7 Tempat Wisata di Kuala Lumpur Malaysia yang Menarik

7 Tempat Wisata di Kuala Lumpur Malaysia yang Menarik

Akhir-akhir aku merasa kayak capek banget dan butuh liburan deh. Makanya tiba-tiba bahas tempat wisata di Kuala Lumpur Malaysia. Buat menghibur diri gengs, mengingat sepanjang tahun 2020 hingga saat ini pandemi Covid-19 masih belum juga berakhir.

Iya, kedepannya, saat pandemi udah mereda, ya kali hujan reda, aku ingin sekali mengunjungi negeri jiran, Malaysia. Terutama ibu kotanya. Soalnya ada beberapa destinasi wisata di Kuala Lumpur yang menarik perhatianku sejak lama. Lalu, apa saja destinasi wisata Malaysia yang menarik perhatianku itu, yuk aku ceritakan di bawah ini!

Rekomendasi Tempat Wisata Populer di Kuala Lumpur Malaysia

Setelah berseluncur di internet dan melihat-lihat berbagai tempat wisata di negara tetangga tersebut, aku pun menemukan wisata kota, wisata kuliner, dan wisata medis yang tempatnya berdekatan. Iya, aku sengaja milihnya yang masih satu kota, atau enggak terlalu jauh lokasinya. Soalnya kalau ada umur, mau perginya bersama ibu. Jadi enggak mau yang terlalu banyak menghabiskan waktu dan energi gitu lah gengs.

Twin Tower Menara Petronas Rekomendasi Tempat Wisata di Kuala Lumpur Malaysia

1. Menara Petronas

Iya, jadi tempat pertama yang akan menjadi tujuanku nanti adalah Menara Petronas atau Twin Tower Malaysia. Ya gimana dong, ini kan ikonik banget, gak afdol kalau enggak punya foto dengan background Twin Tower kalau ke Malaysia.

Apalagi kalau di malam hari gengs, itu kan indah banget Menara Petronasnya. Aku juga ingin naik ke menara dengan total 88 lantai dan setinggi 452 meter ini. Biar bisa menikmati pemandangan di sekitar dari atas menara.

2. Kuala Lumpur (KL) Tower

Walaupun sama-sama menara, tapi kan di dalamnya beda fasilitas. Jujur aku penasaran sama elevator yang di Menara Kuala Lumpur yang tinggi towernya 421 meter ini. Katanya hanya membutuhkan waktu kurang lebih 54 detik saja untuk bisa sampai ke tempat observasi, dan 52 detik agar bisa kembali ke titik semula atau ke lantai dasar.

Yang membuatku tertarik ingin ke KL Tower ini karena ingin nyoba simulasi F1, zona binatang, naik kuda poni. Terus mau lihat akuarium koral, dan teater XD. Di menara ini juga ada restoran mewah dengan desain unik. Restorannya berputar 360 derajat di ketinggian 282 meter. 

Kuala Lumpur Tower Rekomendasi Tempat Wisata di Kuala Lumpur Malaysia

3. Aquariua KLCC

Aquaria KLCC ini posisinya enggak terlalu jauh dari menara petronas. Menariknya, akuarium raksasa di Kuala Lumpur yang punya lorong sepanjang 90 meter ini termasuk top 5 aquarium di Asia lho. Di dalamnya terdapat lebih dari 5000 spesies flora dan fauna.

Selain itu, kita juga bisa melihat ikan langka kayak Sand Tiger Shark, Piranha perut merah, sampai Penyu hijau, serta memegang teripang-teripang yang ada di touch pool.

4. Batu Caves

Oke yang satu ini memang enggak di Kuala Lumpurnya banget, tapi ... enggak terlalu jauh dari KL, jaraknya sekitar 13 kilometer aja, di Selangor. Kenapa ingin ke sini? Karena Batu Caves merupakan salah satu destinasi wisata yang populer juga di Malaysia.

Batu Caves adalah tempat suci bagi umat Hindu. Jadi, untuk menikmati keindahan bukit kapur dengan usianya yang sudah berabad-abad, kita harus menaiki 272 tangga yang disertai angka di setiap tangganya. Entah kenapa aku merasa ini akan seru untuk dicoba.  Apalagi ada gua warna-warni dan rumah laba-laba langkanya.

Di sana juga suka ada Festival Thaipusan di waktu yang sudah tentukan, sesuai kalender Thai katanya. Harus intip-intip dulu berarti kalau ingin bertepatan dengan pelaksanaan festivalnya.

Batu Caves Tempat Wisata di Kuala Lumpur Malaysia yang Masuk Rekomendasi Liburan Sehat Malaysia Healthcare

5. Kuala Lumpur City Gallery

Aku bukan pencinta seni sih, tapi penasaran sama Kuala Lumpur City Gallery ini karena bangunannya yang masih tempo dulu. Lokasinya juga strategis, dan ada ikon I LOVE KL yang sayang banget untuk dilewatkan. Harus foto di sana pokoknya. Di dalamnya ada miniatur kota Kuala Lumpur, dan pemutaran video seputar KL.

6. Jalan Alor

Jalan Alor merupakan pusat kuliner yang banyak diburu wisatawan di Kuala Lumpur, jadi enggak boleh dilewatkan dong. Apalagi jam bukanya pun seperti 24 jam gitu, dari pagi sampai ketemu pagi lagi. Bisa diandalkan buat memanjakan perut, ya kan? 

Jalan Alor biasanya makin ramai saat senja datang. Pedagang kaki limanya beragam, mulai dari es buah sampai seafood ada semua. Terus makanan khas Malaysia, India, Thailand, China, semua ada di sini. Aku sih penasaran banget sama seafoodnya gengs. Mengingat baru beberapa tahun bebas alergi seafood.

Berburu Kuliner di jalan alor malaysia Destinasi Wisata di Kuala Lumpur

Jalan-jalan Sehat di Malaysia

Nah, ini nomor tujuhnya gengs. Habis puas jalan-jalan ke beberapa tempat wisata yang tak hanya mengenyangkan mata, tapi juga perut. Aku mau lanjut liburan sehat sama ibu. Apa istilahnya itu? Oh ya, sekali mendayung, dua tiga pula terlampaui. Saat berlibur ke Malaysia, jangan lupa cek kesehatan juga dong.

Jadi, sudah menjadi rahasia umum kalau Malaysia merupakan salah satu negara dengan teknologi medis yang lengkap dan up to date. Udah gitu praktisi kesehatan atau tenaga medisnya pun berpengalaman. Jadi, dijamin deh semua fasilitas kesehatan di Malaysia itu berkualitas.

Supaya lebih memudahkan dalam wisata medis di Malaysia, kamu bisa menghubungi Malaysia Healthcare Travel Council (MHTC). 

Apa Itu Malaysia Healthcare Travel Council (MHTC)

Jadi, Malaysia Healthcare Travel Council (MHTC) adalah sebuah organisasi yang didirikan kementerian Kesehatan Malaysia di tahun 2009. Total ada 69 rumah sakit swasta di Malaysia yang bekerja sama dengan MHTC. Malaysia Healtcare diberikan kepercayaan serta bertanggung jawab dalam mengelola dan juga memfasilitasi perjalanan kesehatan negara.

