7/07/2020

Mau Pinjaman Modal Usaha Tambahan? Coba Cara Ini!

Kali ini kuingin membahas soal cara mendapatkan pinjaman modal usaha tambahan di tengah pandemi yang belum juga mereda. Ya kan siapa tahu ada yang mau mengembangkan usahanya, tapi terbentur sumber tambahan modalnya.

Cara Mendapatkan Pinjaman Modal Usaha Tambahan dengan GoModal dari GoBiz


Jadi, aku mau sharing beberapa cara untuk mendapatkan modal tambahannya di sini. Dari yang minim risiko sampai yang cukup berisiko. Tinggal kamu sesuaikan aja mau pilih cara mana yang sesuai dengan kebutuhan dan kesanggupanmu mengambil risiko tambahan. Iyalah, sudah berani berbisnis aja, artinya kamu sudah siap dengan segala risiko di depan mata.


Cara Mendapatkan Pinjaman Modal Tambahan


Di antara cara-cara berikut ini, sebenarnya ada cara yang sungguh dekat denganmu. Tapi karena bingung, biasanya jadi terlewatkan bahkan tak terpikirkan sama sekali. 

1. Dapatkan dari Konsumen


Ada yang bingung. Tenang, maksudnya bukan kita meminjam dari konsumen secara langsung kok. Tapi bisa dengan cara memberlakukan sistem bayar uang muka dari total keseluruhan pesanan.

Misal nih, kamu punya usaha catering rumahan. Ada pesanan banyak dan melebihi modal yang ada. Minta aja uang muka berapa persen misalnya, biar bisa menambah uang modal dan menghindari pembatalan pesanan secara sepihak oleh pembeli.Tentunya hanya usaha-usaha tertentu yang bisa menggunakan cara ini.

2. Cek Uang Tabungan


Tenang, kalau usahamu tak bisa disiasati menggunakan cara pertama, kamu bisa pakai cara yang satu ini. Ya, cek uang tabungan. Siapa tahu ada tabungan yang  sifatnya tidak akan digunakan dalam waktu dekat.

Tabungan buat beli kendaraan baru, rumah baru, pensiun, atau buat liburan. Asalkan jangan tabungan darurat atau tabungan pendidikan anak. Cobalah untuk mengalihkannya sebagai modal bisnis tambahan.

Tapi jangan lupa, walaupun memakai uang tabungan. Kamu harus memasukkan sebagai pinjaman dan setiap keuntungan yang didapatkan nanti, sisihkan sisanya untuk ditabung kembali hingga mencapai jumlah yang dipinjam. Syukur-syukur bisa melampauinya.

3. Pinjam Dari Orang Terdekat


Jika uang tabungan dirasa tidak cukup atau bahkan belum memiliki uang tabungan. Maka cobalah meminjam uang modal pada orang terdekat yang kamu rasa bisa meminjamkan. Entah itu saudara kandung, sepupu, orang tua atau teman.

Yang pasti, kalaupun diberi pinjaman untuk modal dari orang terdekat, jangan lupa untuk tetap membayarnya tepat waktu dan buat perjanjian apakah kamu sanggup membayarnya secara utuh dengan kurun waktu tertentu tanpa dicicil atau minta dicicil perbulan. Untuk modal usaha yang satu ini tentunya termasuk minim resiko karena tak berbunga.

4. Cari Partner Bisnis


Orang terdekat tak bisa membantu. Kamu bisa mencoba mencari partner bisnis yang bisa dipercaya dan mempercayai kamu. Aturlah strategi kerja sama atau pembagian hasil keuntungan dan lainnya. Entah dengan supplier bahan ataupun lainnya.

Jelaskan secara rinci dan lakukan perjanjian di atas kertas kalau perlu materai agar sama-sama merasa nyaman dan aman. Jaga-jaga untuk hal-hal di luar kendali yang mungkin terjadi.

