3 Manfaat Unik Bulu Ketek Dalam Kehidupan

by - 5:38 AM

Manusia memiliki beberapa bulu di bagian tubuhnya, salah satunya bulu ketek. Bulu ketek atau rambut ketiak ini tentunya tumbuh di area ketiak. Soalnya kalau tumbuh di kaki namanya bulu kaki. Bulu ketek akan mulai tumbuh ketika manusia memasuki usia pubertas. Jadi bisa dialami oleh laki-laki ataupun perempuan. Namun, pertumbuhannya tentu tidak akan selebat dan sepanjang rambut manusia. Sebelas duabelas lha dengan kumis. Yang kalaupun lupa dicukur, ia tak akan selebat dan sepanjang jenggot.

Bulu ketek ini, meskipun tumbuh di area ketiak yang tertutupi oleh pakaian berlengan, nyatanya membuat risih sebagian orang, termasuk aku. Sebagai perempuan, ku sungguh ingin punya ketiak yang mulus tanpa bulu dan warnanya sama dengan warna kulit. Kira-kira seperti ketiak milik para selebriti di tanah air. Namun, tentu saja itu hanya sebuah keinginan yang belum terwujud hingga saat ini, karena area ketek masih menghitam. Ini bukan tanpa sebab, ini akibat ulahku yang sering mencukur bulu ketek.

Jika ada yang tidak menginginkan bulu ketek, maka tentu ada sebagiannya yang sangat bangga merawat bulu keteknya. Dibiarkannya tumbuh tanpa dicukur. Diperlihatkannya pada dunia bahwasannya ia memiliki bulu ketek. Katanya punya bulu ketek membuat laki-laki dan perempuan terlihat menarik perhatian atau seksi. Contohnya mba artis yang terkenal di tahun 80 an. Tak usah kusebut namanya karena ku yakin kamu bisa menebaknya.

bulu ketek
bulu ketek
Selain membuat terlihat seksi, membiarkan bulu ketek tidak dicukur, waxing ataupun dicabut ternyata punya manfaat bagi kesehatan. Di antaranya mengurangi gesekan saat tubuh beraktivitas berat, pengatur suhu tubuh, menjauhkan bakteri dari kulit, melindungi pembuluh darah terpenting. Tak hanya manfaat dari segi kesehatan, bulu ketek yang dibiarkan bertumbuh juga punya manfaat unik berikut ini :

1. Bisa Dijadikan filosofi dalam kehidupan
Jangan salah, bukan cuma kopi yang bisa dijadikan filosofi. Bulu ketek juga bisa, walaupun kedengarannya sedikit nyeleneh. Kira-kira seperti ini bunyinya, "Walaupun tumbuh terhimpit dan mengalami banyak tekanan, ia tetap hidup dan bertumbuh." Kemudian, "Walaupun dicukur, dibasmi, ataupun dipotong berulang kali. Bulu ketek tidak segan untuk tumbuh lagi." Terakhir, "bulu ketek tidak tumbuh sendirian!" Yang bisa diartikan, "Dalam kehidupan ini, meskipun kamu tehimpit, terdesak, mengalami banyak tekanan, jangan pernah menyerah untuk tetap tumbuh, berkembang dan hidup." Lalu, "Biar saja jika ada yang berusaha menjatuhkanmu, kamu tetap pantang menyerah dan bertumbuh lagi." Terakhir, "sebagai manusia, kita memang merupakan makhluk sosial yang tak bisa hidup sendirian. Disadari atau tidak, selalu ada kaitannya dengan orang lain."

2. Membuat dua anak manusia jadi dekat dan jatuh cinta
Ada yang sudah nonton film atau baca bukunya Raditya Dika yang "Cinta Brontosaurus." Kalau iya, tentu tahu dong bagian Dika pergi ke restoran Jepang terus memperhatikan mas-mas memakai baju tak berlengan dengan bulu ketek lebat, dan ternyata seorang cewek bernama Jessica pun memperhatikan hal yang sama. Hingga dia menghampiri Dika dan mengajaknya berkomentar tentang bulu ketek itu. Tentunya bisik-bisik ya. Dari sinilah awal kedekatan mereka dimulai. Jadi, bulu ketek memiliki manfaat unik untuk membuat dua anak manusia jadi dekat dan menjalin cinta.