Bisa dibilang secara enggak langsung pemerintah Malaysia menghubungkan rumah sakit pemerintah dan rumah sakit swasta dengan para pasien yang berasal dari Malaysianya sendiri maupun dari negara lain, seperti Indonesia tentunya. 

Kelebihan Layanan Wisata Medis Melalui Malaysia Healtcare

Selain fasilitas yang lengkap, serta tenaga medis yang berpengalaman. Berikut ini adalah kelebihan laayanan Malaysia Healthcare!

1. Memberikan Pilihan atau Rekomendasi Rumah Sakit Terbaik di Malaysia

Dari 69 rumah sakit yang terhubung dengan MHTC itu terdiri dari 22 elite members dan 47 ordinary members. Selain itu, rumah sakitnya pun tersebar di dekat tempat-tempat wisata populer di Malaysia. Misalnya nih, aku kan punya tujuan wisata di Kuala Lumpur, nah salah satu rumah sakit yang bisa dipilih itu ada Gleneagles Hospital yang enggak jauh dari Jalan Alor ataupun Bukit Bintang. 

gleneagles hospital kuala lumpur malaysia healthcare travel council
Sumber : Situs Medical Tourismm Malaysia - Indonesia

Selain itu, kita juga akan dibantu untuk mendapatkan kemudahan jadwal kunjungan dokter selama menjalani perawatan di rumah sakit. Pemeriksaan ataupun layanan kesehatannya pun beragam banget gengs. Dari mulai penyakit dalam, kanker, ortopedi, dan lain sebagainya.

2. Estimasi Biaya Sesuai Kebutuhan Perawatan

Dulu aku selalu beranggapan kalau berobat di luar negeri pasti bakal mahal, apalagi di Malaysia yang fasilitas medisnya udah lengkap gitu. Ternyata ya, kalau melalui program Malaysia Healthcare ini, biaya pasien dari luar Malaysia bisa sama terjangkaunya dengan warga lokalnya gengs. Jadi enggak perlu khawatir biaya mahal deh.

3. Ada Layanan Malaysia Healthcare Meet and Greet Sevices (MGS)

Maksudnya itu, untuk kamu yang memang melakukan perjalanan wisata medis, maka akan dilakukan penjemputan di bandara Kuala Lumpur International Airport (KLIA) dan bandara International Penang (PIA). Ada semacam loungenya. Dan izin visa kedatangan pun pengurusannya bisa lebih cepat lho.

Nah gimana gengs? Banyak banget kan keuntungan kalau kamu pilih liburan sehat bersama MHTC. Perawatan medis atau kesehatannya dapet, jalan-jalannya juga dapet. Paket komplit banget dan enggak pakai ribet.

Untuk kamu yang memerlukan informasi lebih lanjut dan up to date terkait #LiburanSehat atau wisata medis melalui Malaysia Healthcare Travel Council ini bisa langsung ke situsnya www.medicaltourismmalaysia.id atau ke Instagramnya @medtourismmy.id
Lahirnya Sebuah Inisiatif We Love With Love

Lahirnya Sebuah Inisiatif We Love With Love

Tidak dipungkiri kalau efek pandemi berimbas pada segala sektor ya teman-teman, apalagi sektor pariwisata. Banyak pengelola tempat wisata, pengrajin, dan seniman yang berjuang sekuat tenaga untuk tetap bertahan, tak terkecuali di Bali.

Seperti yang kita ketahui ya gengs, Bali merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang terkenal hingga ke mancanegara dengan objek wisata yang banyak. Nah, berdasarkan data BPS, perekonomian Bali tumbuh minus 12.28% dan tentunya ini berdampak bagi perekonomian masyarakat Bali, termasuk seniman dan para pengrajin UMKM, sehingga potensi mereka terhambat.
Pandemi telah memberi beban berat bagi perekonomian masyarakat, terutama usaha kecil (UMKM) berbasis seni, budaya, pariwisata dan lingkungan. Keprihatinan terhadap situasi bangsa melahiran We Love With Love yang bernaung di bawah Yayasan Aku Cinta Dengan Cinta pada tanggal 12 November 2020. 
Peduli Seniman dan Pengrajin Bali We Love With Love

Sabtu, 16 Januari 2021, jam 12.00 WITA atau sekitar pukul 11.00 WIB menjadi weekend yang berbeda untukku. Aku menyaksikan acara launching "We Love With Love," secara live streaming, langsung dari Bali. Rasanya seneng banget gengs. Ada perasaan haru, sekaligus merinding gitu, apalagi di akhir acara ada penampilan tarian "Lampah Nini" karya maestro Tari Tradisional Bali Ni Ketut Arini dan Koreografer Kontemporer Muda I Komang Adi Pranata.

Apa Itu We Love With Love?

We Love With Love atau WLWL merupakan program advokasi yang dirancang untuk mengumpulkan donor, konsumen, dan komunitas di seluruh negeri serta dunia untuk memperjuangkan UMKM di Indonesia dan membantu mereka bangkit kembali, juga bisa berkembang dalam masa new normal. Siapa pun bisa memberikan donasi tunai, membeli produk dan layanan, serta mempromosikan UMKM favorit mereka di platform media sosial.

Lahirnya Sebuah Inisiatif We Love With Love


We Love With Love lahir dari rasa cinta dan kasih sayang kepada Tanah Air dengan keragaman kesenian dan kebudayaan oleh pendirinya, Novi Rolastuti. Melihat banyak seniman dan pelaku usaha kecil kesulitan dalam ketidakpastian kapan pandemi akan berakhir, Ibu Novi mulai bergerak menggalang dana untuk mereka yang paling terdampak dari segi ekonomi. 

Kenapa Dimulai dari Bali?

Jangan melihat sedihnya saja, tapi lihat juga potensinya - Novi Rolastuti

Kalimat itu kudengar saat Ibu Novi berbincang atau talkshow bersama mba Titin sebagai pembawa acara di launching hari itu. Dan buat aku, ngena banget. Eh ya, mungkin kamu bertanya-tanya, kenapa sih dimulainya dari Bali?

Ini bukan tanpa alasan gengs. Kenapa Bali dipilih sebagai awal pergerakan Yayasan We Love With Love. Pertama, karena Bali itu paling dikenal oleh wisatawan seluruh dunia, dan roda perekonomian masyarakat Bali paling besar dari sektor pariwisatanya saat pandemi.

Ibu Novi Founder we love with love

Rasa prihatin terhadap situasi inilah yang mendorong Tim Yayasan We Love With Love menjelajahi Bali untuk bertemu dengan para pengrajin dan seniman. Mereka mencari tahu tentang kesulitan yang ditemui selama pandemi. Seperti rendahnya permintaan produk kerajinan, ketidaksiapan menjual secara online, dan sepinya panggung seni menjadi keluhan yang banyak ditemukan.

Inovasi di Tengah Pandemi

Jadi, dari yang aku simak saat launching kemarin, Tim We Love With Love udah bersilaturahmi ke 12 pengrajin dan seniman. Turun langsung ke lapangan, menyaksikans sendiri mereka tetap tersenyum dan pantang menyerah dengan kondisi yang ada, dan melakukan berbagai macam terobosan untuk tetap bertahan. 

