1/03/2020

Akhirnya Beli Domain Blog 2016

"Impian gue dikabulkan ketika gue hampir melupakannya. Mungkin keinginan gue yang lain pun akan begitu. Mimpi-mimpi gue bisa saja terwujud di masa depan. Saat sudah tiba masanya." - Hal 140 
(Petualangan Seperempat Abad - Haris Firmansyah)

Aku sengaja mengutip dari buku tersebut karena memang itu kutipan yang sungguh pas menggambarkan aku di penghujung tahun 2016. Serius aku enggak pernah menduga kalau keinginan saat masih sekolah dulu terwujud di akhir 2016 saat aku ikut giveaway kolaborasi tentang Pokemon dari teh nuniekkr.com dengan seseorang. Di mana ku sungguh enggak menduga terpilih sebagai juara pertama dan mendapatkan hadiah uang tunai. Uang tunai pertama dari blog. Ingin nangis rasanya.

Dari hadiah tersebut aku belikan domain gemaulani.com yang kala itu domain dot com sedang diskon akhir tahun. Jadi lebih hemat. Perpanjangannya mah ya gitu lha alhamdulillah masih ada aja rezekinya buat bayar. Harga domainnya 60 ribuan tapi ada biaya admin apa gitu ya aku lupa jadi total sekitar 80 ribuan. Sisanya aku pakai untuk beli perlengkapan membuat bunga-bungaan kertas. Boleh banget kalau kamu mau beli, atau lihat-lihat dulu di instagram @handmade.gemaulani #ngiklandikitbolehdong. Sungguh hadiah giveawaynya jadi penutup tahun 2016 yang super manis. Hari itu, 11 Desember 2016 kupunya domain atas nama sendiri. Nama singkatan sih.

Iya, jadi dulu waktu masih belajar membuat tugas HTML-PHP, ceritanya bikin desain situs dan situsnya bisa diakses lokal gitu buat tugas. Lalu kumembayangkan suatu saat punya situs dengan nama sendiri. Itu sekitar tahun 2012, akhirnya terwujud di penghujung 2016. Ku aja udah hampir lupa pernah meninginkan hal ini. Dari sini ku semakin percaya bahwa semua akan terwujud atau tiba pada masanya. Seperti kutipan pembuka blogpost ini.

akhirnya beli domain blog
Lalu kenapa akhirnya gemaulani.com bukan nama lengkapku saja. Jadi begini, nama lengkapku itu sering bikin orang yang belum kenal salah paham. Ya gitulah dikira laki-laki, mas-mas, bapak-bapak.  Padahal ku pernah pake template pink di blog ini aja tetep ada yang manggil abang wkwkwk. Udah gitu kalau aku cari di mesin telusur pakai nama lengkapku, yang muncul malah yang belakangnya pakai huruf "A." Ya udah akhirnya kupakailah username twitter yang sejak lama kujadikan nama pena. Ciee nama pena ciee, nulis aja amatiran  dan enggak kelar-kelar #menertawakandirisendiri. Terlanjur nyaman aja sih pake "gemaulani," yang kupakai juga di instagram. Biar pendek, tapi tetap aja sedikit kagok karena "ge," nya, banyak yang mengira begini "gmaulani." Gara-gara hampir semua media sosial kunamai gemaulani, di situlah banyak yang manggil aku "gema" #curhatyanglainlain.

Nah, saat sudah berhasil beli domainnya, begitu mau pasang ku sedikit pusing juga sih mengatur-aturnya. Untung ketemu tulisan teh larasatinesa.com tentang pengalamannya beli domain di tempat yang sama. Jadi, saat bingung pada salah satu pengaturannya, asli deg-degan takut salah. Akhirnya tanya teh Nesa deh dan ternyata pengaturannya udah selesai, tinggal nunggu aja 1x24 jam. Menunggu 1x24 jam yang rasanya begitu lama dong gengs. Enggak sabar aku itu.

Besoknya, alamat blog udah langsung berganti deh saat diakses. Luar biasa bahagia banget. Sampai kayak kurang kerjaan aja bolak-balik akses domain blog di browser #padahalemanggakadakerjaan.  Sampai lupa kalau kala itu ku begitu patah hati saat seseorang yang sejak lama kusukai ternyata udah menghitbah seseorang. Jadi semacam pelipur lara gengs. Oke, udah sih mau bercerita tentang salah satu keinginan yang akhirnya terwujud setelah aku udah hampir lupa. Semoga keinginan lainnya segera menyusul, aamiin.

Tinggalkan komentar ya, supaya aku bisa mengujungi situs milikmu. Diharapkan jangan menyimpan link hidup di kolom komentar karena otomatis akan dihapus. Terima kasih :)