3. Sumber kekuatan ajaib dalam dirinya
Meskipun aku lahir di tahun 90 an, tapi ku suka menyaksikan film-film zaman dulu yang tayang di layar televisi. Salah satunya Samson Betawi. Di mana Samson sejak lahir memiliki kekuatan istimewa, yang membuat kedua orangtuanya repot karena banyak tetangga yang minta ganti rugi atas perbuatan Samson. Setelah dewasa Samson pergi ke kota untuk mencari kerja. Tak disangka dia bertemu wanita cantik yang hampir tertabrak. Samson dengan heroiknya berhasil menghentikan laju kendaraan tersebut dan kebetulan dilihat oleh promotor gulat. Rahasia kekuatan istimewa Samson ternyata berasal dari bulu keteknya. Sebab ketika bulu keteknya dicukur secara licik, Samson kehilangan kekuatan supernya.

Nah, itulah beberapa manfaat unik saat kamu tak mencukur bulu ketek. Jadi, kamu masuk tim mana nih sekarang. Tim tetap cukur bulu ketek atau tim biarkan saja ia bertumbuh lebat yang penting tetap bersih karena rajin mandi minimal dua kali sehari. Mau yang manapun, itu pilihanmu. Kamu lebih tahu yang kamu inginkan. Yang pasti kedua pilihan tersebut mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing. Ya, kalaupun memutuskan untuk mencukur atau menghilangkan bulu ketek, jangan lupa perhatikan peralatan yang akan digunakan. Jangan sampai membuatmu terluka apalagi sampai infeksi. Sekarang ini banyak kok artikel tata cara menghilangkan bulu ketek yang benar.

You May Also Like

6 komentar

  1. Tetep cukuuuuuur, kalo perlu di laser hahahaha. Aku termasuk ga suka soalnya, daaan pak suami juga ga suka. Makanya dia slalu minta aku utk ttp rutin nyukur si bulu keti :p.

    Akunya sendiri jg risih mba kalo berbulu GT ketiak. Rasanya2 jd ga PD, terutama depan suami hahahaha. Makanya rutin tuh aku ulangi :p. Pgn coba yg laser removal sih.tp nabung dulu :p

    ReplyDelete
  2. jujur aku ga punya bulu ketek teh jadi ga perlu repot memikirkan bulu ketek yang akan hadir memberikan nuansa bening seperti lagu Vidi wkwkk

    ReplyDelete
  3. Baca judulnya aja udah ngakak. Kepikiran aja bikin artikel ini, eh tapi aku sendiri lebih nyaman ngga ada bulu hihihi.

    ReplyDelete
  4. Aku baca judulnya mau ketawa ngakak mbak..kwkwkw abis namanya ketek gitu...jadi inget ketek acem

    ReplyDelete
  5. Hahah.. Baca judulnya aja udah lucu.
    Ada-ada aja yaa, bulu ketek pun bisa dibuatkan filosofi, haha..

    Kalo omongin bulu ketek saya cuman ingat 2 hal :
    1. Eva Arnaz
    2. Film Samson yang diperanin Benyamin S.

    ReplyDelete
  6. Serius aku baru tau ada artis yang melihara bulu keteknya agar tetap tumbuh.
    Kebanyakan artis males yaa...
    Dan yang tadinya ga tau, jadi ada yang komen di atas menyebut nama. Alhamdulillah, jadi gak perlu googling, hehehe...

    Aku juga bukan tipikal cewe yang keringetannya berlebih. Jadi kalaumasih halus, masih oke. Cumaaa...kalau uda rada ga sedap dipandang, yaa...aku cukur juga, hahhaa...
    Geli juga kalau dipelihara yaa..

    ReplyDelete

Yakin nggak mau meninggalkan komentar? Nanti aku nggak bisa main ke blog kamu kalau kamu nggak meninggalkan komentar. Kritik dan saran diterima kok :)