Seperti yang kita tahu gengs, masyarakat di Bali itu rasa saling menyayangi dan menghormatinya tinggi banget, kan. Nah, Tim WLWL pun melihat kesadaran mereka dalam mencintai alam semesta, menyayangi lingkungan serta sesama justru makin tumbuh pada para seniman dan pengrajinnya. Pandemi ini mengajarkan mereka untuk kembali mencintai alam dan sesamanya. 

Inisiatif We Love With Love

Jadi We Love With Love membantu para seniman dan pengrajin di Bali melalui digital aset yang telah dibangun. Tujuannya tentu saja untuk menyebarkan informasi yang mungkin belum diketahui oleh masyarakat luas mengenai kondisi para seniman dan pengrajin di Bali. 

Semua dokumentasi video kunjungan dan wawancara Tim Yayasan We Love With Love bisa kamu lihat di channel YouTube @WeLoveWithLove lho, Termasuk video acara launching yang berlangsung selama satu jam di tanggal 16 Januari 2021. 

Di mana pun kamu, siapa pun kamu, bisa lho menyalurkan bantuan dengan berdonasi lewat situs www.welovewithlove.com atau langsung berbelanja produk lokal Bali. Setiap dana yang masuk akan disalurkan kepada mereka yang membutuhkan dan mendukung pergerakan We Love With Love untuk terus menebarkan rahman rahim, kasih sayang, dharma dan metta ke seluruh Indonesia. 

Kerajinan tangan Bali dipasarkan melalui donasi dan langsung berbelanja di Bali

Saat menyaksikan live streaming acara launching We Love With Love ini, terlihat ada beberapa kerajinan tangan yang disusun di atas meja. Cakep-cakep lho. Ternyata buah tangan berupa produk kerajinan, lukisan, kaus dan masih banyak lagi tersebut akan dilelang. Lalu, hasilnya akan didonasikan kepada para pengrajin dan seniman di Bali yang terdampak pandemi. 

Selain itu, Yayasan We Love With Love juga akan memberikan giveaway bagi 100 donatur pertama yang berdonasi, berupa kaus dengan desain lukisan Maestro I Dewa Putu Sena dari Ubud Bali. Kaosnya keren lho gengs.

Menandai inisiatif ini, We Love With Love mengajak seniman Bali untuk membuat pentas tari yang sarat akan makna kehidupan, yang mana merupakan suatu perenungan dan penyembuhan dari kondisi terpuruk saat ini. 

Penayangan tarian Lampah Nini ini menjadi bagian dari prosesi launching Yayasan We Love With Love. Tarian ini merupakan kolaborasi pertama antara seorang Maestro Tari Tradisional Bali Ni Ketut Arini yang berusia 77 tahun dan seorang Koreografer Kontemporer Muda I Komang Adi Pranata.  

Sekilas Tentang Tarian Lampah Nini 

Sehari sebelum acara launching, aku udah lihat teaser dari tarian Lampah Nini ini. Gila, aku penasaran, gak sabar ingin menikmatinya secara keseluruhan. Dan saat menyaksikannya sebagai penutup talkshow, aku sungguh menikmati penampilan tariannya yang disertai dengan narator serta musik yang membuatnya semakin dalam, dan bikin merinding gengs.

Karya tari Lampah Nini ini merupakan wujud introspeksi diri, kisah tentang perenungan manusia sebagai pejalan hidup yang diungkap dalam gerak tari. 

Hidup adalah perjalanan. Kita lahir dan tumbuh sebagai pejalan takdir dalam liku hidup yang tak tentu dan tak tertebak. Kita lahir, tumbuh dan berkembang, seperti benih yang dihempaskan angin di atas tanah. 

Benih-benih itu mulai mengenal dan berkawan dengan sekitarnya. Anak-anak belajar mengucapkan salam, jujur dalam berucap, dan berani dalam bertindak. Pada saat bersamaan mereka bermain seperti lebah-lebah kecil yang sibuk mengitari bunga-bunga. Sang Ibu selalu ada bersamanya untuk memenuhi keingintahuanya tentang dunia dan keajaibannya. Mewariskan nilai-nilai kehidupan. 

Tarian Lampah Nini dari Launching We Love With Love Bali

Adegan berlanjut pada : tak lama waktu membawa kita pada kedewasaan yang penuh gairah. Ibu tak selalu ada untuknya. Dalam diri kita, tumbuh semacam kuncup keberanian yang belum matang benar. Sudah cukupkah bekal untuk perjalanan panjang ini? Mengapa kita begitu resah untuk masa depan namun dikekang masa lalu? 

Kita diajak untuk berjalan pada kesadaran. Napas melakukan perjalanannya, darah melakukan tugasnya untuk mengairi diri kita. Sadar bahwa perjalanan kita kadang tak mulus–berliku dan berkerikil. Sadar bahwa kita kadang perlu diam daripada berlari dengan kencang. Sadar bahwa kita bisa tersesat dan itu tak mengapa. Sebab, kita manusia. 

Lalu munculah berbagai pertanyaan. Dalam kebimbangan itu, apakah kita bisa kembali? Mampukah kita memaafkan diri yang terlanjur bersalah? Yang kita butuhkan hening, untuk mengembangkan kesadaran. Biarkan kita kembali pada masa kanak kita yang penuh canda. Biarkan kita kembali pada Ibu dan cinta kasihnya.
Cara Mendapatkan Hotel Murah Tapi Strategis

Cara Mendapatkan Hotel Murah Tapi Strategis

Kemarin saat flash sale 12.12 belanja apa aja gengs? Apa malah milih enggak belanja karena merencanakan liburan akhir tahun bersama keluarga ke suatu tempat yang indah. Nun jauh di luar kota sana?

By the way, saat memutuskan untuk berlibur ke suatu tempat yang cukup jauh, jarak tempuhnya, tentu kita membutuhkan waktu lebih dari satu hari. Hal tersebut mau tak mau membuat kita harus memesan penginapan atau hotel terdekat untuk beristirahat.

Cara Mendapatkan Hotel Murah tapi Strategis di Flash Sale Traveloka

Nah, untuk mendapatkan hotel ataupun penginapan yang dekat dengan lokasi kita berlibur, biasanya kita harus merogoh kocek yang agak dalam ya gengs. Apalagi kalau berliburnya bersama keluarga besar. Budget yang dikeluarkan pun bisa sama besarnya jika ingin mendapatkan yang fasilitasnya lengkap. 

Cara Mendapatkan Hotel dengan Harga Termurah


Tenang, jangan panik! Walaupun kamu sama seperti aku, bukan golongan horang kayah atau sultan kalau kata netizen, kita tetap bisa kok menikmati fasilitas hotel yang mewah dengan harga yang murah. Caranya juga easy gengs. Manfaatkanlah gadget beserta koneksi internet yang ada. 

Lah, kok masih bengong gengs? Masih bingung cara mendapatkannya gimana? Ya udah deh, nih aku bocorin ya, cara mendapatkan hotel dengan harga murah tapi tempatnya strategis! Yuk disimak!

1. Pesan Secara Online

Kecanggihan teknologi membuat kita bisa mendapatkan banyak hal dengan lebih mudah, murah, dan waktu yang singkat kan gengs? Nah, untuk akomodasi pun begitu. Jika kamu ingin mendapatkan hotel yang murah tapi strategis dan fasilitasnya lengkap, udah paling pas deh kalau pesan atau booking hotelnya secara online.