Jual Aset Untuk Pinjaman Modal Usaha Terbaik karena tanpa beban

5. Jual Aset


Kalau kamu punya perhiasan, emas batangan, lalu kendaraan yang tidak terlalu dibutuhkan, atau bahkan punya kendaraan yang sama lebih dari satu. Punya rumah lebih dari satu. Punya tanah yang kurang memberikan keuntungan. Bisa menjual salah satunya untuk menambah modal. 

Nanti saat memiliki keuntungan, sisihkan sebagian untuk ditabung dan nantinya dibelikan kembali aset yang sama. Dengan begitu kamu bisa merasa lebih tenang karena tak dikejar-kejar cicilan.

6. Ajukan Pinjaman Usaha 


Ini merupakan cara terakhir yang bisa ditempuh. Kamu bisa mengajukan pinjaman untuk modal ke lembaga keuangan tertentu. Dari mulai perbankan sampai dengan GoModal untuk yang punya bisnis makanan atau kuliner kecil dan menengah.

Apa sih GoModal Ini?


Pinjaman GoModal ini merupakan program pinjaman modal usaha yang ditujukkan buat mitra usaha GoJek terpilih yang udah terintegerasi sama fitur GoFood.

Tujuannya tentu saja untuk membantu mengembangkan usaha mitranya. FYI, GoModal ini sudah diluncurkan sejak September 2018 dan berhasil membantu mitra usaha GoJek mengembangkan usaha kecil dan menengah (UMKM).

Pinjaman Modal Usaha GoModal Dari GoBiz yang terintegerasi dengan GoFood

Kelebihan Meminjam Di sini


Kelebihan meminjam lewat GoModal ini ada banyak. Soalnya dia sudah terintegerasi dengan GoBiz yang merupakan super app dari GoJek untuk para pengusaha yang ingin mengembangkan usahanya. Dan juga kelebihan berikut ini.

1. Fasilitas Pinjaman dan Jangka Waktunya Banyak

GoModal menyediakan fasilitas pinjaman usaha yang nilainya cukup besar, hingga 150 juta rupiah. Sementara itu, dana tersebut bisa dicicilan selama 2,3,6 dan 12 bulan lewat aplikasi GoBiz.

2. Pengajuannya Mudah

Jika mengajukan ke perbankan memerlukan persyaratan administrasi yang cukup banyak dan harus datang secara langsung ke bank. Di sini beda. Kamu bisa mengajukan dari mana saja, bahkan di dalam rumah sekalipun karena  pengajuannya bisa diakses dari GoBiz.

3. Proses Pencairannya Cepat

Proses pencairan dananya pun terbilang cepat lho. Rata-rata cuma perlu waktu 13 jam pada hari kerja.

4. Bayar Cicilan Lebih Mudah 

Pembayaran pinjaman GoModal bisa dilakukan harian yang langsung dipotong dari saldo GoBiz. Kalau begini jadinya lebih ringan saat mencicil. Sedikit demi sedikit lama-lama lunas juga.

Untuk saat ini, hanya Mitra Usaha Gojek yang sudah terintegerasi dengan layanan GoFood dan sudah lolos kualifikasi yang bisa melakukan pendaftaran fitur GoModal.

Jadi, jika kamu ingin pinjaman modal dari GoModal, cobalah daftar dulu menjadi mitra GoJek dan jualan pakai fitur GoFood. Lagipula, jika menggunakan GoFood tentunya bisnis kuliner kamu bisa lebih cepat terkenal dan kamu pun tidak bingung untuk melakukan pengantaran sendiri ke pelanggan.

Nah, gimana. Sudah ada bayangan kah untuk memilih cara yang mana dalam mendapatkan uang tambahan modal. Jika sudah, maka pertimbangkan sekali lagi, apakah kamu memang membutuhkannya atau sebenarnya belum terlalu membutuhkannya. Tanyakan dan perhatikan lagi hal-hal berikut ini deh.

Benarkah Kamu Butuh Modal Tambahan?


