tapi pengen baca tulisannya de Laras dulu deh sebelum mulai nulis hehe.

    ReplyDelete
  2. Ini bisa dibaca anak langsung atau lebih cocok dibacakan Mbak? Kayaknya seru.

    ReplyDelete
  3. Saya mau bertanya, bagaimana para penulis indonesia membuat buku cerita semenarik buku-buku dr luar negeri, yg sangat visual yah

    ReplyDelete
  4. Terima kasih sudah menuliskan review Event Launching Buku Aku dan Alam Semesta ya mbak GIlang. Terima kasih juga sudah bersedia hadir. Terus semangat menulis ya, yang penting konsisten ;-)

    ReplyDelete
  5. Terima kasih sudah menuliskan review Event Launching Buku Aku dan Alam Semesta ya mbak GIlang. Terima kasih juga sudah bersedia hadir. Terus semangat menulis ya, yang penting konsisten ;-)

    ReplyDelete
  6. Buku untuk anak itu susah banget bikinnya. Ini bisa ditulis cuma 10 bulan keren banget. Semoga semakin banyak nih buku dongeng u anak.

    ReplyDelete
  7. Mesti diperbanyak nih buku-buku anak yang memang memuat konten pendidikan. Apalagi mengingat sekarang-sekarang ini anak-anak dijejali gawai untuk bikin anteng mereka. Kan kasihan.

    ReplyDelete
  8. Seru... penerbitnya bukan penerbit biasa pun penulisnya..tapi memang dikhususkan karena mereka perduli sama anak2 secara semakin ke sini minim buku yg menginspirasi anak... lebih banyak film atau game online... semoga buku ini diminati anak2 kita kelak

    ReplyDelete
  9. Aku selalu nyari buku bacaan yang bermutu banget loh untuk anakku. Dan jujur menurutku langka buku untuk anak yang bermutu dari soal cerita dan grafisnya. Bolehlah ini jadi referensi bacaan untuk anakku.

    ReplyDelete
  10. Desember musimnya sale dan diskon buku besar-besaran biasanya nih. Siap hunting untuk anakku. Terima kasih ulasannya yg selalu menarik Ge. Tetap semangat yaaa. Semoga cita-citanya tercapai. Amiin.

    ReplyDelete
  11. Buku cerita bagi anak? Bagus banget buat pondasi mental mereka dalam bersikap sopan dan melihat dunianya. Judul2nya bagus ini, mb Gilang. Setiap mau liburan, kami selalu membelikan 2 buku cerita untuk Aria, anak kami kelas 2 SD.

    ReplyDelete
  12. baca blog ini aku jadi p-engen nulis jawaban ke juri lomba cerita anak dkj kemarin
    kita sebenarnya ga pernah kekurangan buku cerita anak dan penulisnya

    ReplyDelete
  13. Suka bgt tiap denger dan lihat review buku2 anak yang mendidik kayak gini mbak.

    Sdikit byk si anak klo. Di jejalin buku2 menghibur tapi tetap mengedukasi ini pasti bakalan tertanan nilai2 positif buku nya sampe dia besar yaa

    ReplyDelete
  14. Buku cerita anak bagus dan ditambahkan pula dengan visualisasi sehingga dapat menambah daya inisiatif kreatif si anak dan juga anak bisa jadi kritis ya kak

    ReplyDelete
  15. Sepertinya bukunya bagus ya, dari judul dan gambar sudah menarik, semoga dengan banyaknya buku-buku untuk anak, bisa menambah minat baca anak, maklum negara kita darurat literasi

    ReplyDelete
  16. Saya jadi penasaran gimana cara penulis menyederhanakan bahasa astronomi untuk dapat dibaca dan dipahami pembaca usia pra remaja. Memang kata teman saya yang ilustrator buku anak, menulis buku anak ini beda caranya dan lebih sulit dari buku biasanya

    ReplyDelete
  17. Yeay, nambah lagi satu judul buku anak dari penulis-penulis keren. Buat kado keponakan saya yang lagi semnagtnya membaca sepertinya oke nih

    ReplyDelete
  18. Bukunya tebal, itu wajib dibaca Palung soalanya anak itu harus banyak belajar mengenai alam semesta dengan cara yang mengasyikkan. Saya kagun pada De Laras karena produktif berkarya. Fokus dan konsisten.
    Pengen juga bisa menulis cerita anak lagi, sayangnya tak sanggup karena merasa tumpul, hu hu.

    ReplyDelete
  19. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  20. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  21. Wow! Kereeen. Aku pengin ikutan klo ada lagi. Bagus bukunya. Secara sekarang nyari buku anak yg bagus tuh gak mudah

    ReplyDelete
  22. Salut deh, untuk para penulis buku anak. Karena butuh sesuatu yamg lebih spesial ya, kalau buku untuk anak tuh. Harus sangat dan informatif, reasonable, dan harus ada ilustrasi yang menarik. Semoga bukunya sukses yaaa

    ReplyDelete

Yakin nggak mau meninggalkan komentar? Nanti aku nggak bisa main ke blog kamu kalau kamu nggak meninggalkan komentar. Kritik dan saran diterima kok :)