Selain memastikan kita mendapatkan kamar hotel yang diinginkan. Kita juga bisa mendapatkan harga yang lebih murah lho gengs. Kayak booking lewat aplikasi Traveloka misalnya. Suka banyak promonya, tinggal pilih aja yang paling cocok. Terus kalau ada kendala, bisa minta tolong juga ke customer service-nya yang stand by 24 jam sehari lho. Termasuk di hari libur.

2. Pesan Jauh-jauh Hari

Apakah kamu tipe orang yang senang pesan sesuatu secara dadakan? Nah, untuk mendapatkan hotel murah, lokasi strategis, dan fasilitas lengkap, maka hindarilah memesan di hari-h. Lakukanlah pemesan maksimal 7 hari sebelum kedatangan ke lokasi hotel.

Biar apa gengs? Biar harganya masih ramah kantong dan menghindari kehabisan kamar hotel saat tiba di lokasi. Ya, kadang kalau booking di hari-h, selain umumnya harga bisa naik, kemungkinan kamu kecewa kamar penuh pun bisa terjadi, apalagi kalau sewa dadakannya di musim liburan, kayak akhir tahun sekarang ini misalnya.

3. Cek Promosi Pembayaran dengan Kartu Kredit atau Debit Bank Tertentu

Jangan lupakan juga, jika kamu sering melakukan pembayaran melalui kartu kredit maupun debit, cari tahu apakah bank yang digunakan untuk pembayaran sedang mengadakan promo atau tidak. Kalau ada promo berupa diskon untuk akomodasi hotel tertentu, sikat aja gengs. Tapi jangan lupa juga sama syarat dan ketentuan yang berlaku.

4. Ikut Flash Sale Hotel di Traveloka LIVEstyle

Caranya masih kurang? Tenang, ada cara pamungkas nih buat mendapatkan harga hotel spesial dengan lokasi yang mau ke sini dekat, ke sana pun sama. Caranya adalah ikutan flash sale hotel di Traveloka LIVEstyle setiap hari jumat jam 19.00 WIB sampai dengan selesai.

Ngomong-ngomong, udah pada tahu belum Traveloka LIVEstyle ini, apa?

Apa Itu Traveloka LIVEstyle


Jadi, Traveloka LIVEstyle adalah program flash sale sekaligus live streaming dari Traveloka. Dalam acara ini Traveloka menawarkan beragam layanan produknya gengs. Dari mulai hotel, voucher Traveloka Eats, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Acara ini berlangsung di aplikasi maupun situsnya Traveloka. Live streaming-nya pun bisa dilihat di berbagai chanel media sosial dari Traveloka. Pssst, jangan sampai kelewatan ya gengs! Soalnya, selain kamu bisa beruntung dapetin harga sewa hotel murah tapi strategis, kamu juga bisa melihat bintang tamu seru, dan berkesempatan dapet hadiah juga.

So, udah enggak bingung lagi, kan gengs buat dapetin hotel yang diidamkan dengan harga miring? Kamu bisa pilih salah satu cara yang menurut kamu paling mudah untuk dilakukan dan menguntungkan karena harganya terjangkau.

Tapi, seantusias bagaimanapun kamu buat pergi liburan bersama keluarga tercinta, jangan lupa untuk menerapkan protokol kesehatan juga selama berlibur akhir tahun ini ya gengs. Sebagai bagian dari upaya pencegahan penularan virus corona. Jangan lupa juga makan makanan bergizi dan minum vitamin juga biar tetap fit selama liburan.
Oleh-oleh Unik Khas Semarang dan Tempat Membelinya

Oleh-oleh Unik Khas Semarang dan Tempat Membelinya

Oleh-oleh Unik Khas Semarang dan Tempat Membelinya. Ketika orang mengunjungi Semarang, Jawa Tengah, tidak ada keraguan bahwa mereka tidak akan melewatkan kesempatan untuk mencicipi makanan lezat yang terkenal dan juga khas di kota ini. Lagipula sekarang ada tiket kereta jakarta semarang murah. Pergi dari ibu kota ke Semarang semakin mudah dan nyaman untuk dijangkau.

Tiket Kereta Jakarta Semarang Murah bisa untuk beli oleh-oleh unik khas Semarang

Makanan yang cukup populer di kalangan wisatawan maupun orang-orang di Semarang biasanya berasal dari akulturasi makanan Jawa dan Cina.

Apa Itu Lumpia Semarang


Lumpia Semarang menjadi salah satu makanan yang banyak dicari oleh banyak orang atau wisatawan karena rasanya yang enak.

Lumpia semarang adalah jenis makanan ringan yang terbuat dari kecambah bambu dan juga udang sebagai isian untuk makanan yang dibungkus dengan kulit lumpia ini. Biasanya disajikan dengan dilengkapi oleh saus manis ditambah acar, cabai hijau segar, dan lokio segar.

Jika orang mencari makanan lezat ini, ada beberapa tempat yang bisa mereka tuju. Akan tetapi, jika mereka mencari lumpia dari penjual atau toko tertua di Semarang, mereka harus pergi ke Gang Lombok.

Untuk mencapai tempat ini. Dari pusat kota, kamu hanya perlu menemukan kuil Tay Kak Sie dan toko yang ditempatkan tepat di samping kuil. Dimiliki oleh keturunan Thoa Thay Yoe yang merupakan pelopor Lumpia Semarang. Orang bisa memilih lumpia goreng atau lumpia yang belum digoreng untuk dimakan langsung atau dibawa pulang sebagai oleh-oleh.


Oleh-oleh Unik Khas Semarang dan Tempat Membelinya yang juga tak kalah unik

Makanan khas semarang ternyata bukan hanya lumpia seorang tentunya. Akan tetapi ada juga makanan khas lainnya yang bisa dijadikan sebagai oleh-oleh. Pada artikel kali ini, saya akan membahas mengenai beberapa makanan khas Semarang yang bisa dijadikan sebagai oleh-oleh.

Tidak hanya itu, di sini juga akan dibahas mengenai beberapa tempat belanja murah di Semarang. Atau tempat khusus untuk membeli oleh-oleh atau buah tangan untuk keluarga, saudara maupun teman.

Tempat Berburu Oleh-oleh Khas Semarang


1. Tahu Bakso
Tahu bakso adalah suvenir terkenal dari Semarang. Tahu ini  berbentuk kotak dan isinya daging cincang dan dicampur seperti bahan untuk membuat bakso. Salah satu merek tahu bakso terkenal adalah Tahu Baxo Bu Pudji yang tereletak di jalan sukun raya, no. 11.

2. Roti Ganjel Rel
Makanan khas Semarang yang lainnya yaitu Roti Ganjel Rel. Roti ini berbentuk log yang besar dan padat dengan tekstur yang agak keras. Nama asli kue ini adalah roti gambang, tetapi oleh masyarakat setempat kue ini disebut rel kereta api karena menyerupai bantalan rel yang panjang dan tebal. Biasanya, di bagian atas roti cokelat ditaburi wijen dan memiliki rasa kayu manis yang khas. Kalian dapat menemukan kue ini di Pasar Johar, Jalan KH Agus Salim atau Waroeng Semawis.