Saat memutuskan untuk menambah modal usaha, apakah kamu sudah melakukan perencanaan secara matang. Ataukah kebutuhan itu hanya berdasarkan keinginan tanpa mencatat hal-hal terkait kebutuhan bisnismu.

1. Pastikan Tujuan Uangnya Jelas


Kamu butuh tambahan uang untuk membeli alat produksi agar bisa memproses pesanan lebih banyak dan cepat. Pastikan setelah mendapatkan dananya kelak, kamu memakainya untuk hak tersebut. Bukan hal lain apalagi yang sifatnya konsumtif.

Karena ingatlah, jika dijadikan modal, tentunya ada perputaran uang dan juga pendapatan lebih untuk mencicil. Sementara saat digunakan pada hal yang bukan tujuan awal, tentu malah bisa berdampak pada pengelolaan uangmu.

2. Hitung Jumlah yang Dibutuhkan


Sebelum memilih salah satu cara di atas. Pastikan sudah merinci jumlah yang dibutuhkan. Ambilah pinjaman modal sebesar yang telah dihitung. Jangan meminjam lebih dengan mengikuti pikiran bahwa uang sisanya bisa dialokasikan untuk hal lain.

3. Kesanggupan Untuk Membayar


Selain menentukan tujuan dan juga jumlah. Jangan lupakan juga perhitungan kesanggupan membayar. Catat dulu pemasukan serta pengeluaran dari bisnis. Juga rata-rata keuntungan yang didapatkan agar memudahkan kamu nantinya untuk mencicil. 

Jangan sampai terjadi meminjam sebesar-besarnya tapi untuk mencicil justru menganggu keuangan pribadi. Karena antara uang pribadi dan uang bisnis tak boleh disatukan.

Oke, sekian tips dariku kali ini. Semoga bermanfaat. Jangan lupa, selain menyiapkan modal. Selalu upgrade barang atau makanan yang kamu jual dan cari ide menarik agar bisa menjadi kelebihan dari usaha yang kamu tekuni. Biar apa, biar bisa bertahan apa pun yang terjadi di kemudian hari. Seperti misalnya pandemi saat ini.

Bisnis atau usaha yang dilakukan secara daring masih bisa bertahan bahkan banyak yang kebanjiran omset. Terutama yang menjual makanan. Karena punya kelebihan bisa dibeli dari mana saja, dan kapan saja tanpa perlu bertatap muka.

5 comments

  1. Saya juga setuju sekali kalau pinjam untuk modal usaha seharusnya memang benar-benar untuk modal usaha jangan sampai untuk dijadikan konsumtif. Bahaya lho

    ReplyDelete
  2. Enak bgt ya sis bisa dicicil nyampe 12 bulan pinjamannya, jadi bisa sambil berjalan usahanya gitu

    ReplyDelete
  3. Go modal ini keren banget ya kak. Salut deh dengan go-jek yang memudahkan Mitra kerjanya dengan menyediakan pinjaman modal. Terlebih di situasi sulit seperti saat ini gimana pinjaman biasanya tidak diacc dengan alasan adanya pandemi.

    ReplyDelete
  4. GoModal pasti akan membantu pelaku usaha yang mengalami kesulitan mengawali atau mengembangkan usahanya. Setuju jika selain menyiapkan modal pengusaha ini juga mesti meningkatkan kualitas produknya dan mencari ide menarik sebagai kelebihan dari usaha mereka. Hingga usaha terus bertahan dan berkembang pada situasi yang di luar harapan.

    ReplyDelete
  5. GoModal nya masih di seputar bisnis makanan ya, semoga bisa melebarkan sayap hingga bisa bantu bisnis di segmen lain 👍

    ReplyDelete

Tinggalkan komentar ya, supaya aku bisa mengujungi situs milikmu. Diharapkan jangan menyimpan link hidup di kolom komentar karena otomatis akan dihapus. Terima kasih :)