11/08/2020

Motivasi Menulismu Di Blog Apa?

Apakah ada yang pernah merasa atau bahkan sering stuck saat menulis di blog? Atau, kalau di dunia penulisan buku istilahnya terkena writer's block?

Kalau tidak pernah ya alhamdulillah. Sementara kalau pernah, berarti sama seperti aku. Mari kita high-five dulu. Enggak mau? ya udah enggak pa-pa, aku udah biasa kok ditolak.


Iya, aku kadang-kadang eh sering ding mengalami kehilangan percaya diri untuk menulis. Entah merasa enggak ada ide sama sekali. Atau malah Ide ada, tapi kesulitan merangkai kata, baru sekata dua kata dihapus lagi. Padahal dulu, waktu pertama kali aku memutuskan untuk ngeblog, rasanya enggak pernah mengalami hal ini. Namun, semenjak blogku bisa menghasilkan uang jajan, stuck sering kali melanda. 


Motivasi Menulismu di Blog Apa sih gengs


Meninjau Kembali Motivasi Menulis


Jadi, setelah aku tinjau ulang, ternyata ada yang salah dengan motivasiku dalam menulis. Lebih tepatnya bergeser dari awal aku memutuskan untuk bercerita melalui blog.


Kelihatan atau terdengarnya mungkin sepele, tapi dampaknya cukup besar. So, mari kita lihat beberapa motivasi yang banyak dijadikan alasan oleh seseorang untuk menulis. Karena motivasi ini penting dan bisa menguatkan kita ketika ekspektasi tak sesuai dengan realita.


By the way, tulisan tentang motivasi ini terinspirasi dari sebagian materinya Mba Monica Anggen, salah satu coach di kelas KGB. Seorang perempuan yang katanya bermulut pedas kayak bon cabe level paling atas dan gak ada akhlak. Padahal menurutku enggak gitu lho ... ah tapi kalau diceritain di sini bakal panjang. Jadi sekip aja ya.


Eh Udah pada ikutan kelas KGB belum? Belum? Sabar, tahun depan ada KGB2 yang bertabur ilmu pengetahuan seputar ngeblognya lebih banyak lagi lho. Ya udah ya sekip, mari lanjut ke soal motivasi menulisnya. Gini nih kebiasaan burukku. Intronya lama.


1. Menulis untuk Berbagi

Aku yakin, banyak dari teman-teman yang enggak sengaja terdampar di blogpost ini yang motivasi ngeblognya untuk berbagi. Baik itu ilmu pengetahuan maupun pengalaman. Ini termasuk motivasi terbaik menurut aku.


Soalnya pahalanya besar, membantu orang untuk menemukan informasi yang dibutuhkan berdasarkan pengalaman dari pemilik blog. Pahalanya bisa mengalir terus, bahkan bisa jadi MLM. Eits, dengan catatan hal yang dibagikan yang baik-baik, bukan yang tidak-tidak.


Nah, jika motivasi ini merupakan yang utama, maka teruslah fokus untuk melakukannya. Perkara mendatangkan materi, maka anggaplah itu adalah bonus. Dengan motivasi ini, tentu tiada kata bosan bukan, untuk berbagi?


Baca Juga : Mengabadikan Hidup dan Dapat Rezeki


2. Menulis sebagai Media Pelipur Lara dan Perangkum Kenangan

Bisa dibilang aku berada di motivasi yang satu ini. Menulis di blog sebagai media menumpahkan segala rasa nano-nano dari dalam jiwa serta mengabadikan perjalanan penting atau berharga dari apa yang ku lalui.


Tentunya dengan batasan tanpa mencatut nama orang. Kalaupun menyangkut soal urusan hati atau mantan, biasanya aku tulis menggunakan inisial atau nama samaran. Mungkin termasuk motivasi receh untuk sebagian orang, tapi aku senang karena melalui motivasi ini aku justru bisa mendapatkan bonus lain. Teman baru, ilmu baru, ucapan terima kasih.


Motivasi ini pun membuat aku menulis tanpa ada rasa malas dan banyak berpikir.