3. Lontong Spekkoek
Selanjutnya yaitu adalah lontong spekkoek waiki. Sepertinya tidak lengkap saat berlibur ke Semarang, tidak mencicipi dan membawa oleh-oleh dari Lontong Spekkoek Waiki. Dari namanya, bisa kita bayangkan ini adalah olahan beras yang dibungkus daun pisang. Tapi ternyata ini adalah kue lapis yang dibungkus terlihat seperti lontong.

Memiliki rasa yang lezat dan tekstur lembut menambah kenikmatan saat mencicipinya. Untuk mendapatkan Lontong Spekkoek Waiki, Anda bisa datang langsung ke Jalan Senjoyo 2 no 1 Semarang dan menyiapkan sekitar Rp. 18.000 untuk satu biji Lontong.

4. Roti Brilliant
Yang terakhir yaitu roti brilliant atau yang biasa disebut Brillian Super Cake menjadi oleh-oleh yang banyak dicari oleh para wisatawan di Semarang. Yang satu ini sangat populer karena memiliki rasa yang lezat, terbuat dari bahan pilihan terbaik dan yang paling unik adalah menggunakan resep kuno yang masih dipertahankan keasliannya. Roti brilliant dapat bertahan lama bahkan tanpa bahan pengawet, bahkan hingga 60 hari.


Oleh-oleh unik khas Semarang dan tempat membelinya bagi kalian yang rumahnya jauh dan perlu menghabiskan lebih banyak waktu di jalan, tidak perlu khawatir jika roti ini akan cepat basi karena bisa bertahan lebih lama.

Nikmati berbagai rasa mulai dari cokelat, keju, almond hingga kismis. Kaian bisa mendapatkan roti brilliant langsung di Brilliant Palace, Jalan Simpang Lima, Semarang dan menyiapkan Rp. 100.000 untuk setiap dusnya.

Itulah review singkat aku mengenai oleh-oleh khas Semarang yang wajib dibawa pulang sebagai buah tangan. Kalau kamu punya rekomendasi oleh-oleh unik khas kota ini lainnya. Kamu bisa tinggalkan pesan di kolom komentar.
Circus On Ice, Trans Studio Bandung

Circus On Ice, Trans Studio Bandung

Libur tlah tiba!
Libur tlah tiba!
Hore! Hore! Hore!
*Hayo bacanya sambil nyanyi enggak ...

Hawa-hawa liburan akhir tahun udah terasa banget ya gengs. Apalagi bertepatan dengan libur anak-anak sekolah. Jadinya yang udah berkeluarga dan mempunyai anak bisa menghabiskan waktu bersama sambil menikmati beraneka tempat wisata. Ngomong-ngomong soal berwisata dan menunggu pergantian tahun ini, kamu mau ke mana nih. Ada yang berencana menghabiskan akhir tahun ini di Bandung, kah. Secara Bandung kan punya banyak tempat wisata yang menarik dan ramah untuk segala usia, terus tetap nyaman bermain meskipun hujan turun. Salah satunya adalah Trans Studio Bandung.

circus on ice

Kenapa Trans Studio Bandung ini kukatakan ramah untuk segala usia. Tentu saja karena ia berada di Kawasan Terpadu Trans Studio Bandung (KTTSB). Satu kawasan yang merupakan one stop entertainment concept. Kawasan yang terintegrasi ini terdiri dari Trans Studio Bandung theme park, The Trans Luxury Hotel dan Hotel Ibis Bandung Trans Studio, Trans Studio Mall juga Masjid Agung Trans Studio Bandung. 

Selain berada di KTTSB, Trans Studio Bandung juga ramah untuk segala usia karena mempunyai banyak wahana edukasi, dan pertunjukkan-pertunjukkan Internasional yang memanjakkan mata. Kayak sekarang ini nih. Dalam rangka menyambut libur natal dan tahun baru, mulai tanggal 20 Desember 2019 hingga 04 Januari 2020, Trans Studio Bandung mempersembahkan pertunjukan Sirkus Internasional bernama CIRCUS ON ICE by Savaliev's Grand Circus pada jam yang berbeda antara senin-kamis, jum'at, sabtu-minggu. Di mana dalam pertunjukkan sirkus ini diperankan oleh pemain internasional yang berasal dari Ukraina dan Rusia.

circus on ice savaliev's garden

Pertunjukkan CIRCUS ON ICE nya ini memadukan antara keahlian ice skating dan aksi akrobatik yang bikin aku deg-degan parah sekaligus terpukau melihatnya. Terus semakin seru dan keren karena dilengkapi dengan tata cahaya, juga aransemen musik yang atraktif. Sungguh memanjakan mata dan telinga ini mah.

liburan akhir tahun trans studio bandung

Pertunjukan CIRCUS ON ICE berlangsung selama 45 menit di Amphitheatre ini menceritakan tentang sebuah kerajaan es yang sedang melangsungkan pesta ulang tahun. Seluruh rakyat berpesta menyajikan pertunjukkan terbaik sebagai hadiah ulang tahun bagi sang raja. Dengan iringan lagu-lagu populer beraransemen menarik seperti "Do You Wanna Build a Snowman," "Beauty and the Beast," dan masih banyak lagi yang lainnya. Berbagai atraksi menarik pun dimulai dari yang memacu adrenalin kayak aerial silk, akrobatik trik sampai ke yang romantis dari figure skate duo. Tambah seru lagi saat atraksi bubbles yang tentunya akan disukai anak-anak. Psst saat Olap dan kawan gajahnya muncul, ada hujan salju buatan juga lho. Seru banget asli. Rasanya 45 menit jadi berlalu begitu cepat.

Trans Studio Bandung Circus on ice

Untungnya aku kemarin mendapatkan tempat duduk paling depan, jadi puas gitu menyaksikan setiap atraksinya. Terus setelah selesai bisa langsung deh berfoto bersama para anggota Savaliev's Grand Circusnya.

liburan bareng blogger bandung
Foto dari teh @jeanettegy
Nah, biar bisa menyaksikan atraksi CIRCUS ON ICE ini, kamu hanya perlu membayar tiket peak season seharga 280.000 rupiah saja gengs. Harga ini udah termasuk tiket untuk bermain seluruh wahana menarik di Trans Studio Bandung. Yang kalau kuhitung-hitung ada 22 wahana totalnya. Ditambah bisa menyaksikan semua pertunjukkan lainnya juga yang akan menghiburmu setiap harinya. Seperti Cadabra dan juga kemeriahan parade The Magical Parade of Zoo Crew yang merupakan parade latern pertama di Indonesia yang akan membawamu ke dunia imajinasi.

snowman di circus on ice TSB

Untuk pembelian tiketnya bisa kamu lakukan langsung di loket atau lewat situs www.transstudiobandung.com. Psst, ada kabar bahagia lho buat para pemilik kartu kredit dari Bank Mega. Soalnya bisa dapet diskon 25%.

Aku sendiri kemarin puas banget menjajal permainan yang sebelumnya belum sempat kucoba saat ke Trans Studio Bandung. Mulai dari yang memacu adrenalin, sampai ke yang mengedukasi. Racing coaster yang merupakan coaster pertama dengan manuver mundur sih enggak kucoba lagi karena udah pernah, dan perasaan deg-degannya sungguh enggak terlupakan. Ku belum berani naik lagi. Giant Swing juga enggak sempat kucoba lagi kemarin karena ku mencoba ini nih :

Wahana Ekstrem

1. Pemburu Badai
Akhirnya ku berkesempatan mencoba wahana pemburu badai ini. Seru banget lho melihat pemandangan kota Bandung di ketinggian. Soalnya di wahana pemburu badai ini kita dilemparkan sejauh 50 meter. Namun, berdoalah enggak turun hujan ya gengs saat kamu mau main ini. Soalnya kalau hujan, wahananya tutup. Sama seperti Racing Coaster.

pemburu badai trans studio bandung
2. Vertigo
Kemarin pun menjadi pertama kalinya kumencoba wahana ini. Seru juga lho diputar-putar, kemudian naik turun gitu di wahana yang satu ini.

trans studio bandung wahana

3. Jelajah
Wahana air yang satu ini dari dulu membuatku penasaran. Namun belum kesampaian untuk mencoba. Makanya kemarin seneng banget sekaligus deg-degan saat mencoba wahana ini. Saat meluncur dan airnya byur mengenai perahu yang ditumpangi. Lumayan basah sih, tapi seru.

jelajah trans studio bandung

4. Dunia Lain the Ride
Kenapa ini kumasukkan wahana ekstrem. Ya, karena enggak semua orang berani tetap membuka mata saat kereta meluncur di wahana mistis ini. Suara-suara hantu cekikikan dan lorong gelap menuju wahana.

5. Dragon Riders
Aku udah pernah mencoba ini sih sebelumnya tapi ya ingin naik lagi. Naik naga terbang. Cukup memacu adrenalin lho.

6. Negeri Raksasa
Siapa yang berani mencuri telur di negeri raksasa. Raksasanya jadi marah deh dan mengusir kamu. Deg-degan gitu naik ini, kayak enggak sengaja ketemu mantan yang meninggalkanmu pas lagi sayang-sayangnya lagi jalan sama yang baru.

foto di negeri raksasa
di lorong sebelum naik wahana negeri raksasa

Wahana Edukasi dan Enggak Bikin deg-degan :

1. Ocean World Science Center
Di sini kita bisa mengenal macam-macam hewan yang tinggal di bawah laut disertai deskripsinya, dan juga macam-macam benda yang bisa mengancam keselematan habitat mereka. Ada black tip shark dudududu juga lho di Aquarium.

ocean world science center

2. Si Bolang Adventure
Siapa yang suka tayangan Bolang, di Trans Studio Bandung, kita bisa mencoba menjadi Bolang yang naik kereta. Satu kereta diisi empat orang lalu bertualang ke berbagai kota yang ada di Indonesia disertai makanan, baju, tarian khas daerah tersebut.

si bolang adventure

3. Sky Pirates
Naik balon terbang yang mengitari area bagian atas di sekitar Jelajah, Negeri Raksasa seru juga lho.

4. Broadcasting Center
Di wahana ini, kita bisa melihat beberapa jenis kamera yang digunakan untuk dunia pertelevisian beserta informasi mengenai kamera tersebut. Bisa pura-pura jadi pembawa berita dan sutradara juga lho.

broadcasting center cnn TSB

Itu baru setengahnya aja lho ya, masih banyak wahana seru lainnya dan juga penawaran menarik lain yang ada di KTTSB menjelang perayaan tahun baru. Kayak 'Year End Shopping Sale' di tanggal 21 Desember 2019 jam 19.00-23.00 WIB di Trans Studio Mall. Di mana ada potongan harga sampai 70% di tenant partisipan. Mana berkesempatan dapet Lucky Dip pula kalau belanja 500.000 rupiah pake kartu TSM Ultima/Kartu Kredit Bank Mega dan minimal belanja 1.000.000 rupiah kalau pake kartu kredit lain. Sayang udah berlalu ya gengs. 

Daripada memikirkan yang udah berlalu, lebih baik kita sambut Creative Culinary Food dan Countdown party aja di tanggal 31 Desember 2019. Jangan lupa ajakin keluarga, teman, gebetan, pacar, atau mantan juga boleh lha buat menghitung detik-detik pergantian tahun dari 2019 ke 2020.

liburan akhir tahun seru di trans studio bandung

Itu kalau di Trans Studio Mall ya gengs. Kalau kamu ingin merayakan pergantian tahun baru sambil nonton konser dari artis kayak teh Rossa, Kahitna, 5 Romeo, Arsy Widianti, RCT dan Riri. Kamu bisa memilih untuk melipir ke The Trans Luxury Hotel di tanggal 31 Desember 2019. Konsernya sendiri bertempat di Trans Convention Centre-Bandung. Open gatenya jam 20.30 WIB.

Untuk tiket konsernya sendiri bisa kamu dapatkan di official tiket.com. Dengan harga yang berbeda-beda untuk setiap kelasnya. Eh ya, buat yang ingin lebih hemat sekaligus enggan beranjak pulang dari kemeriahan tahun baru di KTTSB, bisa banget sekalian aja pilih paket menginap di The Trans Luxury Hotel ataupun di Ibis Bandung Trans Studio. Soalnya, dalam paket menginap ini udah termasuk menyaksikan konser kemeriahan tahun baru. Ada diskon 10% juga lho buat pemegang kartu kredit Bank Mega buat paket menginap tersebut.

So, tunggu apalagi gengs! Yuk liburan di Trans Studio Bandung aja biar enggak galau dengan perubahan cuaca yang tadinya cerah tiba-tiba mendung kemudian turun hujan. Apalagi CIRCUS ON ICE nya itu seru banget. 
Wahana Seru di Dufan | Main Lagi

Wahana Seru di Dufan | Main Lagi



Waktu kakak ipar menawarkan untuk ikut liburan ke Dunia Fantasi (Dufan) Ancol, aku sebenarnya maju-mundur. Antara ingin ikut, tapi di sisi lain ragu-ragu. Apakah ku masih kuat untuk naik wahana-wahana Dufan terutama wahana yang menguji adrenalin. Soalnya, terakhir kali ke Dufan itu waktu masih SMK. Berarti sekitar 10 tahunan yang lalu. Udah lama banget ya kan. Tapi akhirnya ikut juga setelah menyelesaikan beberapa deadline tulisan ditemani oleh tiga teman setia yang membantuku untuk tetap kuat di segala aktivitas.

Mau ke mana? ke hatimu aja boleh enggak? hahaha *bercanda
Sampai di sana, ketika yang lain rundingan mau ke mana dulu karena cuaca Jakarta siang itu panas banget (tidak bersahabat apalagi untuk anak-anak) ... eh aku yang enggak tahu diri malah melipir menuju ke Wahana Baling-baling sendirian.

Sendirian ...

Sendirian ...

Sendirian ...

Coba baca "sendiriannya," pakai gaya bicara pengisi suara di Spongebob Squarepants bagian Squidward naik mesin waktu demi mencapai ketenangan main klarinet.