3. Menulis untuk Menghasilkan Uang

Di dunia ini siapa sih yang enggak mau uang, eh salah enggak butuh uang. Jadi kalau ada yang termotivasi menulis blog karena ingin menghasilkan uang ya sah-sah saja. Namun, perlu diingat, menghasilkan uang di blog tak semudah membalas chat dari mantan yang ratusan purnama berlalu baru muncul lagi. Ahelah udah kayak AADC aja sampai ratusan purnama.


Untuk bisa menghasilkan uang dari blog perlu proses, enggak cuma sehari dua hari ujug-ujug bisa dapet CP, Sponsored Post ataupun daftar Google Adsense. Ngenes kalau mengingat-ngingat daftar Google Adsense. Bolak-balik di-review kedua akutu.


Jadi, sebelum bisa menghasilkan uang jajan, blognya harus dirawat dulu, beli domain, pilih template SEO friendly, beli hosting kalau pakai wordpress, dan pengaturan-pengaturan lainnya seperti DA, PA, UR, DR, Alexa. Rumit yah kalau kata temenku yang waktu itu pernah nanya.


Baca Juga : Cara Menaikkan Domain Autorithy


Itupun enggak langsung menjadikan blognya berharga berjuta-juta per-1 blogpost lho. Perlu waktu untuk sampai situ. Salah satu jurusnya sering-seringlah menang lomba blog. Atau kamu udah tenar duluan sebelum jadi blogger. Jadi artis, selebgram, youtuber dulu. Mungkin enggak butuh waktu lama untuk mencapai harga tersebut. Tapi ya kalau udah tenar pake banget, biasanya jarang juga buat ngeblog. #soktahu enggak punya tempe soalnya, mahal.


Kalau aku nih ya, dapet CP receh atau Sponsored Post dibayar setelah menunggu sehari atau hingga puluhan hari saja sudah alhamdulillah untuk aku yang baru tahu blog bisa menghasilkan uang di tahun 2017.


Sereceh itu memang aku. Bisa bayar domain dari hasil ngeblog aja udah syukur alhamdulillah.


By the way, motivasi yang satu ini bisa jadi dua sisi mata uang sih. Memotivasi untuk semakin berkembang supaya harga publish artikel di blognya sesuai yang diharapkan atau mundur perlahan-lahan karena pundung fee blogpost yang didapatkan kecil.


Nah, untuk yang membuat blog dengan motivasi ini, aku harap tidak menyerah meskipun saat ini uang jajan yang didapatkan masih kecil, dibayarnya pun ada tenggang waktunya. Syukuri apa yang ada, niscaya nanti akan ditambah.


Baca Juga : Nulis dan Ngeblog Pakai Ponsel


Sebenarnya ada motivasi-motivasi lainnya sih. Namun, jikalau kubahas semua di sini, nanti bisa jadi sepanjang jalan kenangan bersama mantan terindah. Jadi segini aja ya. Cukup sekian dan terima kasih!


Jadi, motivasi ngeblogmu yang mana gengs? Udah dapet apa aja dari ngeblog? Dapet temen kah, pekerjaan, atau malah dapet jodoh? Ah kan aku jadi pengin dapet jodoh juga wkwkwk *canda


Yuk curhat di kolom komentar, biar aku bisa berkunjung ke blogmu. Tapi soal materi atau barang tolong jangan sebut-sebut angka dan dari mana dapetnya. Apalagi komplain bayarannya lama di sini. Hargailah yang sudah bekerja sama denganmu. Apalagi di masa susah payah untuk bertahan hidup saat pandemi.

1 comment

  1. Duhhh menarik sih....
    dan sampe sekarang aku masih belom bisa menemukan tujuan dan belom bisa balik ngeblog dengan istiqomah.... :'((

    ReplyDelete

Tinggalkan komentar ya, supaya aku bisa mengujungi situs milikmu. Diharapkan jangan menyimpan link hidup di kolom komentar karena otomatis akan dihapus. Terima kasih :)