Wahana baling-baling yang berada di area Dunia Kartun ini meskipun berwarna merah muda, tapi dia jauh dari kesan anggun. Ya gimana, kita diputer-puter dan berayun di ketinggian 30 meter. Dikasih jeda sepersekian menit di atas untuk menikmati indahnya pemandangan di ketinggian. Pas jeda di atas itu enak banget suer. Angin sepoi-sepoi. Eh kemudian dijatuhkan lagi, dinaikan lagi, diputer-puter lagi sampai ku enggak bisa menahan hasrat untuk teriak-teriak sambil sesekali memejamkan mata. Secara berputarnya hingga 360 derajat! Ngeri juga atuhlah

aku saat bertemu kembaran-kembaranku. Bedanya mereka lucu gemesin aku tidak :D
Wahana Halilintar
Dikarenakan kumelihat antrian yang panjang di wahana dunia kartun lainnya, ya udah cari yang ngantrinya enggak pakai lama aja. Karena ku malas menunggu lama-lama kayak nunggu pesan dari kamu. Akhirnya ku menuju ke wahana halilintar. Roaller coaster raksasa perpaduan warna biru dan jingga yang dulu sehabis naik alih-alih takut, malah rasanya bikin sakit badan. Udah tahu bikin sakit badan, masih aja naik wkwkwk.


Ternyata siang itu antriannya lumayan. Dan ku bertemu dengan dedek-dedek gemes yang tadi naik baling-baling juga. Serasa ngenes karena ku sendirian. Mereka gandengan. Mana pada jangkung-jangkung pula postur mereka. Jadilah ku macam kurcaci yang posturnya gemuk. Body shaming ke diri sendiri lah sesekali mah enggak pa-pa. 

Dan apa yang kurasakan saat naik halilintar ini. Rasanya biasa aja. Mungkin efek hidupku yang setahun belakangan ini benar-benar kayak roaller coaster nih. Jadi pas naik roaller coaster eh halilintar ini enggak terasa seramnya. Ya udah kamu meluncur, sedikit memutar dan kemudian tiba kembali ke tempat untuk naik dan turun.


Wahana Hysteria
Karena banyak wahana yang sedang istirahat terlebih dahulu, akupun muter-muter enggak jelas. Sampai akhirnya ketemu lagi sama kakak ipar, temennya, keponakan kakak ipar dan temennya yang satu lagi. Sementara anak-anak dijaga sama bapak-bapaknya di suatu wahana buat anak. Akhirnya kita memutuskan untuk naik wahana Hysteria. Aku, kakak ipar dan salah satu temannya. Ngantrinya panjang. Bedanya, tempat antriannya teduh enggak kayak Halilintar.


Siang itu hanya satu yang beroperasi. Kan ada dua tuh bersebelahan. Kamu pasti mau bilang : "wahana Hysteria aja berdua, masa kamu masih sendiri!" Aku tahu apa yang ada dipikiranmu #soktahu. Kebetulan kami bertiga mendapatkan kursi menghadap ke depan. Kebetulan ini kali pertama kumencoba Hysteria juga. Jadi penasaran kayak gimana sih rasanya.

Cukup lama menunggu sebelum dimulai membuatku kepanasan. Atuhlah aku itu jenis manusia yang gampang keringetan. Dikasih cuaca panas dan dijemur di wahana ini membuat wajahku memerah semua dan keringat bercucuran. Jadi pas ke foto senyumnya kurang ikhlas gitu lha.

Berusaha tuk tetap tersenyum walaupun panas banget
Lalu apa yang kurasakan? Pas pertama naik sih deg-degan. Kayak roket diluncurin gitu kan. Teriak? iya, pas awal itu doang aku teriak. Selebihnya ku malah ketawa-tawa. Kurasa aku mulai enggak waras deh. Yang lain jejeritan, aku malah ketawa. Puas banget pula ketawanya. Dan ternyata durasi permainannya juga enggak lama.

Eh ya, kalau cetak dua foto bisa dapet file fotonya sebanyak 6 foto via bluetooh lho. Dan ada kertas potongan diskon saat ingin mencetak foto di wahana lain. Lumayan. Kakak ipar mencetak yang harganya 25-35 ribu.

Wahana Kora-kora
Waktu dulu ke Dufan, ku belum sempat menaiki perahu ayun bernama kora-kora ini karena antriannya euy enggak nahan. Akhirnya kami bertiga ditambah keponakannya kakak ipar (jadi berempat) naik ini. Karena enggak ada minimal tinggi badan kalau enggak salah. Iya itu ponakan kakak ipar ingin naik Hysteria juga sebenernya cuma tinggi belum cukup.

Kami bertiga duduk di bagian tengah. Berhadapan dengan temannya kakak ipar. Dan wahana ini cukup memacu adrenalin juga sih, terutama saat ritmenya semakin cepat dan semakin tinggi. Seru aja melihat orang-orang di hadapan kami teriak-teriak, memejamkan mata, saling berpelukan. Dan bahkan ada yang sampai nangis minta udahan. Yuhu, ponakannya kakak ipar ternyata kuat.

Sebelum kora-kora dimulai
Dan kuterpaksa naik kora-kora untuk kedua kalinya saat menemani mamanya kakak ipar. Beneran kukaget waktu beliau bilang mau naik kora-kora. Yang kedua ini aku agak deg-degan soalnya belum makan hahaha. Enggak deh, lebih karena naik kedua kalinya setelah naik Bianglala yang lama banget durasinya. Sepertinya aku lebih takut wahana yang muternya pelan-pelan dan diem di tempat tinggi cukup lama deh. 

Aku cuma mau bilang : naik wahana yang memacu adrenalin ini memang sebaiknya dicoba sekali aja di hari yang sama. Kalau dua kali, jadinya ya lumayan pusing juga pas turun. Pusing dedek bang naik kora-kora dua kali.

Wahana Alap-alap
Kalau halilintar merupakan roaller coaster untuk abege, dewasa dan pokoknya tinggi minimal 145 apa 142 cm sih. Pokoknya segitulah. Nah Alap-alap ini versi mininya - bisa dinaiki sama anak-anak. Eh ini bukan keretanya yang mini. Tapi relnya yang mini (baca : enggak terlalu tinggi dan muter kayak halilintar). Dan seru juga sih naik ini walaupun ya sama enggak membuatku menjerit.

gini kali ya nanti pas punya anak wkwkwk
Wahana Bianglala
Paling males sebenernya aku antri di Bianglala ini. Banyak banget peminatnya. Udah gitu sampai 6 kali putaran. Lama banget rasanya. Mau ambil foto juga tanganku malah gemeteran. Takut hapenya jatuh. Wassalam nanti ku enggak punya hape lagi. Tapi wahana ini emang paling cocok dinaiki bersama keluarga. Semua bisa naik ya kan.


Wahana Turangga-rangga
Akhirnya, akhirnya aku bisa naik kuda dengan tenang. Eh ya iyalah kudanya diem, mainan gini. Cuma muter aja. Asli kalau kuda beneran aku takut. Termasuk kuda delman. Tapi seru juga sih naik turangga-rangga ini. Sambil muter bisa sambil lihat kebahagiaan ibu-ibu, bapak-bapak beserta anak-anaknya. Dan juga mas-mas, mba-mba ataupun dedek-dedek gemas yang datang berduaan ataupun bergerombol.

Wahana Gajah Bledug
Wahana Gajah Bledug dengan aneka warna inipun termasuk yang ramah anak. Semua usia bisa naik asal didampingi orang dewasa. Sumpah enggak nahan sama ekspresi gajahnya. Lucu banget. Yang perlu diperhatikan saat naik wahana ini adalah : jangan lupa tarik dan lepas tuasnya. Jadi itu gajah yang dinaiki bisa naik dan turun. Enggak cuma muter di bawah aja. Kan bosan. Kemarin banyak yang kebingungan cara supaya sang gajah bisa terbang eh naik ke atas maksudnya. Enggak ada pemberitahuan juga sih dari petugasnya sebelum naik. Kami sih inisiatif sendiri tuh mainin tuasnya.

Istana Boneka
Ini menjadi wahana terakhir yang kunaiki karena udah menjelang maghrib. Udah mau tutup kan kalau di weekdays. Kalau weekend mah sampai jam delapan malam. Istana Boneka juga tentunya bisa dirasakan oleh semua umur. Kita naik perahu-perahuan lalu perahunya meluncur pelan-pelan. Kita menikmati boneka-boneka yang bergerak-gerak dari berbagai budaya. Baik dalam negeri maupun luar negeri.


Ngomong-ngomong ngeri juga ya kalau tersesat di sini malam-malam. Di antara para boneka yang gerak-gerak.

Dan berakhirlah sudah hari itu. Aku enggak bisa merasakan wahana Tornado karena dia sedang main tenis eh maintenance alias sedang perawatan secara berkala. Katanya sampai 30 November kalau aku lihat di official instagram Dufan. Jadi, kesimpulannya, dari sekian wahana yang kucoba hari itu. Baling-baling juaranya. Juara bikin deg-degan dan jejeritan. Gimana, kamu udah coba juga si baling-baling berwarna merah muda? Mau tau juga dong, wahana favorit kamu di Dufan apa?
Jarak Tak Jadi Penghalang Untuk Datang Tepat Waktu

Jarak Tak Jadi Penghalang Untuk Datang Tepat Waktu

Sejak dulu, aku dikenal sebagai orang yang pemalu dan juga pendiam. Jangankan untuk pergi ke suatu tempat yang cukup jauh sendirian, membayangkannya saja aku tidak pernah. Karena sejak kecil sudah terbiasa pergi bersama mama, diantar bapak.

Namun, seiring berjalannya waktu dan memilih untuk melanjutkan pendidikan di kota yang berbeda. Sejak saat itulah, aku jadi biasa pergi sendiri menggunakan fasilitas transportasi umum yang tersedia di sekitar tempat tinggalku. Dari mulai angkutan kota, bus, elf, hingga kereta api yang akhirnya menjadi favoritku untuk menjangkau kota Bandung.


Kereta api lokal yang selama lima tahun terakhir ini sungguh membuatku susah untuk berpaling ke moda transportasi lain. Karena bagiku, saat ini kereta api telah memenuhi tiga aspek keselamatan, keamanan dan kenyamanan sebagai salah satu moda transportasi darat. Aku bahkan tidak merasa takut lagi untuk pulang dengan menggunakan kereta keberangkatan terakhir dari Stasiun Bandung maupun Stasiun Kiaracondong menuju Stasiun Cicalengka. Padahal, dulu itu mau pulang naik kereta yang berangkatnya jam tujuh malam saja aku sudah enggan.

Serius ya, dulu itu kereta api lokal belum terasa nyaman dan amannya. Mengingat di dalam kereta banyak pedagang asongan, pengamen, yang minta-minta, pencopet, lalu pendingin udaranya pun masih pakai kipas angin (banyaknya mati), penumpangnya banyak tapi gerbongnya sedikit, asap rokok di mana-mana. Rasanya susah sekali untuk bernapas. Belum lagi sering kehabisan tiket walaupun keretanya masih setengah jam lagi menuju keberangkatan. Jadwal keberangkatan dan tiba juga masih sering tidak tepat waktu. Aku juga masih ingat, pernah naik KRD Patas (sekarang sudah ditiadakan) yang menawarkan harga tiket lebih mahal dengan waktu tempuh lebih cepat, namun ujungnya mogok di tengah-tengah perjalanan. Sungguh pengalaman tak terlupakan.


Berbeda sekali dengan kereta api lokal saat ini yang pendingin udaranya pakai AC, gerbongnya lebih banyak, tidak ada pedagang asongan, pengamen dan lainnya di dalam kereta, bebas asap rokok, bersih, kursi-kursinya pun nyaman dan tersedia toilet yang bisa digunakan di setiap gerbongnya. Jadwal keberangkatan dan tibanya pun tepat waktu meskipun berhenti di setiap stasiun. Iya, dalam waktu 45 menit saja, aku sudah bisa tiba di Stasiun Bandung. Jadi, kalau mau menghadiri suatu acara atau ada janji bertemu dengan seseorang, aku bisa datang tepat waktu. Kerennya lagi, sekarang tiket kereta api lokal pun sudah bisa dibeli secara daring melalui aplikasi. Membantu untuk aku yang seringkali datang ke stasiun di menit-menit terakhir sebelum keberangkatan. Di mana terkadang loket pembelian tiket sudah tutup. Dan pemeriksaan tiket di pintu masuk stasiun sudah menggunakan sistem scan barcode.

Yang aku kagumi adalah, tidak hanya fasilitasnya saja yang berubah, tapi kebiasaan penumpangnya pun ikut berubah. Sekarang ini kalau aku perhatikan saat menunggu kereta datang, mereka berdiri di belakang garis batas. Dulu-dulu banyak banget yang melanggar sampai petugas keamanan harus sering meniup peluit sebagai peringatan. Sebelum naik mempersilakan yang akan turun terlebih dulu. Dan tidak terpaku bergerombol di satu pintu masuk. Saat pembelian tiketpun sudah hampir tak terlihat yang suka menyerobot antrian. Sungguh, tertib itu indah.


Selain kereta api lokal, tentunya ada banyak moda transportasi lain yang bisa membuat kita datang tepat waktu ke suatu tempat meskipun jaraknya cukup jauh, terutama di daerah ibu kota. Seperti KRL, LRT, MRT, dan pesawat terbang. Dan tentu saja semua itu tidak terlepas dari kinerja pemerintah Indonesia melalui Kementerian Perhubungan dalam waktu lima tahun terakhir ini. Selain pelayanan moda transportasi terdahulu menjadi lebih tertata, sekarang ini moda transportasi jadi semakin beragam dan canggih, didukung dengan perbaikan dan pembangunan infrastruktur transportasinya. Baik itu transportasi darat, laut, maupun udara dan juga penyiapan SDM transportasi yang handal serta berkualitas. Dan perkembangan moda transportasi di Indonesia ini tentunya berdampak pada perekonomian karena dapat menarik banyak wisatawan dan juga masyarakat untuk beralih ke transportasi publik sehingga mengurangi kemacetan.


Di tahun 2020 mendatang, aku tidak sabar menantikan dihidupkannya kembali jalur kereta dari Cibatu menuju Garut. Karena ku ingin mencoba naik kereta ke Garut. Seru kan banyak pemandangan alamnya. Tak sabar juga dengan kereta cepat yang masih dalam proses pengerjaan. Eh ya, selain soal kereta api, aku juga merasa nyaman kalau ingin pergi ke Soreang dengan kendaraan pribadi. Jarak tempuhnya jadi bisa lebih cepat setelah kehadiran Tol Soroja (Soreang-Pasirkoja). Dan ku senang sekali bisa memantau proyek terbarunya Kementerian Perhubungan melalui situs : dephub.go.id, instagram @kemenhub151 , twitter @kemenhub151 dan facebook @kemenhub151 dan youtube : Kementerian Perhubungan RI